Galau dan Mengasihani Diri Sendiri ? Kasiaaan Deh Lu..

Why me? Kenapa aku? itulah salah satu kalimat favorit saat orang lagi kena masalah.Dan makin dibiarin ,orangpun bisa makin terjebak dalam self pity(mengasihani diri sendiri).Kalau udah jadi begini nih,yang bisa bikin orang galau melulu,gak bisa move on,males ngapa-ngapain,susah dihibur atau disemangati.Pokoknya,gak asiik bangeeet banget buat yang mengalaminya sekaligus bisa bikin sebel orang-orang disekitarnya deh.

Lalu gimana donk menghindarinya? gimana ngatasi nya..?

Naah coba deeh tips ini

1.Jangan kasi kesempatan.Sebenarnya galau itu gak akan jadi self pity,selama nggak kita kasi dia kesempatan.Artinya,kita sendiri harus janji kalau kita nggak akan biarin diri kita jatuh ke dalam pelukan nya si self pity.

mesti mawas diri, .Liat dirimu sendiri tiap waktu,begitu mulai ada tanda mengasihani diri sendiri,stop!

Belajar bedain juga antara self pity dan kesedihan.Sedih itu wajar dan normal,bahkan sehat,tapi kalau kesedihan itu mulai cuma fokus pada diri sendiri dan berlarut-larut tanpa solusi,maka itu adalah self pity

2.Act not React.Sedih adalah reaksi wajar.Namun,jangan biarin cuma berhenti pada reaksi.Mulailah beraksi,yaitu bertindak buat menghasilkan sesuatu yang lebih positif daripada mengasihani diri doank.Carilah kesibukan,.Aksi alias tindakan ini harus berfokus ketujuan baru dan kemajuan yang lebih dari sebelumnya.FOKUS PADA YANG ANDA INGINKAN

3. BersyukurYup,sebenernya inilah kunci utamanya.Orang yang punya hati bersyukur nggak akan jatuh dalam self pity,menganggap dirinya yang paling mnederita di dunia.Tapi,ia akan bisa liat kebaikan Tuhan yang pastinya banyak banget ada dalam hidupnya selama ini.Ketika sadar akan hal ini,maka kita nggak akan lagi deh merasa sebagai seorang yang paling malang dan menderita dibandingkan orang lain.

4. It’s Useless.Apakah ada orang mengasihani diri yang kemudian dapet solusi atau pemecahan masalahnya? Nggak ada.Meskipun,seringkali si self pity itu adalah orang yang sangat pingin dapet bantuan dan perhatian.Sayangnya,orang lain baru akan bisa bantu saat yang dibantu juga menunjukkan tanda bahwa ia memang mau bangkit ,mau dibantu dan mau berusaha bersama buat mengatasi masalahnya,Ini nggak akan bisa terjadi kalau kita terus menerus terjebak self pity.

Mulai sekarang rubah deh kebiasaan WHY ME jadi TRY ME,atau lebih tepatnya”OK,gue siap bangkit lagi!”

berani…? berani donk yaaauw,,,,

Artikel : @ Kompasiana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: