Kontrak Kerja

 Mengapa kontrak kerja itu penting ? Apa yang harus diperhatikan
dalam kontrak kerja ? Sebelum mengoreskan tanda tangan pada kontrak
kerja, simak wawancara dengan Imaniati Sasono, S Psi , Associate
Consultant di IQ Recruitment & Training Specialist di Jakarta

Pengikat Anda Dengan Perusahaan

Pada dasarnya kontrak kerja adalah dokumen atau perjanjian tertulis
antara perusahaan dengan karyawan. Dalam kontrak kerja tertulis hak
dan kewajiban masing-masing pihak. Dokumen resmi ini diangap sebagai
bukti ikatan antara karyawan dengan perusahaan, yang menyangkut
perlindungan terhadap hak-hak karyawan. Lebih dari itu, yang paling
penting, kontrak kerja juga memperlihatkan kewajiban yang harus Anda
berikan kepada perusahaan.

Bentuk kontrak kerja sangat beragam,tergantung dari perusahaan
masing-masing. “Selain kontrak kerja, ada juga yang disebut
confirmation letter , “jelas Imaniati Sasono, S. Psi. Confirmation
letter atau surat pengantar yang punya kedudukan yang sama dengan
kontrak kerja. Meskipun terlihat singkat, Anda tetap harus
membacanya dengan teliti. Pastikan hak dan tanggung jawab Anda
tertulis secara terperinci. “Jika dalam confirmation letter tidak
disebutkan job descriptions yang jelas, Anda tidak bisa menuntut apa-
apa jika kelak terjadi perubahan,” ujar Imaniati.

Sebaiknya Anda membaca dengan hati-hati setiap kalimat dalam kontrak
kerja. Terutama hal-hal yang menyangkut tugas dan tanggung jawab
professional. Saat menandatangani dokumen ini, berarti anda
setuju `mengikatkan diri’ dengan perusahaan. Jadi pahami juga tata
tertib perusahaan dengan benar, agar anda tak mendapat kesulitan di
kemudian hari.

Biasanya kontrak erja dibuat dalam 2 eksemplar, bisa lebih. Kontrak
kerja ditandatangani oleh kedua belah pihak . Anda ajan menerima
satu berkas. Dokumen ini harus disimpan dengan baik karena merupakan
bukti tertulis bagi anda.

Yang Tersurat Dalam Kontrak Kerja

“Bentuk kontrak kerja berbeda antara perusahaan satu dengan
perusahaan lain,”jelas jelas Imaniati Sasono, S. Psi. Tetapi
meskipun demikian, ada beberapa hal pokok yang ada di dalamnya.

1. Pengangkatan. Sudah jelas, dalam kontrak kerja harus tertulis
jabatan dan sebutan yang akan anda pangku. Setelah itu, tertulis
rincian tugas dan tanggung jawab posisi tersebut. Perhatikan job
descriptions baik-baik. Jangan sampai saat sudah aktif bekerja, Anda
mengeluh karena dibebani pekerjaan yang `tak sesuai dengan job
descriptions’.

2. Imbalan atas jasa. Ini istilah keren dari gaji. Pastikan bilangan
gaji yang diterima tertulis dengan jelas.Hindari persoalan di
kemudian hari hanya karena hanya karena ada beda jumlah rupiah dalam
kontrak dan kenyataannya. Bahkan, jika ada perubahan karena kondisi
khusus ( misalnya masa percobaan ), Anda harus tahu dengan
pasti. “Jika anda dijanjikan kenaikan gaji setelah selesai menjalani
masa percobaab, sebaiknya semuanya tertulis dengan jelas dalam
kontrak kerja,” lanjut Imaniati lagi. Selain itu, fringe benefit
atau tunjangan juga harus disebutkan, jika ada.

3.Jadwal kerja. Dalam kontrak kerja akan tertulis jadwal kerja yang
harus anda patuhi. Jam kerja resmi, termasuk jam lembur atau shift
malam jika ada. Lokasi kerja juga harus disebutkan dengan jelas.
Jangan sampai anda keluar dari pekerjaan , hanya gara-gara lebih
banyak melewatkan waktu di pabrik di lokasi terpencil. Dan hampir
tak pernah duduk di kantor yang ber-AC dingin!

4.Tata Tertib dan disiplin. Ini termasuk bagian yang amat penting.
Perusahaan perlu menuliskan hal ini agar para karyawan tak masuk dan
pulang kantor seenaknya. Pada beberapa perusahaan tertentu, tata
tertib dan disiplin ini menyangkut informational proprietary yang
harus anda jaga rapat-rapat dan tak boleh’bocor’ ke tangan
perusahaan lain. Apalagi ke perusahaan saingan.

5. Pemutusan hubungan kerja. Pasal ini membahas kondisi yang bisa
menyebabkan seorang karyawan dipecat. Jika terjadi pelanggaran oleh
karyawan, perusahaan berhak ” merumahkan” karyawannya itu. Karena
itu, karyawan perlu tahu pasal-pasal itu.

Sumber: Majalah Cosmopolitan
KONTRAK KERJA (2)

KENALI TUJUAN ANDA BEKERJA

Sebelum tanda tangan kontrak, kenali dulu tujuan dan kebutuhan anda
bekerja. Beberapa pekerjaan yang bermobilitas tinggi seakan menuntut
anda mendedikasikan 24 jam sehari untuk pekerjaan.

Beban berlebih atau jam kerja tak terkendali tentu tak akan disebut
dalam kontrak kerja. Salah-salah perusahan dianggap memeras
karyawan. ” Kalau hal seperti itu terjadi,hadapilah dengan positive
thingking, ” ujar Imaniati. Lebih baik ambil manfaat yang bisa
didapat dari pekerjaan yang menantang itu.

Saat karier makin berkembang dan atasan anda minta atasan anda minta
anda melakukan tugas di luar job desc, lakukan semampunya. “Anggap
saja anda sedang belajar sesuatu yang baru. Hal ini akan memberi
nilai positif pada diri anda.”

Bagi anda yang sudah bertekad untuk manjadi karyawan yang selalu
haus ilmu dan tak berkeberatan untuk bekerja keras, Anda justru bisa
memanfaatkannya untuk memperkaya wawasan dan pengalaman.

HARUS BERANI BERTANYA

Kontrak kerja resmi dibuat sedemikian rupa dan mengandung bahasa
hukum, yang cukup kental. Anda perlu tahu arti yang tekrkandung di
setiap kalimat dengan baik. Jangan sampai ada hal-hal yang tak anda
ketahui maksudnya. ” Pahami semua kalimat yang tertulis. Jika ada
yang tidak anda pahami, jangan malu untuk minta klarifikasi.”

Mita, 31 tahun, baru saja mendapat promosi. Dalam kontrak, tertulis
jabatan, ” Sales dan/atau Marketing Manager.” Mita yang lebih suka
pemasaran , menyatakan keberatan atas tugas sales. Setelah
bernegoisasi, sang atasan tidak berkeberatan mengganti kontrak
promosi Mita.

Mendapat promosi, sebaiknya juga dilandasi dengan kontrak yang
sesuai. “Selain sebagai pengakuan atas jabatan baru, kontrak baru
juga jadi jaminan keamanan, ` kata Imaniati. ” Untuk menghindari
risiko posisi yang baru anda dapatkan diambil oleh orang lain.”

BERTINDAK POSITIF

Bukan pertama kalinya seorang pegawai tak punya bukti tertulis
mengenai statusnya sebagai karyawan. Dengan kata lain, ia tak pernah
tanda tangan kontrak kerja.

Seperti pengalaman Dita, 28 tahun, media planner di sebuah
perusahaan periklanan yang kini sudah ditutup. ” Saat masa percobaan
selesai, saya tak diminta menandatangani kontrak kerja. Beberapa
bulan berlalu, saya tak kunjung disodori kontrak kerja. Lau saya
bertanya pada seorang rekan yang sudah 3 tahun bekerja. Rupanya ia
juga sama sekali tidak pernah melihat kontrak ekrjanya, ” kata Dita.
Kebetulan, ia mendapat pekerjaan di perusahan lain yang lebih mapan.
Tak lama setelah Dita keluar , terbetik kabar kalau mereka gulung
tikar.

” Reputasi perusahan juga sangat menentukan, ` ungkap Imaniati.
Perusahaan yang punya reputasi bagus biasanya tak menganggap sepele
kontak kerja.Pada beberapa perusahaan kecil yang kurang tertib
administrasinya, kasus yang dialami Dita bisa terjadi.

“Karena kontrak kerja sangat penting, jangan takut untuk
menanyakannya, ” saran Imaniati. Bisa jadi perusahaan akan memberi
alasan tak sempat membuat atau tak punya standar baku kontrak
kerja. “Bersikaplah proaktif dengan mengajukan draft kontrak
kerja, ” saran Imaniati. Dengan demikian, perusahaan bisa membuatkan
kontrak kerja yang anda perlukan.

TIPS NEGOISASI KONTRAK
• Siapkan dengan matang. Buat survey kecil-kecilan diantara
teman seprofesi tentang job descriptions, gaji, bonus yang didapat.
Negoisasikan saat perusahan membuat kontak kerja untuk anda.
• Jangan kelihatan terlalu antusias. Meski anda sedang putus
asa mencari pekerjan baru, tak perlu diperlihatkan. Perusahaan akan
mengira Anda pasti mau menerima pekerjaan apa saja.
• Jangan hanya pikirkan uang. Mungkin ada hal lain selain
gaji. Mungkin perusahaan tak menawarkan gaji yang memukau mata, tapi
pikirkan kesempatan dan pengalaman lain yang bisa diperoleh untuk
memperkaya wawasan
• Jangan bohong. Berikan keterangan yang jujur saat negoisasi
kontrak kerja. Karena jika ketahuan, justru akan menyusahkan anda di
kemudian hari.

KEMANA HARUS MENGADU ?

Punya masalah dengan kontrak kerja ? Atau masalah ketenagakerjaan
lainnya ? Departemen Tenaga Kerja telah menyediakan layanan
konsultasi untuk umum.Tanpa proses yang berbelit dan tak dipungut
bayaran. Hubungi :

Bagian Humas Depnaker
Jl. Gatot Subroto Kav. 51, Jakarta
Telp 021- 525 2748
Setiap hari kerja

Sumber : CDC

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: