Asal-Usul Istilah ‘Honeymoon’, ‘You Are Fired’ dan ‘Moshi Moshi’

Jasa Pembuatan Website Instant, Murah, Hemat @ http://Web.JawaraShop.com
Hooker

Istilah ‘hooker’ dalam konotasi pelacur atau wanita penghibur, ternyata berasal dari para prajurit Amerika. Saat perang sipil, dikenal seorang Jenderal dari pihak Union (Utara) yang bernama Joseph Hooker. Jenderal ini sering membawa wanita-wanita penghibur untuk menemaninya di kota New Orleans sepanjang masa perang sipil. Oleh anak buahnya, wanita-wanita ini diberi nama Hooker’s Division. Lama-kelamaan kata ‘Division’ menghilang, dan akhirnya wanita- wanita dengan profesi demikian mendapat mendapat sebutan ‘hooker’ hingga sekarang.

Kereta Belanja

Sylvan N.Goldman dari Oklahoma City, Amerika Serikat, adalah seorang pemilik dua toko swalayan kecil di kotanya. Ia sering mengamati, bahwa keranjang yang disediakan kerap membuat pembeli hanya membeli sedikit barang. Setelah keranjang penuh, pembeli segera menuju kasir dan pulang. Tentu saja Goldman ingin agar pelanggan tokonya membeli lebih banyak lagi barang, tapi bagaimana caranya?

Untuk itu Goldman mendesain dan menciptakan kereta belanja pertama di tahun 1937. Penemuannya ini ternyata terbukti dapat meningkatkan omzet penjualan, dan akhirnya ditiru penggunaannya oleh toko-toko swalayan di seluruh dunia. Saat ini kereta belanja adalah kendaraan roda empat paling banyak di muka bumi setelah mobil.

Uang Kertas

Uang kertas yang beredar di Eropa saat ini ternyata memiliki sejarah yang unik. Dulu pada abad pertengahan, adalah sesuatu yang lumrah bila seorang bangsawan atau orang kaya untuk menyimpan perhiasan emas, koin, dan batu mulianya pada laci khusus pada tukang-tukang emas. Tukang emas selanjutnya memberi tanda terima resmi yang menuliskan jumlah dan bentuk harta yang disimpan padanya.

Tetapi perkembangan selanjutnya kertas dari tukang emas ini berkembang menjadi uang. Orang yang memerlukan uang tetapi merasa malas untuk pergi ke tukang emasnya menjual kertas resmi dari tukang emas ini sebagai alat pembayaran. Dan perkembangan selanjutnya meresmikan kertas dari tukang emas ini sebagai alat pembayaran hingga akhirnya terbentuk sistem perbankan pertama di Eropa pada abad 16.

Fuck

Zaman dulu di Inggris, seseorang tidak bisa berhubungan badan tanpa memiliki izin tertulis dari raja, kecuali kalau memang dia anggota keluar kerajaan. Jadi jika seseorang ingin memiliki bayi, mereka akan pergi ke raja untuk meminta izin tertulis.

Sang raja kemudian memberikan semacam kartu pass yang harus digantung di daun pintu kamar ketika mereka berhubungan badan. Kartu ini bertulisan “FUCK” (Fornification Under Consent of the King).

Honeymoon

Di masa Babylon 4000 tahun lalu, selama sebulan setelah acara pernikahan, ayah dari mempelai putri biasanya akan menyediakan sejenis minuman yang terbuat dari madu lebah. Dan karena mereka menggunakan kalender lunar sebagai sistem penanggalan, maka tenggang masa selama sebulan itu mereka sebut sebagai ‘Honeymoon’.

Good Night, Sleep Tight

Jaman dulu di Inggris, matras untuk tidur biasanya diikat ujung-ujungnya dengan tali yang dikaitkan kerangka tempat tidur. Ketika seseorang hendak berangkat tidur, maka tali-tali tersebut ditarik sehingga matras menjadi lebih kencang, lebih nyaman untuk tidur. Maka dari sinilah lahir ekspresi ‘Good Night, Sleep Tight’.

You’re Fired

Orang-orang Skotlandia pada millenium pertama mempunyai kesepakatan untuk mengusir orang tak berkenan dari kampung mereka, dengan jalan membakar rumah orang tersebut tanpa memberikan peringatan sebelumnya. Dari sinilah istilah ‘Get fired’ untuk orang yang dikeluarkan secara paksa dari organisasi.

Sabotase

Saat datangnya Revolusi Industri, banyak mesin menggantikan tenaga kerja manusia, yang akhirnya meningkatkan pengangguran. Para pekerja memprotes kedatangan mesin-mesin ini dengan melemparkan sepatu kerja mereka kedalam mesin (umumnya mesin tenun), sehingga mesin-mesin tadi menjadi macet atau rusak. Dari masa inilah dikenal “Sabotase”.

Nasi Goreng

Nasi goreng (Hanzi) adalah sebuah komponen penting dari masakan tradisional Tionghoa, menurut catatan sejarah sudah mulai ada sejak 4000 SM. Nasi goreng kemudian tersebar ke Asia Tenggara dibawa oleh perantau-perantau Tionghoa yang menetap di sana dan menciptakan nasi goreng khas lokal yang didasarkan atas perbedaan bumbu-bumbu dan cara menggoreng.

Nasi goreng sebenarnya muncul dari beberapa sifat dalam kebudayaan Tionghoa yang tidak suka mencicipi makanan dingin dan juga membuang sisa makanan beberapa hari sebelumnya. Makanya, nasi yang dingin itu kemudian digoreng untuk dihidangkan kembali di meja makan.

Moshi-Moshi

Di Jepang, kata ‘Moshi Moshi’ digunakan untuk mengatakan “Halo” ketika sedang menelpon atau menyapa, yang menjadi pertanyaan adalah, kenapa harus diucapkan kata “moshi” sebanyak dua kali? Kenapa tidak sekali saja? Berdasarkan sejarahnya, mengucapkan “moshi Moshi” dua kali adalah cara untuk membuktikan bahwa kamu bukan Hantu, karena apabila hantu menyapa, mereka biasanya hanya dapat mengatakan “moshi” satu kali.

Air Mata Buaya

Setiap buaya memakan mangsanya, buaya meneteskan air mata. Namun bukan karena menyesal telah memakan mangsanya, melainkan tubuh mangsa yang terlalu besar membuat kelenjar air mata buaya terdorong hingga mengeluarkan air mata. Makanya diibaratkan buaya menangis karena telah menyesal memakan mangsanya. Padahal air mata itu bukan karena menyesal, dan karena itu disebut ‘air mata buaya’, artinya ‘penyesalan yang palsu’

Jual Baby Bag HDY @ http://TasBayi.JawaraShop.com

Sumber : Kaskus Jual Sandal Nama @ http://SandalNama.JawaraShop.com

Iklan

Satu tanggapan untuk “Asal-Usul Istilah ‘Honeymoon’, ‘You Are Fired’ dan ‘Moshi Moshi’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s