Tips dan Trik Mengajukan Kredit ke Bank

https://supermilan.wordpress.com
Tips dan trik ini dimaksudkan bukan untuk mengakali perbankan karena saya yakin mereka memiliki staf yang jeli untuk urusan pemberian kredit.  Tapi untuk memperlancar persiapan dalam mengajukan kredit.

1. Tentukan dulu kebutuhan anda.

Kebutuhan apa yang anda inginkan untuk dibiayai bank. Untuk karyawan biasanya lebih simple, beli rumah, beli kendaraan, dst. Sementara untuk professional dan pengusaha lebih kompleks.

Apabila yang anda perlukan adalah suntikan untuk perputaran modal, misalnya untuk mengurangi hutang dagang sehingga harga yang didapat lebih murah, atau untuk memperbanyak inventori/persediaan barang, maka yang diajukan adalah kredit modal kerja, seperti Rekening Koran, kredit akseptasi dsb.

Sementara bila yang anda butuhkan adalah pembiayaan pembelian fixed asset seperti mesin, kendaraan, bangunan ruko, gudang dll, ajukan kredit investasi.

Jual Sandal Nama @ http://SandalNama.JawaraShop.com

2. Estimasikan kemampuan pembayaran (payback ability) anda.

Dari laporan keuangan atau gaji/pendapatan yang anda peroleh setiap bulannya, ambil titik aman bahwa besarnya kewajiban pembayaran tidak lebih besar dari 30% pendapatan bersih anda. DBR umum setiap bank adalah 30-35% dari total pendapatan.

Contoh: Vidi dan suaminya memiliki total penghasilan Rp 3 juta, maka jadikan patokan dalam diri Vidi kalau besar angsuran nanti tidak boleh lebih dari Rp. 1 juta perbulannya nanti. Untuk pengusaha, hitung tingkat DBR anda dari Nett Profit jangan Gross (untuk lebih amannya)

Jual Sepatu Kulit @ http://SepatuKantor.wordpress.com

3. Periksa pemenuhan syarat administrasi anda.

Untuk karyawan, pastikan anda telah bekerja di perusahaan anda lebih dari 2 tahun (ada juga bank yang menerapkan lebih dari itu),  status pendapatan tetap (adanya komponen gaji tetap, untuk dihitung dalam perhitungan DBR).

Baca lebih lanjut

7 Tips Praktis Hidup Hemat

1. Setia Pada Daftar

Membuat daftar belanjaan sebelum berangkat belanja adalah hal penting. Tapi yang lebih penting lagi, belilah hanya barang yang ada pada daftar belanja Anda saja! Jangan lupa juga apabila mengajak anak berbelanja, biasakan berpegang teguh pada anggaran. soalnya, bisa-bisa mereka akan membuat Anda berbelanja di luar anggaran yang sudah ditentukan.

2. Jangan Beli Dalam Jumlah banyak

Kecuali Anda punya sebuah tempat “tersembunyi” untuk menyimpan barang-barang itu. Soalnya, membeli dalam jumlah banyak akan mengakibatkan anggota keluarga jadi boros dalam menggunakannya. Misalnya, jika Anda membeli kue dalam kaleng besar, maka anak-anak Anda akan makan lebih banyak dari biasanya/seharusnya.

3. Hindari kartu Kredit

Kalaupun perlu, anda cukup memiliki 1 kartu kredit saja untuk kebutuhan yang mendesak.

Baca lebih lanjut

7 Kesalahan Terbesar Dalam Menggunakan Kartu Kredit

1. Tidak melunasi seluruh tagihan kartu kredit

Ini boleh dikatakan merupakan penyebab utama mengapa banyak orang yang terjerat dalam hutang kartu kredit. Tidak sedikit orang yang hanya membayar sejumlah “pembayaran minimum”.

Ketika anda melakukan ini, maka saldo hutang yang tersisa akan terkena bunga yang sangat tinggi (bisa mencapai2,9%-4% per BULAN!) . Ketika anda melakukan kesalahan ini, maka ibaratnya anda sudah mengambil langkah pertama untuk masuk ke dalam jeratan hutang kartu kredit.

2. Menganggap kartu kredit sebagai kartu debit (ATM)

Ini merupakan salah satu kesalahan yang paling fatal dalam menggunakan kartu kredit. Kartu Kredit bukanlah Kartu Debit (ATM). Hindari menarik uang cash dengan menggunakan kartu kredit karena ini akan dikenakan bunga dan biaya tarik tunai yang sangat tinggi (bahkan lebih tinggi daripada angka yang saya tuliskan di kesalahan no 1).

3. Menggunakan kartu kredit untuk membayar hutang

Kartu kredit termasuk ke dalam jenis hutang “Unsecured Debt”, alias hutang tanpa agunan. Hutang semacam ini dikenakan bunga yang tinggi. Oleh karena itu hutang semacam ini tidak tepat dipakai untuk modal usaha/bisnis karena akan sangat membebani kondisi keuangan usaha/bisnis anda.

Kesalahan lainnya yang tergolong ’serupa’ adalah menggunakan kartu kredit untuk menutup ataupun membayar cicilan hutang tipe “Secured Debt”/hutang yang menggunakan jaminan. Hutang yang menggunakan jaminan (spt KPR, KMK, dll), bunganya secara umum lebih ringan. Oleh sebab itu jika anda menggunakan kartu kredit untuk membayar hutang tipe ini, berarti anda malah ‘menukar’ hutang yang bunganya lebih ringan dengan hutang yang bunganya lebih berat.

Salah satu ‘malapetaka’ terbesar dalam menggunakan kartu kredit terjadi ketika kesalahan no.2 dan kesalahan no.3 ‘dikombinasikan’. Contoh paling umum ‘malapetaka’ seperti ini adalah ketika pemegang kartu kredit mengambil uang tunai dengan kartu kredit yang satu untuk membayar tagihan kartu kredit yang lain.

4. Tidak disiplin mengontrol penggunaan Kartu Kredit dan tagihannya

Kesalahan ini biasanya berawal dari kalimat ‘Gesek aja dulu..’ dan lalu diikuti di akhir bulan dengan kalimat ‘Astaga!?! Kok gede amat tagihannya’.

Tentukan batas maksimum yang boleh anda ‘gesek’ setiap bulannya. Lalu kontrol dan catat setiap pemakaian kartu kredit anda setiap hari. Ketika jumlah pemakaian tersebut sudah mendekati batas maksimum yang anda tentukan, ’segel’ kartu kredit anda, atau jika perlu (bagi yang lemah terhadap godaan belanja), tinggalkan kartu kredit di rumah.

Masih terkait dengan kesalahan no 4 ini, adalah tidak disiplin dalam pembayaran kartu kreditnya. Jangan menunggu hingga hari batas terakhir untuk melunasi kartu kredit anda, karena jika di hari tersebut anda sibuk/lupa/ada urusan mendadak, maka bisa-bisa tagihan tersebut jadi tidak terbayar.

5. Terlalu banyak memiliki Kartu Kredit

Semakin banyak Kartu Kredit yang anda miliki, semakin sulit bagi anda untuk mengontrol pengeluaran masing-masing kartu kredit. Dalam pelunasan kartu kredit pun anda akan lebih direpotkan karena perlu mengingat tanggal pelunasan masing-masing kartu agar tidak terlambat bayar.

Beberapa financial planner menyarankan untuk memiliki Kartu Kredit maksimal 3 saja. Kalau lebih dari itu, mungkin mulai bisa mempertimbangkan untuk menggunting sisanya.

6. Menganggap Kartu Kredit sebagai ‘Uang Tambahan’

Meskipun kedengarannya sulit dipercaya, tetapi tidak sedikit orang yang menganggap Kartu Kredit sebagai Uang Tambahan. Ketika permohonan kartu kreditnya disetujui, mereka pun kegirangan seperti mendapatkan ‘durian runtuh’. Seringkali ini lalu berujung dengan ‘pesta belanja’ menggunakan kartu kredit baru tersebut.

Memiliki kartu kredit bukanlah berarti bahwa anda mempunyai lebih banyak uang untuk dibelanjakan.

Kartu kredit bukanlah ‘berkah’, ‘rezeki’ ataupun ‘durian runtuh’. Jika anda tidak bijak dalam menggunakannya, yang ada justru hanyalah ‘malapetaka’. Ingatlah bahwa Kartu kredit hanyalah merupakan alat bantu pembayaran dan bukan pendapatan tambahan. Anda bisa berhutang kepada bank dengan menggunakan kartu kredit, tetapi cepat atau lambat hutang kartu kredit tersebut tentu harus anda bayar.

7. Menggunakan kartu kredit untuk SEMUA belanja dan pembayaran

Tidak sedikit orang menggunakan kartu kredit untuk semua jenis pembelanjaan. Padahal, untuk beberapa jenis produk, akan lebih baik jika dibeli dengan menggunakan uang Cash.

Ketika anda berbelanja dengan kartu kredit, pihak penjual barang akan dikenakan biaya sebesar 2,5-3% dari harga transaksi itu oleh pihak bank. Untuk beberapa jenis produk (terutama yang margin labanya kecil), penjual barang tidak bersedia menanggung biaya tersebut, sehingga mengoper biaya tersebut kepada pembeli (alias anda).

Biasanya dalam kasus seperti ini, penjual akan mengatakan bahwa ‘Kalau memakai kartu kredit, kita kenakan charge X %’. Pada saat ini, biasanya charge ini sebesar 3,5%. Jika anda tetap membelinya dengan cara seperti ini, anda telah membayar bunga 3,5% hanya untuk ‘menunda’ sebentar membayar belanjaan itu. Padahal uang anda yang anda taruh di tabungan mendapatkan bunga yang jauh di bawah itu.

Bahkan jika penjual barang tersebut tidak mengenakan charge, cobalah untuk bertanya apakah ada diskon untuk pembelian cash. Seringkali anda akan mendapatkan potongan harga yang lumayan untuk pembelian dengan menggunakan uang Cash.

Sumber : janganserakah.com

Kartu Kredit, Gaya Hidup Modern & Industri Penghisap Darah

Sejak bertahun-tahun lalu hingga kini, untuk memiliki Kartu Kredit (KK) semakin hari semakin mudah saja. KK yang saat pertama kali diterbitkan di Amerika oleh Diners Club (1950), dan dua kartu selanjutnya di tahun 1958, American Express dan Americard (Visa) adalah alat pembayaran tanpa uang tunai, telah berubah menjadi alat untuk berhutang dibanding alat pembayaran tanpa uang tunai.

Memang, di tengah kehidupan yang menuntut serba cepat ini, semakin lumrah saja hidup dengan kredit atau hutang. Semakin mudah anda bisa berhutang, semakin “modern” hidup anda. Lihat saja di tahun 2002 orang-orang Amerika sekalipun memiliki total hutang senilai hampir 1 trilyun Dollar Amerika atau USD 979 kepada perusahaan pemberi hutang (bank, perusahaan KK dan perusahaan pemberi hutang lainnya).

Mereka yang hidup di Amerika sama dengan Indonesia, mereka banyak yang memiliki rumah bagus, mobil bagus, perabotan dan peralatan rumah yang bagus namun sehari-hari hidup miskin, karena penghasilannya setiap bulan habis untuk membayar berbagai cicilan yang seakan tidak pernah lunas.

Di luar soal kredit atau pinjaman dengan berbagai bank, tulisan ini adalah mengenai apa yang sebenarnya terjadi di dalam industri KK sebagaimana yang dilaporkan oleh Frontline (seperti “60 minutes” dari CBSNews), sebuah acara televisi investigasi dari PBS di Amerika yang terkenal sejak 1983. Judul laporan itu memancing keinginantahu, yaitu “Secret History of the Credit Card,” dan subjudulnya:

“FRONTLINE and New York Times join force to investigate an industry few American fully understand.” Frontline menyebut Industri ini sebagai industri yang selalu untung namun industri yang customernya paling banyak kecewa, mengeluh, merasa tidak nyaman dan dirugikan.

Banyak soal yang tidak dimengerti oleh pemegang KK di mana-mana, karena memang dibuat untuk sulit dimengerti oleh perusahaan penerbit KK. Sedikit sekali pemegang KK yang mau dan mampu membaca agreement yang dikeluarkan oleh perusahaan KK, juga ketentuan yang biasanya dicetak dengan huruf kecil dan abu-abu di belakang tagihan bulanan.

