Kisah Nyata Sulitnya Meninggalkan Rokok!

Jual Baby Bag HDY @ http://TasBayi.JawaraShop.com
Kampanye Anti Rokok
SAYA seorang perokok. Saya tidak tahu, apakah kelasnya ringan, menengah, atau berat. Yang pasti dalam sehari saya biasa menghabiskan paling tidak dua bungkus. Itu kalau sedang tidak banyak aktivitas. Jika sedang asyik nulis, saya suka lupa diri. Bukan hanya sering lupa berapa banyak sudah rokok yang habis, tetapi kadang kala tak bisa lagi membedakan mana asbak dan mana laptop. Artinya, kadang laptop saya kira asbak.. he he heee…

Belum lama ini laptop saya rusak. Saya sudah bawa ke mana-mana tapi tak mampu diselamatkan. Sejumlah tukang servis yang mengaku jago sudah pada buang handuk. Katanya penyakitnya sangat parah. Kalau orang mungkin sudah stadium empat, mainboardnya sudah gak berfungsi, bla-bla-bla….

Kampanye Anti Rokok

Sebagai orang yang gaptek, saya tidak mengerti secara teknis soal komputer. Akan tetapi saat menyaksikan laptop saya dibongkar, betapa terkejutnya saya melihat betapa mesinnya dipenuhi abu rokok. Dalam pikiran saya, mungkin gara-gara abu rokok ini yang menjadikan laptop saya jadi korban.

Kemana-mana, saya selalu bawa rokok. Gara-gara itu pula, saya pernah didenda gara-gara rokok. Kala itu, saya dalam perjalanan dari Batam ke Singapura. Di imigrasi pelabuhan negeri singa itu, saya ketahuan petugas membawa rokok lebih dari dua bungkus. Waduhhh, ternyata peraturan di sana amat sangat ketat.

Kampanye Anti Rokok

Tidak boleh membawa masuk rokok lebih dari dua bungkus. Itu pun juga, banderolnya harus sudah terbuka. Jika melanggar, ketentuannya ya harus ditebus. Setiap satu bungkus, nilai dendanya adalah 12 dolar Singapura. Di sana, nilai ini sama dengan harga sebungkus rokok dengan merek yang saya bawa. Padahal di Indonesia, rokok yang saya bawa tadi harganya juga setara dengan 12 dolar, tapi bukan untuk satu bungkus, melainkan satu slop alias 10 bungkus.

Apa boleh buat, namanya sudah ketentuan jadi terpaksa harus saya bayar. Duhhh…!!!

Di Singapura. Untung ada tempat khusus yang disediakan (dok. pribadi)
Saya juga pernah ditegur lantaran kebiasaan buruk merokok di sembarang tempat. Ini masih di Singapura. Saat itu, saya baru keluar dari pusat perbelanjaan di kawasan Orchad. Pokoknya sudah tak tahan, pengeeeennnn sekali.

Saat mengeluarkan rokok, seorang petugas menegur saya. Mungkin karena belum saya bakar, jadi belum terbilang sebagai pelanggaran. Si petugas lantas berbaik hati dan menunjukkan tempat untuk merokok di kawasan pedestrian. Untung saja. Padahal di Singapura, kabarnya jika merokok di sembarang tempat dendanya kalau dirupiahkan sekitar Rp 700 ribu Wowww……!!!.

Kampanye Anti Rokok

Ada lagi nih. Ini terjadi di Malaysia. Kala itu, saya menemani istri saya yang sedang melakukan studi banding di Hospital UKM Kuala Lumpur. Menunggu di kantin, sangatlah membosankan. Di rumah sakit tersebut, berlaku larangan merokok di seluruh kawasan. Saya pikir, satu-satunya tempat aman adalah di toilet. Namun apa yang terjadi? Di setiap toilet ternyata sudah terpasang tanda peringatan larangan merokok. Bunyinya kalau tak salah ingat, kira-kira “Jika merokok alarm akan berbunyi”.. Duh!!!

Ada banyak sekali kisah saya seputar rokok yang tidak mengenakkan. Tapi, jujur saja saya belum bisa menghentikan kebiasaan saya tersebut hingga saat ini. Rasanya begitu sulit. Padahal saya sudah sering merasakan sakit di bagian dada. Istri saya yang kebetulan orang medis, malah sering mengingatkan, jika tidak berhenti , katanya, saya bisa mati lantaran kebiasaan buruk ini.

Saya ketar-ketir juga mendengarnya. Tapi itu bukan tidak mungkin terjadi, walau saya selalu membela diri dengan alasan umur itu di tangan Tuhan.

Salam Perokok! Jasa Pembuatan Website Instant, Murah, Hemat @ http://Web.JawaraShop.com

Sumber : Kompasiana Jual Sandal Nama @ http://SandalNama.JawaraShop.com

Iklan

4 Tanggapan

  1. nice picture gan………………………………………….

  2. klo bicara rokok aku juga dulu perokok berat, karena aku merokok kretek, tapi aku punya cara jitu untuk berhenti dari merokok, 99% di jamin berhasil karena aku sudah membuktikanya & teman2 ku juga.

    cara berhenti dari rokok

    1. berhenti merokok saat kita lagi sakit, kenapa..! karena saat itu tenggorokan kita terasa pahit, jadi otomatis klo kita merokok jadi tidak enak..!
    2 setelah sembuh dari sakit klo kita merokok rasanya masik tidak enak. jadi mulailah saat ini anda berhenti merokok & di ganti dengan permen. & ingat jangan sekali2 mencoba rokok lagi, biasanya cobaan akan datang yang pertama karena akan banyak orang yang mempengarui, anda harus tahan karena orang yang mempengarui biasanya orang yang tdk suka anda berhenti dari kebiasaan merokok karena orang yang mempengarui biasanya orang yang tidak bisa berhenti dari merokok. yang kedua akan banyak orang yang menawari rokok. semoga ini bermanfaat bagi yang membaca teruta yang perokok. semoga berhasil..!

  3. ayo donk pada berhenti merokok hehe..
    saya termasuk yang sering jadi perokok pasif di kantor ataupun di kendaraan umum.

  4. Sekedar share, semoga bermanfaat…
    saya dulu juga perokok, dan sehari bisa abis sebungkus. Saat itu saya batuk2, sudah berobat belum sembuh dan sudah ganti dokter 3 kali. Awalnya saya kira batuk2 saya karena rokok, tetapi ternyata karena kondisi kurang fit, sehingga alergi dingin dan harus menjaga kondisitubuh agar tetap hangat.

    Saat batuk2 yang mulanya dikira karena rokok, saya berpikir bahwa saya harus mengambil keputusan penting, yaitu berhenti merokok. Caranya adalah biasanya setelah makan malam memang lebih nikmat disambung dengan merokok, jaman dulu ada kelakar dari teman2 sesama perokok ibaratnya kalau abis makan tidak merokok ibarat ditempeleng tidak melawan. Selesai makan malam, saya coba isi waktu dengan kesibukan bersama atau atau apa saja yang membuat saya lupa untuk merokok, dan setelah merasa cukup lelah, langsung pergi tidur, paling tidak kita bisa bertahan untuk tidak merokok dari malam sampai bangun tidur…..ulangi begitu terus…untuk siangnya coba dulu hindari sementara berkumpul dengan teman2 perokok, karena lingkungan sangat berpengaruh dan juga godaan…bisa dengan makan permen atau mengunyah cemilan. Ulangi terus hal terus, insya Allah lambat laun akan terbiasa dan bisa meninggalkan rokok. Perinsipnya jika kita bisa berpuasa sehari penuh untuk menahan haus dan lapar, cobalah berpuasa untuk menahan tidak merokok. Semoga bermanfaat…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: