Uang Perak 100 Rupiah : Kecil Nilainya, Besar Manfaatnya

Inilah Kekuatan Dari Uang 100 Perak Rupiahhttps://supermilan.wordpress.com

UANG Rp 100 alias seratus perak pada zaman sekarang bisa dikatakan tak bernilai. Jarang sekali transaksi barang senilai Rp 100. Paling laku untuk membeli satu permen. Ini gambaran betapa nilai uang tersebut sudah jarang dipergunakan. Akan tetapi, uang sebesar itu ternyata punya nilai lebih di satu desa yang terletak di kaki Gunung Salak yakni Desa Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Kalau dari Kota Bogor bisa dicapai dengan perjalanan sekitar 1,5 jam.

Ternyata dengan mengumpulkan uang Rp 100 bisa dibangun rumah warga miskin yang semula tidak layak dihuni menjadi layak, membantu sekolah anak yatim, menyantuni orang jompo, dan sebagainya. Kepala Desa Situ Udik Enduh Nuhudawi punya konsep sederhana dalam membangun desanya yang berpenduduk 14 ribu jiwa dan hampir 60 % adalah keluarga prasejahtera alias miskin, yaitu dengan uang seratus perak.

Caranya, di setiap rumah penduduk disediakan kotak celengan. Setiap warga dipersilakan secara ikhlas menyumbang dengan memasukkan uang ke kotak celengan tersebut Rp 100 setiap hari. Setiap hari, ada dua petugas di masing-masing RT yang mengumpulkan uang tersebut. Kemudian, uang tersebut disetorkan ke desa. Setiap pengajian bulanan di kantor desa, diumumkan uang yang terkumpul setelah dipotong sepuluh persen untuk petugas yang mengumpulkan.

Menurut Enduh, setiap hari terkumpul rata-rata Rp 300.000 sampai Rp 500.000. Setiap RT minimal bisa mengumpulkan Rp 10.000 per hari dan di desa itu terdapat 34 RT. Sejak dilaksanakan pada 2009 sampai sekarang, hasil uang recehan itu telah memberikan manfaat dalam membangun desa.

Pertanyaan berikutnya, kenapa ditetapkan Rp 100? Kenapa bukan Rp 1.000 atau Rp 10.000? Enduh mengatakan, dengan seratus perak diyakini semua orang dari berbagai lapisan kehidupan bisa menyumbang, termasuk orang miskin. Sebab, niat menyumbang juga ada pada orang miskin. Bahkan, dalam ajaran agama Islam, tidak dinilai berapa besar nilai sumbangan, melainkan keikhlasannya.

Pemikiran itu terbukti. Ini gambaran nyata bahwa soal menyumbang, tidak ada perbedaan miskin atau kaya. Apa yang dilakukan Enduh memberikan inspirasi dalam membangun kebersamaan. Inspirasi membangun desa dan inspirasi gotong royong serta menghilangkan batas kaya dan miskin. Inspirasi seratus perak tersebut membuat Enduh diundang oleh Kementerian Perumahan Rakyat untuk presentasi di depan para pejabat. Dia menjadi pembicara mewakili Provinsi Jawa Barat awal November lalu.

Dengan seratus perak itu, pada 2010, sebanyak 22 rumah tidak layak huni milik warga tidak mampu, bisa diperbaiki. Inspirasi seratus perak telah memberikan pelajaran berharga yang tak ternilai yang hanya digagas oleh seorang kepala desa yang berada di kaki gunung jauh dari ibu kota Provinsi Jawa Barat.

Pikiran Rakyat

Sumber : Anax Muda

Jual HDY Baby Diaper Bag @ http://TasBayi.JawaraShop.com

Widya Wicaksana Widya Wicaksana
08180-800-6625
(021) 9550-6400
http://www.JawaraShop.com

Jasa Website Instant @ http://JawaraShop.com

Iklan

Satu tanggapan untuk “Uang Perak 100 Rupiah : Kecil Nilainya, Besar Manfaatnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s