Kenapa Gempa 7,6 SR di Laut Tak Memicu Tsunami?

Gempa di Provinsi Sumatra Barat pada Rabu (30/9) petang tidak memicu tsunami padahal termasuk sangat besar dengan kekuatan 7,6 SR dan di laut. Hal tersebut mungkin karena pusat gempa 71 km di bawah permukaan laut dalam tidak cukup kuat untuk mengangkat kulit bumi.

“Pada kedalaman tersebut gempa tidak cukup kuat untuk menimbulkan tsunami. Apabila terjadi gempa susulan, biasanya kekuatannya lebih kecil,” demikian Kepala Badan Geologi, Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral, R Sukhyar mengatakan di Jakarta, Rabu. .

Sebelumnya Pusat Peringatan Tsunami pacific (PTWC) melansir peringatan potensi tsunami untuk wilayah Sumatera bagian barat dan negara-negara Asia Selatan. Namun, peringatan tersebut dicabut satu jam kemudian. Sementara BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Menurut Sukhyar, gempa tersebut terjadi akibat pertemuan atau penunjaman lempeng tektonik Samudera Hindia di bawah lempeng Asia di pantai barat Sumatra. Gempa tektonik berkekuatan 7,6 pada skala Richter itu mengguncang Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) pada Rabu pukul 17.16 WIB.

Keterangan yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa terjadi pada episentrum 0,84 Lintang selatan (LS) dan 99,65 bujur timur (BT), kira-kira 57 km barat laut Pariaman Provinsi Sumbar.

Gempa juga dirasakan di beberapa wilayah lain di Pulau Sumatra seperti Bengkulu, Medan, Pekanbaru, Aceh, Batam, bahkan hingga ke negara tetangga Singapura. Akibat gempa tersebut, warga panik berhamburan keluar gedung.

Sumber : Kompas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: