Pelajaran dari Ibu Penjual Ayam

Jual Baby Bag HDY @ http://TasBayi.JawaraShop.com
Kemarin sewaktu belanja pagi di pasar saya beli ayam tahu-tahu ditanya sama penjual ayam. Orangnya biasa sekali, bahkan cenderung ndeso. Maaf ya bu ga bermaksud mengejek, hanya keliatannya saja begitu. Menempati meja kecil dari kayu , ayamnya pun cuman beberapa.

Dia nanya : bu, maaf ibu tinggal dimana ? Saya jawab di lembah hijau, lippo.
Dia nanya lagi : kalo di lippo rumahnya mahal2 ya, saya pengen beli rumah tapi saya cuman sanggup nyicil 10 juta per bulan…

GUBRAK !! Saya langsung bengong….. Nggak salah nih, saya amati lagi ibu itu. Dia bilang lagi : kalo orang kayak saya boleh ga tinggal disitu, biar ga jauh2 kalo jualan pagi2 tapi yang lingkungannya aman.

Saya langsung bilang : boleh bu, kalo mau liat rumahnya ayo saya liatin mumpung saya ada beberapa. Kami langsung berangkat. Di sepanjang perjalanan ibu itu cerita kalo untung bersihnya sehari 1 juta, 300 ribu dia sedekahin ke orang-orang yang lebih membutuhkan.

Kata dia, saya ga banyak ngabisin uang kok, buat makan dan hidup berdua dengan suami udah lebih dari cukup. Anak-anaknya udah mandiri semuanya. Sisanya ditabung. Dia pernah ditipu orang 90 juta lebih tapi dikembalikan Allah dengan hasil yang lebih banyak.

Kami lihat beberapa rumah di Lippo dan dia ke rumah yang saya jual dengan alas kaki dilepas dan berkali-kali minta maaf karena bau ayam. Saya sampai terharu. Ibu ini orang kaya tapi sederhana sekali.

Akhirnya dia langsung deal dengan rumah seharga Rp 280 juta, DP Rp 150 juta, sisanya diangsur selama 12 kali. Subhanallah! Selama perjalanan pulang tak henti-hentinya saya mikirin ibu itu terus. Bukan karena uangnya yang banyak tapi karena mikirin betapa kadang kita terlena oleh penampilan seseorang.

Bahkan kadang kita menghina mereka. Saya jadi malu, kadang kita petentang petenteng naik mobil kemana-mana tapi uang di dompet cuman 20 ribu. Sementara ibu itu kemana-mana naik ojek. Tampilannya lusuh dan bau ayam, tapi tabungannya banyak dan dia masih sangat peduli dengan orang lain.

Saya pikir ibu itu adalah orang yang bahagia sejati, bisa hidup tanpa gengsi tapi tahu apa keinginannya. Semoga kita bisa memetik pelajaran dari kisah ini. Don’t judge a book by its cover

Salam hangat,
Novi Diah S

Jual Laptop Bag Aidea @ http://TasLaptop.JawaraShop.com

Sumber : TDA Jual Sandal Nama @ http://SandalNama.JawaraShop.com

Iklan

3 Tanggapan

  1. ya ya betul itu, terkadang penampilan bisa menipu

  2. mas, minta ijin ta kirim ke tmn2 yach, bagus ni artikelnya…

  3. motivasi yang bagus nehn trims..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: