Wah, Masyarakat yang Tak Bisa Makan Nasi Makin Banyak

Nasi https://supermilan.wordpress.com

Harga beras kualitas terendah yang melonjak hingga mencapai Rp 6.500 per kg menjadikan pola makan sebagian warga di kawasan Gunung Bromo, Pasuruan, Jawa Timur, berubah dari beras ke jagung.

Suhariyono (45), warga Puspo yang ditemui di Pasar Pasrepan,  menyebutkan, harga beras kualitas terendah telah mencapai Rp 6.500 per kg.

Dengan demikian, Suhariyono mengaku sudah sekitar dua bulan ini terpaksa mengubah pola makannya dari beras ke jagung.

Suhariyono yang mengaku mempunyai enam anggota keluarga merasa berat jika harus mengonsumsi beras yang harganya melonjak tajam. Ia terpaksa mengubah pola makan dari beras ke jagung yang dicampur beras dengan jumlah lebih sedikit.

Ia memberikan gambaran, untuk memberikan konsumsi keluarganya, biasanya setiap harinya menghabiskan beras 2 kg. Namun, untuk konsumsi jagung setiap harinya cukup menggunakan 20 tongkol jagung, dicampur beras sekitar 0,25 kg.

Disebutkan, harga beras kualitas terendah di Puspo mencapai Rp 6.500. Sedangkan jagung Rp 9.000 per pocong, berisi 20 tongkol.

Jika anggota yang mengonsumsi berjumlah 6 jiwa, dibutuhkan sedikitnya 3 kg beras. Sedangkan jika mengonsumsi jagung cukup sepocong (20 tongkol) jagung yang jika telah menjadi berasan bobotnya sekitar 3 kg, plus beras 0,25 kg per hari.

Jaenah (35), seorang penjual jagung kering di Pasar Pasrepan, menyebutkan, sudah sekitar dua bulan belakangan ini pembeli jagung meningkat. Jaenah menyebutkan, jagung jualannya sebanyak 200 pocong ludes hanya dua hari, padahal sebelumnya baru habis sekitar sepekan.

Disebutkan, para pembeli jagung untuk konsumsi ini terbanyak warga dari desa-desa di kawasan Gunung Bromo yang meliputi wilayah Pasrepan, Puspo, dan Tosari.

Jual Baby Bag HDY @ http://TasBayi.JawaraShop.com

Sumber : Iwan Setiawan – Kompas http://SandalNama.JawaraShop.com

2 Tanggapan

  1. kalau ane salah satu masyarakat yg gak makan daging, pasalnya kadar kolesterol tinggi. Tp jelas kalau masyarakat gak makan nasi, itu tandanya indonesia masih kere.

  2. Ia mampu mengumpulkan informasi, memberikan alasan pendukung, dan membuat kesimpulan yang logis pada saat menyampaikan hasil risetnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: