Kalau Jatuh Janganlah Habis Harapan

Jual Sandal Nama Unik dan Lucu @ http://JawaraShop.com
Ada cerita Cina kuno seperti ini. Seekor burung terbang dengan semangatnya. Seperti hendak menunjukkan keperkasaannya, si burung terus membumbung sendirian. Dia terbang sudah terlalu tinggi, tanpa tahu apa yang akan terjadi. Tidak disangka, di atas sana badai salju tiba-tiba menerpanya. Sayapnya penuh dengan es yang menempel di seluruh tubuhnya.

Si burung tidak kuat lagi melawan badai salju. Dengan berat yang bertambah dan dengan sayap yang beku, ia meluncur ke bawah seperti pesawat terbang yang mati mesinnya. Dia berpikir matilah sudah. Badannya pasti akan remuk membentur tanah yang keras. Tepat di bawahnya seekor kerbau baru saja buang hajat besar.

Si burung jatuh tepat di kotoran yang masih hangat itu. Meski berbau, ia sangat senang jatuh ke tempat yang lunak. Melihat dirinya tidak jadi mati si burung luar biasa senangnya. Saking gembiranya si burung bersiul sangat riangnya. Memang badannya penuh kotoran, tapi itu masih lebih baik daripada meninggal dunia.

Kicaunya yang berlebihan membuat seekor musang mendengarnya. Dia datang ke tempat burung yang lagi tenggelam di kotoran. Si musang menariknya dari dalam kotoran dan pelan-pelan membersihkannya. Si burung merasa beruntung ada musang yang begitu baik hati.

Kegembiraannya bertambah-tambah, bukan saja kini tidak jadi mati, tapi juga ada yang membersihkannya dari kotoran. Si burung tidak menyangka, setelah si musang membersihkan semua kotoran dari badannya, selera aslinya muncul. Si musang mendadak memakannya.

Dari cerita pendek itu, begitu banyak pelajaran yang bisa didapat:

1. Berjuang bersama-sama lebih baik dari sendirian.
Sendirian di tempat yang amat tinggi bisa membuat seseorang lupa kontrol diri. Dia menjadi tidak waspada bahwa bahaya bisa saja mengancam tiba-tiba.

2. Seorang yang lagi jatuh pun jangan habis harapan.
Seseorang yang jatuh, kadang menemukan tempat yang baik untuk merencanakan hidup selanjutnnya.

3. Kalau mendapat rejeki jangan terlalu banyak berkoar.
Musang pun yang mestinya tidak berharap ada burung jatuh di dekatnya menjadi tahu kalau ada makanan empuk. Seandainya si burung tidak terlalu senang dan berkicau-kicau, tentu si musang tidak akan tahu.

4. Orang yang kelihatan menolong belum tentu hatinya baik.
Bisa jadi sebenarnya bukan hendak menolong, melainkan ada maksud tertentu yang masih disembunyikannya.

Artikel : Thomas Kristian @ Kompasiana

Peluang Usaha Produk Immunocal @ http://immunocalnetwork.com

www.mylivesignature.com/signatures/85877/supermilan/a1928e8a96a55f7092e99c05bb990dff.png Widya Wicaksana
08180-800-6625
(021) 9550-6400
http://www.JawaraShop.com

Jual Aksesoris Martapura @ http://aksesorismartapura.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: