Tangkap Basah si Pembohong!

https://supermilan.wordpress.com
Ada teman yang bilang kalau ia telah mengirim hadiah untuk anda, padahal tidak. Si tetangga pernah bersumpah kalau ia sangat menyukai pagar baru rumah anda, padahal ia sangat benci melihat pagar itu. Ada lagi seorang pegawai toko yang mengatakan kalau sedang ada diskon besar-besaran pada semua barang yang ada di toko itu, padahal hanya beberapa jenis saja yang turun harga.

Dusta kecil semacam itu sudah sering kita alami sehari-hari, dan mencari tahu mana yang benar bisa membuat kita frustrasi, buang waktu, bahkan sedih. Bagaimana kita bisa mendeteksi kalau kita sedang dibohongi, baik dusta kecil yang tidak penting sama sekali, hingga penipuan yang merugikan? Coba terapkan beberapa tips dibawah ini :

1. Dengarkan Suaranya

Pernah dengar suara seseorang berubah dari biasanya? Misalnya, tiba2 saja bergetar, padahal ia bukan orang yang mudah gagap. Waspadai perubahan suara seperti itu karena ini bisa mengindikasikan kebohongan. Perubahan kecepatan berbicara, bisa jadi lebih cepat atau lebih lambat pun bisa jadi petunjuk, begitu pula dengan perubahan pernapasan.

2. Amati Kata-Katanya

Pertama, berbeda dangan orang jujur, pembohong cenderung tidak menggunakan kata tunjuk orang pertama, seperti aku, saya atau milik saya. Sepertinya secara psikologis mereka membuat jarak antara diri mereka dan cerita mereka, mereka tidak memiliki ‘pesan’ yang mereka sampaikan. Contoh, ” kemarin tugas sudah dikirim” bukannya mengatakan secara langsung dan pribadi ”saya sudah mengirimkannya kemarin“.

3. Perhatikan Sorot Matanya

Banyak orang yang menganggap bahwa pandangan mata yang tidak fokus merupakan tanda klasik orang berbohong. Mereka memandang ke arah lain ketika menjawab sesuatu yang sebenarnya mudah. Mereka juga kesulitan untuk tetap menjaga pandangan mata.

4. Cermati Bahasa Tubuhnya

Tak ada satu bagian tubuh atau wajah seperti mata, hidung, telinga atau tangan yang dapat menunjukkan secara langsung kalau seseorang sedang berbohong. Namun, kita dapat memusatkan perhatian pada perubahan yang mendasar misalnya ; seorang pendiam tiba-tiba jadi cerewet, atau kebalikannya. Perubahan jumlah gerakan tangan yang tak biasa, atau gerakan mengangkat bahu yang tak sesuai dengan apa yang dikatakan.

5. Cari ‘Kebocoran’ Emosinya

Secara sekelebat, perasaan atau pikiran seseorang yang sebenarnya sering muncul pada ekspresi wajahnya. Seorang pembohong sering menutupi hal itu dengan ekspresi yang lain, seperti tersenyum utk menutupi kebohongannya, namun tetap ada ekspresi yang muncul tanpa disadari. Jika anda pengamat yang baik, anda akan bisa menangkap ada ‘kebocoran’ emosi seseorang.

Jadi, jika suatu saat anda merasa dibohongi, anda sudah tahu bagaimana harus mendeteksinya.

Jual Baby Bag HDY @ http://TasBayi.JawaraShop.com

Salam.

Sumber : Bunda Dont Worry Jual Sepatu Kulit @ http://SepatuKantor.jawarashop.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: