90 Persen Uang Kertas Amerika Bau Kokain

Coba cek dolar AS Anda. Cium sekilas. Siapa tahu dolar Anda tercium bau kokain. Sebab 90% uang kertas Amerika terbukti berbau obat haram itu.

“Mengejutkan saya, kami menemukan (jejak) banyak kokain di uang kertas,”ujar ketua peneliti di University Massachusetts, Yuegang Zuo, seperti dilansir AFP, Selasa (18/8/2009).

Yuegang menyatakan banyaknya jejak kokain pada uang kertas tersebut bisa jadi disebabkan oleh krisis ekonomi yang tengah melanda AS. “Dengan stres, orang bisa berpindah ke kokain,” ujarnya.

Uang kertas tersebut diyakini terkontaminasi dengan kokain ketika berlangsung transaksi penjual obat-obatan. Tidak hanya itu, kontaminasi juga dapat terjadi ketika seorang pengguna obat menjadikan uang kertasnya sebagai sarana untuk menghirup obat-obatan. Dan sebagai penyebab utama, menurut hasil penelitian tersebut, kontaminasi cukup besar terjadi ketika kertas dihitung menggunakan mesin penghitung.

“Untuk kebanyakan bagian, Anda tidak akan terpengaruh (teler) bila hanya mencium uang kertasnya, kecuali uang tersebut pernah secara langsung dipakai dalam penggunaan obat-obatan,” ujar Yuegang.

Riset ini dilakukan di 30 kota besar di 5 negara yaitu AS, Kanada, Brasil, China dan Jepang. Berdasarkan penelitian, uang kertas dengan jejak kokain paling banyak ditemukan dari kota-kota besar, seperti Baltimore, Boston dan Detroit. Sementara kota dengan uang kertas yang bersih dari kokain adalah Salt Lake City, Utah, dan Mormon.

Penelitian menggunakan instrumen laboratorium gas chromatograph-mass spectrometer untuk mengukur tingkatan kandungan kokain. Berdasarkan penelitian tersebut, mereka menemukan tingkatan kokain yang cukup menakutkan di beberapa area.

Kokain adalah obat terlarang yang paling banyak digunakan di dunia. Di AS, sekitar 6 juta orang mengonsumsinya per tahun sebanyak 259 hingga 447 ton senilai 35 miliar-75 miliar dolar (Rp 350 triliun – 750 triliun).

Sumber : Detik

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: