Balita 3 tahun Telaten Merawat Ayahnya Yang Lumpuh

Jual HDY Diaper Bag @ http://TasBayi.JawaraShop.com 
Besar nian cobaan bagi pria ini, setelah dirinya lumpuh karena kecelakaan tak lama berselang sang istripun pergi begitu saja meninggalkannya entah kemana. Namun dia masih memiliki mutiara tak ternilai yaitu karunia dari sang Maha Pengasih seorang anak balita usia 3 tahun yang dengan telaten mendampingi dan merawatnya, sungguh sebuah kisah tak ternilai dari seorang anak seusianya.
 
Bersiap-siap mengambil air untuk mandi sang ayah

Balita 3 tahun Telaten Merawat Ayahnya Yang Lumpuh
 
Membawa air untuk membersihkan badan sang ayah

Balita 3 tahun Telaten Merawat Ayahnya Yang Lumpuh
 
Mengambil handuk untuk keringkan tubuh sang ayah setelah mandi

Balita 3 tahun Telaten Merawat Ayahnya Yang Lumpuh

Seorang balita perempuan yang baru berusia tiga tahun menjadi tumpuan hidup sang ayah setelah ia mengalami kecelakaan dan tak bisa lagi berjalan. Seperti dilansir China News, Senin (20/12/2010), balita bernama Dong Xinyi merawat sang ayah, Dong Jian (26) dan juga membersihkan kotorannya.
 
Persiapkan kompor listrik untuk masak makanan

Balita 3 tahun Telaten Merawat Ayahnya Yang Lumpuh
 
Memasak makanan buat sang ayah

Balita 3 tahun Telaten Merawat Ayahnya Yang Lumpuh

Xinyi lahir di sebuah keluarga petani di Kota Huanghia di Provinsi Shandong, China, tahun 2007. Beberapa bulan kemudian, sang ibu meninggalkan rumah dan membawa Xinyi setelah Dong Jian mengalami lumpuh akibat kecelakaan. Namun, awal tahun ini, sang ibu mengirimkan Xinyi kembali ke sang ayah. Tidak diketahui mengapa ia melakukan hal itu. Hanya saja, sejak saat itu ia kemudian merawat sang ayah.

“Ia segalanya bagi saya. Setelah kecelakaan, istri meninggalkan saya. Ayah dan ibu tiri saya bahkan tidak peduli. Saya bahkan pernah berpikir untuk bunuh diri,” katanya. “Namun, kini Xinyi adalah di sini dan saya sangat kagum pada dirinya,” katanya. Tidak jelas, bagaimana sang ayah dan anak perempuannya memperoleh uang untuk biaya hidup. Tuhan Maha Pemurah dan Penyayang, senantiasa mengasihi hambaNya yang sabar dan tabah.

Sumber : www.ruanghati.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: