Zhang Xin, Dari Buruh Menjadi Penguasa Bisnis Properti

Zhang Xin
Jual Tas Bayi HDY Baby Diaper Bag @ http://TasBayi.JawaraShop.com

Zhang Xin, perempuan anggun berusia 47 tahun itu menyapu pandangan dari lantai atas salah satu bangunan paling bergaya dan bergengsi di Beijing. Itulah bangunan miliknya, yang dibangun dari keringatnya sendiri. Jauh sebelum gedung indah dan futuristik ini berdiri, tempat itu merupakan ‘rumah’nya yang didiami hingga tahun 1970, yaitu sebuah bangunan beton yang kotor.

Masa kecil Zhang Xin dilalui dengan hidup penuh kesengsaraan. Ia tinggal di lantai lima rumah susun di pinggiran Beijing. Setiap harinya hanya memakan nasi ransum dengan mangkuk besi bersama anak-anak pekerja keras China lainnya. Hanya ada tiga jenis makanan, semua cukup buruk.

Saat Zhang Xin berusia 14 tahun, ia dan ibunya pindah ke Hong Kong. Mereka tinggal di sebuah ruangan yang hanya cukup dimuat dua dipan saja. Zhang Xin kemudian bekerja sebagai buruh pabrik kecil pembuat garmen dan elektronik. Ia bekerja setiap hari selama 12 jam! Ini mengerikan. Pekerjaan yang berat itu dilakoninya selama 5 tahun. Tapi di saat itulah, Zhang Xin mulai mengumpulkan uang sedikit demi sedikit, meski hidup dalam kesengsaraan.

Di usia 19 tahun, uang tabungan Zhang Xin telah mencukupi untuk bisa memberikannya sebuah harapan baru, yaitu hijrah ke Inggris. Setelah sebelumnya ia belajar bahasa Inggris di sebuah sekolah sekretaris, Zhang Xin kemudian mendapatkan beasiswa di University of Sussex.

Tak cukup sampai jenjang itu, seusai studinya di Sussex, Zhang Xin kemudian melanjutkan ke Cambridge University untuk meraih gelar master.

Saat itu tahun 1992, setelah ia menyelesaikan program master-nya di bidang Development Economics, Zhang Xin kemudian sempat bekerja di Barings Plc untuk ditempatkan di Hong Kong. Tak berapa lama ia pun pindah bekerja ke Goldman Sachs dan mulai bekerja di bidang investment bank di New York City. Setelah itu sekitar tahun 1994 ia sempat bekerja di Travelers Group, sebelum akhirnya Zhang Xin memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Beijing.

Zhang Xin kembali ke China karena tergoda oleh tawaran zona ekonomi khusus dan reformasi ekonomi. Seorang teman menyarankan Zhang memulai bisnis properti. Pan Shiyi namanya, ia berasal dari keluarga yang lebih miskin dari Zhang, memiliki pandangan bahwa bisnis properti akan sangat bagus di masa depan.

Tanpa perlu berlama-lama Zhang Xin dan Pan Shiyi mendirikan SOHO (Small Office Home Office). Mereka berdua yang kemudian menjadi pasangan suami-istri itu secara bertahap mebangun bisnis propertinya.

Zhang Xin

Sekitar 12 tahun sudah bisnis properti suami-istri itu dibangun hingga cukup besar. Namun di tahun 2007, perusahaan mereka sempat kolaps dengan utang US$ 1,65 miliar. Sebuah pukulan telak bagi Zhang Xin di mana pada saat yang sama ia dan suaminya harus berjuang membayar gaji dan tagihan.

Bagaimana pun perusahaan harus terus bergerak meskipun dengan utang. Dengan kontrol biaya yang ketat, mereka pun sedikit demi sedikit me-restrukturisasi utang-utangnya dan secara bertahap akhirnya bisa mendapat keuntungan.

Zhang Xin

Zhang Xin kini telah menjadi salah satu perempuan terkaya dunia yang kekayaannya berasal dari keringat sendiri. Bukan warisan maupun hibah. Majalah Forbes pernah menempatkan Zang Xin dalam 10 perempuan miliarder dunia. Kekayaan Zang Xin diperkirakan senilai US$ 2 miliar atau sekitar Rp 18 triliun.

Zhang Xin telah banyak mendapatkan penghargaan bergengsi internasional dalam usaha-usahanya:

1. Tahun 2004 ia pernah meraih BusinessWeek´s Stars of Asia Award, atau sebagai “Ten Women to Watch in Asia” oleh Wall Street Journal.

Zhang Xin

2. Di tahun 2008, Zhang Xin terdata dalam Majalah Forbes sebagai “World’s Most Powerful Women.”

3. Kemudian di tahun 2009, Zhang Xin termasuk di antara “Top Ten Billionaire Women We Admire” dari Majalah Forbes, dan “Top 50 Women in World Business” dari Financial Times.

4. Di tahun berikutnya, tepatnya di Bulan Maret 2010, Zhang Xin berada di antara “China Top 10 Career Women Role Models in 2009” oleh All-China Women’s Federation, China Sun Media Group, Sina.com dan Hunan TV.

5. Lalu di tahun 2011 lalu, Zhang Xin berada di antara “The International Power 50″ of the “Most Powerful Women” oleh Majalah Fortune dan kembali mendapat predikat “World’s Most Powerful Women” dari Majalah Forbes.

Zhang Xin

Zhang Xin

Di bawah bendera SOHO, Zhang Xin bersama suaminya berhasil membangun kerajaan bisnis propertinya dan membuktikan bahwa mantan buruh pun bisa menjadi ratu properti, dengan kerja keras, konsistensi, dan kesabaran.

Meski telah sukses, Zhang Xin tetap tampil sederhana dengan make up dan perhiasan yang tidak berlebih dalam penampilannya. Bahkan jika berpergian dengan menggunakan jasa tranportasi udara, dia akan menolak menggunakan tiket pesawat kelas satu. “Kelas bisnis ini sudah cukup nyaman…” katanya.

Zhang Xin

Antara mimpi dan kenyataan, ada yang namanya kerja keras. Berjalanlah di atas kerikil itu dan yakinlah waktu akan mengubahnya menjadi debu yang sangat halus dan memuluskan jalan kita untuk melangkah lebih jauh dari yang tak pernah kita pikirkan sebelumnya….

Artikel : Subakti Er @ Kompasiana
Foto :

  • ecns.cn
  • blogs.wsj.com
  • money.cnn.com
  • news.everychina.com
  • bloomberg.com
  • brandnew722.wordpress.com
  • luxpresso.com

Peluang Usaha Produk Immunocal @ http://immunocalnetwork.com

www.mylivesignature.com/signatures/85877/supermilan/a1928e8a96a55f7092e99c05bb990dff.png Widya Wicaksana
08180-800-6625
(021) 9550-6400
http://www.JawaraShop.com

Jual Aksesoris Martapura @ http://aksesorismartapura.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: