Tips dan Trik Naik KRL Jabodetabek

Jasa Pembuatan Website Instant, Murah, Hemat @ http://Web.JawaraShop.com
KRL Jabodetabek
Foto : Vivanews

Tips

1. Belilah Abonemen

Dengan abudemen, anda tidak perlu antri beli tiket tiap hari sehingga bisa lebih leluasa. Walaupun lumayan mahal untuk kereta ekspress, tapi anda bisa menggunakannya selama sebulan penuh. Dan anda bebas bolak balik di dalam KRL sehari berapa kali pun. Tapi ingat sesuai dengan KRL yang anda biasa naiki. Kalau biasa pakai kereta ekspress ya belinya abunemen ekspress.

2. Beli Tiket Sesuai KRL yang Akan Digunakan

Cara ini cukup membantu karena ketidakjelasan keberadaan KRL. Untuk KRL ekspress, memang lebih murah kalau anda hanya menggunakan KRL di hari kerja saja. Tapi untuk ekonomi dan ekonomi AC jatuhnya lebih mahal namun anda bisa menyesuaikan dengan KRL yang akan masuk di stasiun yang anda gunakan.

3. Berhati-hatilah selama di KRL

Keamanan dan keselamatan adalah tanggungjawab anda sendiri. Waspada terhadap copet. Terutama saat kereta penuh sesak waktu jam berangkat dan pulang kerja. Letakkan tas ransel / slempang di depan anda. Jangan di samping, apalagi di belakang. Kecuali kalau anda sudah ikhlas beramal untuk para pencopet 🙂

4. Hafalkan Urutan Stasiun yang Akan Dilalui

Selain kereta ekspress, di dalam KRL tidak ada pengumuman sudah tiba di stasiun mana. Jadi demi kemudahan, ada baiknya anda menghafal atau mempelajari terlebih dahulu nama-nama stasiun sebelum stasiun tujuan. Atau paling tidak, berapa stasiun yang mesti dilewati. Jadi anda bisa mempersiapkan diri saat akan turun dari kereta.

5. Tanyakan kepada Petugas, Kereta Apa yang Lebih Dahulu Tiba

Pada saat beli tiket di loket, ada baiknya menanyakan terlebih dahulu kereta apa yang akan datang lebih dulu. Apakah Ekspress, Ekonomi AC, atau Ekonomi. Pertimbangkan juga budjet dan kebutuhan anda.

Bila anda tidak sedang buru-buru dan bukan saat jam padat, tentunya lebih baik menunggu kereta Ekonomi saja, bila tidak terlalu lama jadwalnya. Selain murah, juga lebih banyak pedagang dengan aneka jualannya.  Dari makanan, aksesoris wanita, sampai pulsa. Lengkap semua ada.

6. Pilih Gerbong Paling Ujung

Biasanya gerbong paling depan atau paling belakang, kondisinya relatif lebih kosong dibanding gerbong tengah. Karena penumpang memang lebih banyak yang menunggu di tengah. Tentunya juga harus dipertimbangkan soal keamanan. Apalagi untuk jam sepi, kereta kosong justru lebih rawan.

7. Hati-Hati dengan Handphone atau Perhiasan

Di dalam kereta, gunakan ponsel seperlunya saja. Kecuali anda memang seorang pejabat perusahaan yang perlu membuat keputusan penting sewaktu-waktu. Jangan terlalu show off dengan Blackberry baru anda karena bisa memancing tindakan kriminal. Apalagi kalau masih kredit. Malu bro, masih nyicil, sudah banyak lagak 😛

Ingat, kejahatan bukan hanya karena niat pelakunya, tapi juga karena ada kesempatan. Jadi waspadalah, waspadalah!

8. Untuk KRL Ekonomi, Usahakan Jangan Duduk dekat Bangku Ujung

Jika memungkinkan, pilih bangku yang lebih ke tengah. Karena sudah banyak kasus jambret pada saat kereta sedang ‘take off’ meninggalkan stasiun. Pelaku langsung merebut kalung, gelang, hp, atau tas dan lompat dari kereta yang sudah mulai kencang.

9.Turun Kaki Kanan Dahulu, Bukan Kaki Kiri.

Sebagian besar jalur KRL terletak di sebelah kanan. Jadi untuk turun dari kereta, akan lebih aman dengan kaki kanan terlebih dahulu. Bukan kaki kiri seperti saat naik angkot. Bukan pula jidat terlebih dulu, itu sih namanya nyungsep.

10. Berikan Tempat Duduk untuk Orang Prioritas

Jika ada manula, kaum difabel, ibu hamil atau orang tua yang membawa anak, sangat disarankan untuk memberi tempat duduk bagi mereka. Sebagian ada juga yang mengalah memberi kursi untuk wanita muda.

Tapi kalau saya pribadi, toh sekarang sudah zaman emansipasi. Pria wanita sama saja. Jadi buat apa mengalah demi kaum halus dan wangi ini. Kecuali kalau ada peluang dan sinyal untuk berkenalan lebih lanjut, tentu saja.

Jual Baby Bag HDY @ http://TasBayi.JawaraShop.com

Trik :

1. Sharing dengan Rekan Anda yang Beda Shift untuk Membeli Abunemen, Bila Anda Kerja dengan Aturan Shift

Selain lebih meringankan ekonomi juga dapat membina persahabatan yang lebih baik. Mungkin bisa sampai menjadi besan. Pinjamlah abunemen tetangga anda yang sedang ada di rumah. Misalnya akhir pekan, lumayan bisa menghemat perjalanan satu hari tersebut.

2. Bila Tiket yang Anda Beli Tidak Diperiksa, Simpan Rapi di Dalam Tas

Jangan sampai lecek. sewaktu-waktu tiket tersebut bisa digunakan dalam keadaan darurat. Toh para KP dan KL tidak pernah periksa tanggalnya.

3. Berkenalan dengan para KP

Dijamin anda tidak akan pernah diperiksa tiketnya. Begitu melihat KP yang anda kenal langsunglah anda sapa. Ajak bicara sebentar, para KL pun akan sungkan memeriksa karcis anda. Anda akan selamat, walaupun tidak memiliki tiket sama sekali.

4. Pakai Seragam Pegawai PT KAI

Cara ini juga cukup ampuh karena para KL tidak akan berani menyapa ‘sang majikan’ dan KP pun hanya akan tersenyum manis.

5. Memakai Pakaian Tentara atau Polisi

Entah anda anggota atau bukan, dijamin begitu KL melihat anda dia akan memberikan hormat dan KP pun akan tersenyum bertemu anda lalu bertegur sapalah. Kalau anda malu maka pakaian yang mirip dengan tentara atau polisi biasanya juga lolos dari pemeriksaan.

6. Menjadi Pedagang Asongan, untuk KRL Ekonomi

Cara ini cukup ampuh dengan bermodalkan sebuah keranjang dan pikulan, anda tinggal bilang ke KP, “Pedagang, Pak”. Untuk ekonomi AC apalagi ekspress sangat tidak disarankan.

https://supermilan.wordpress.com

Catatan:

Untuk trik, penulis belum pernah mempraktekan sekalipun. Jadi hasil bisa sangat bervariasi dan diluar tanggungjawab penulis. Selain itu, untuk mempraktekkan hal-hal di atas, anda perlu mempunyai muka yang berkulit tebal untuk menahan malu.

Jual Laptop Bag Aidea @ http://TasLaptop.JawaraShop.com

Sumber : KRL Mania + Pengalaman Pribadi Jual Sandal Nama @ http://SandalNama.JawaraShop.com

Iklan

4 tanggapan untuk “Tips dan Trik Naik KRL Jabodetabek

  1. Untuk lintas Bogor sepertinya trik ke-6 agaknya kurang mumpuni, pasalnya di Depok Lama pedagang asongan yang baru saja turun dari KRL ekonomi diminta tiket oleh KL setempat, dan trik ke-4 serta ke-5 lumayan berisiko dan sifatnya untung-untungan karena bisa-bisa anda tertangkap aparat yang sebenarnya karena tingkah anda yang mencurigakan.

    Sedangkan trik kedua dan ketiga lebih ampuh karena keakraban menjadi senjata utama bagi sebagian besar kolektor tiket untuk meloloskan tiket yang dibelinya dari pemeriksaan KL/KP.

  2. hee… ini kok jadi kaya trik menghidari pemeriksaan karcis 🙂
    but cukup berguna untuk pemula dalam menggunakan krl jabodetabek seperti saya.
    terima kasih atas tips dan trik nya
    salam dari Bogor

    1. Untuk bagian trik, saya bukan bermaksud ‘mengajari’ cara untuk mengakali pemeriksaan karcis. Tapi untuk menyindir orang-orang yang hape nya blackberry, tapi beli tiket kereta aja ‘ga mampu’ 😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s