Asal Usul : Tahu Sumedang

Asal Usul Tahu Sumedanghttps://supermilan.wordpress.com
Proses pembuatan tahu sumedang di dapur Boen Keng (Foto : Kompas)

Tahu Boen Keng telah ada di Sumedang, Jawa Barat, sejak hampir 100 tahun lalu. Bagaimana bisa? Inilah ceritanya. Berdasarkan buku Tokoh-tokoh Etnis Tionghoa di Indonesia karangan Sam Setyautama, pembuatan tahu Boen Keng dimulai tahun 1917 oleh seorang imigran China bernama Ong Kino.

Sumber lain mencatat, pembuatan tahu ini dimulai tahun 1911 untuk konsumsi rumah tangga Ong Kino.

Awalnya, menurut buku tersebut, Ong Kino membuat tahu sekadar untuk menyenangkan istri tercintanya. Belakangan, tahu itu juga disukai teman-temannya. Ong Kino pun memutuskan menjajakan tahu yang dalam bahasa China disebut ”daging tak bertulang” itu di Sumedang. Tahu ini kemudian menjadi cikal bakal tahu sumedang yang kita kenal sekarang.

Suatu ketika, kemasyhuran makanan yang tergolong baru di Sumedang sampai juga ke telinga Pangeran Soeriaatmadja. Dalam perjalanannya ke Situraja, pangeran itu mampir ke Tegal Kalong, tempat Ong Kino memproduksi tahu. Seusai mencicipi tahu itu, sang pangeran berkata, ”(Wah, ini) benar-benar enak. Pasti makanan ini bakal laku (kalau dijual).”

Seperti mantra, kata-kata sang pangeran benar-benar menjadi kenyataan. Tahu yang diolah keluarga Ong Kini itu laku keras, bahkan menjadi ikon Sumedang hingga sekarang. Namun, tahu ini baru menggunakan merek Boen Keng pada tahun 1960-an. Ketika itu, Ong Kino kembali ke China dan usaha pembuatan tahu diteruskan anaknya, Boen Keng.

Dari tangan Boen Keng, usaha ini kemudian beralih kepada salah seorang dari lima anaknya, yakni Ukim. Sejak tahun 1995 hingga sekarang, usaha tersebut dipegang Suriadi, salah seorang dari tujuh anak Ukim. Jadi, boleh dikata, Suriadi adalah generasi keempat pengelola tahu Boen Keng.

Suriadi yang lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Maranatha, Bandung, mengelola usaha ini dengan cara yang tidak jauh berbeda dari leluhurnya. Dia tidak berambisi untuk mendirikan cabang-cabang usaha di kota lain.

”Itu sulit dilakukan karena air di kota lain berbeda dengan air di Sumedang. Rasanya pasti akan berbeda. Buat kami, begini saja sudah cukup,” katanya.

Jual Baby Bag HDY @ http://TasBayi.JawaraShop.com

Sumber : Kompas Jual Sandal Nama @ http://SandalNama.JawaraShop.com

5 Tanggapan

  1. Tahu sumedang memang paling enak. salah satu makanan favorit saya. asinnya pas. Enak di makan dengan cabe.
    salam.

  2. hay ya,boen keng,o lang kam poen.wa nyak o mon wa nyak wo hong.hai ya. ci la ka wu tut.

  3. punya no kontak nya ga mas..?tengkyu…

  4. benar-benar Pusaka Keluarga yg menjadi Pusaka Bangsa…Salute!…Save Our Heritage!!

  5. aku mw buka usaha tahu sumedang tapi dimana ya supllier nya..mohon imfo nya di FB.lindat
    ravel@rocketmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: