“Jalan Batik”, Obyek Wisata Kebanggaan Jakarta

Jalan Batik di Jakarta
http://supermilan.wordpress.com

Jakarta adalah ibukota. Semua orang tahu itu. Termasuk juga Kementerian Pekerjaan Umum yang setahu saya mengurusi dan bertanggungjawab atas infrastruktur negara. Termasuk jalan raya, tentunya.

Bicara soal jalan raya, saya bangga lahir dan tinggal di Jakarta. Di mana-mana jalan berlubang. Kalau tidak ada lubang, maka yang ditemukan adalah tambalan lubang berkotak-kotak dan berundak-undak. Berserakan di setiap jengkal jalan tak beraturan.

Saya menyebutnya jalanan batik. Yaitu jalan beraspal dengan corak batik kotak bulat berundak. Polanya berasal dari tambalan aspal untuk lubang-lubang tadi. Untuk mempermanis motif kotak berundak-undak, di beberapa sudut jalan batik ini diberi sentuhan lubang kecil.

Ada yang dangkal ada yang dalam. Lalu lama-lama lubang ini akan membesar untuk kemudian ikut ditambal seperti lubang-lubang lainnya. Dan ini bisa jadi potensi wisata baru di tengah kota.

Jalan batik milik ibukota negara dengan sumber daya alam luar biasa berlimpah ini bisa Anda temukan di hampir setiap wilayah. Kalau mau menikmatinya, tak perlu jauh-jauh ke sudut Utara atau Barat atau Timur Jakarta. Cukup telusuri jalan protokol Gatot Soebroto  yang melewati kawasan segitiga emas Kuningan.

Rute ke jalan batik di Gatsu sangat mudah. Begitu turun dari pesawat, keluar bandara, ambil jalan lurus terus ke arah Cikampek. Ya, terus saja lurus karena jalan ini merupakan jalur penghubung utama Jakarta ke dunia luar melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Usai menyusuri jalan-bebas-hambatan yang sering berhambatan alias macet, keluar lewat pintu tol Semanggi, lalu masuk jalan Gatsu yang memanjang di samping jalan tol.

Setelah keluar tol, silakan Anda merasakan sensasi wisata jalan batik. Mobil akan bergoyang-goyang mengikuti corak kotak dan undakan yang dilewati. Sesekali mobil akan masuk ke lubang kecil, lalu melewati kawanan kerikil dan pecahan aspal yang membuat ban mobil bergoyang-goyang.

Dari situ Anda bisa lurus sampai Cawang atau memutar. Apapun pilihannya, Anda masih tetap berada di atas ruas jalan batik. Sampai tiba ke bandara pun Anda masih bisa menikmatinya, asalkan tidak melewati jalan tol yang memang tidak dihiasi motif batik.

Untuk mendukung wisata jalan batik, jalan-jalan yang dilewati sengaja dibikin macet. Jadi mobil akan berjalan pelan sehingga goyangannya terasa asik! Kalau Anda melintasinya saat dini hari, otomatis mobil akan berjalan cepat karena jalanan sepi.

Kalau jalan cepat di jalan batik, bisa-bisa mobil rusak atau kena celaka. Ingat, sudah banyak musibah yang disebabkan kendaraan melacu cepat di jalan batik dan berlubang.

Kalau Anda belum cukup tertantang dengan jalan batik, masih banyak kok jalan dengan lubang besar menganga yang siap memicu adrenalin. Lubang-lubang itu sebenarnya sudah ditambal dengan aspal. Tapi tambalan akan lepas saat musim hujan tiba. Jadi di musim hujan seperti ini, lubang-lubang jalan tadi bisa dinikmati.

Berani coba?

Artikel : Kompasiana
Foto : Okezone

Peluang Usaha Produk Immunocal @ http://immunocalnetwork.com

www.mylivesignature.com/signatures/85877/supermilan/a1928e8a96a55f7092e99c05bb990dff.png Widya Wicaksana
08180-800-6625
(021) 9550-6400
http://www.JawaraShop.com

Jual Aksesoris Martapura @ http://aksesorismartapura.com

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 476 pengikut lainnya.