Di dalam agreement selalu ada klausul bahwa agreement itu dapat dirubah kapan saja dengan pemberitahuan 15 hari sebelumnya.
Perubahan itu biasanya menyangkut soal yang paling dapat merugikan pemegang KK, yaitu bunga dan denda (biaya keterlambatan, biaya over- limit atau kadang disebut sebagai biaya administrasi).

Bunga dan denda ini bisa menjadi berapa saja, terserah perusahaan KK. Meski anda selalu membayar tagihan KK anda tepat waktu, perusahaan KK bisa atau selalu menaikkan bunga terutama karena berbagai hal, misalnya setelah periode promosi berakhir, 1 tahun setelah anda apply misalnya (kadang hanya 3 bulan saja), terlambat bayar di KK dari perusahaan lain, terlambat bayar tagihan telepon, listrik, kredit mobil, rumah atau karena perusahaan KK menganggap anda terlalu banyak pinjaman di sana dan sini. Praktek ini disebut klausul “universal default” yang menjadi klausul standar dalam agreement antara pemegang KK dan perusahaan KK.

Los Angeles Times, tahun 1999 lalu memberitakan adanya perusahaan KK di Amerika, yaitu Providian dan First USA ketahuan telah membebankan denda keterlambatan kepada pemegang KK-nya untuk pembayaran yang sebenarnya dilakukan pada waktunya (on time). Para pemegang KK tersebut kemudian memperkarakan kedua perusahaan ini dan jutaan dolar telah dikembalikan kepada para pemegang KK ini.

Menurut dua perusahaan KK ini, kesalahan terletak pada processing systems.
Padahal ini bukanlah suatu kesalahan tetapi telah mereka lakukan dengan sengaja yang mungkin juga dilakukan di Indonesia, namun tidak ketahuan.

Banyak orang, tanpa disadari, menjadikan KK sebagai jerat hutang seumur hidup, yaitu mereka yang membayar tagihan KK mereka hanya sejumlah minimum payment yang tercantum atau sedikit lebih besar dari minimum payment karena berbagai hal, terutama karena ada hutang lain seperti kredit rumah, kendaraan, peralatan rumah tangga atau kredit lainnya.

Minimum payment yang biasanya ditetapkan oleh perusahaan KK hanya 2% dari jumlah total tagihan inilah yang menjadi jerat hutang seumur hidup. Berapa pun tagihan anda, jika anda membayar hanya sejumlah minimum payment itu, maka anda akan baru bisa melunasi tagihan KK anda dalam 30 tahun sebagaimana juga disebutkan oleh Frontline atau Oprah.com dalam edisinya yang berjudul “Debt Diet.”

Itu pun jika bunga yang dikenakan pada anda sebesar tidak lebih dari 18% setahun. Sialnya perusahaan KK di mana- mana sering menetapkan bunga hingga 48% setahun. Gila bukan? Artinya jangka waktu pembayaran anda jika anda membayar hanya minimum payment bisa lebih jauh dari 30 tahun! Kecuali anda membayar lebih dari minimum payment, misalnya sebesar 10% dari total tagihan setiap bulan.

Semakin baik anda menyelesaikan tagihan KK anda, itu berarti anda semakin sedikit perusahaan KK mendapatkan untung. Karena itu ada banyak permainan yang dijalankan oleh perusahaan KK untuk menjerat anda agar terus berada di dalam permainan mereka selama-lamanya.

Permainan ini legal alias tidak melanggar hukum, namun bisa membuat anda menjadi penghutang sepanjang sisa hidup. Anda bisa menghindari masuk ke dalam permainan ini, jika anda tahu kiatnya sebagaimana disarankan di banyak situs Internet tentang permainan KK. Biasanya di Internet kiat ini diberi judul “Winning the Credit Card Game.”

1. Baca dengan amat teliti seluruh formulir, agreement atau apa pun yang dikirimkan ke anda oleh perusahaan KK.
Baca apa yang dikirimkan kepada anda bersama dengan tagihan karena perusahaan KK berhak untuk merubah kesepakatan apa pun dengan pemberitahuan hanya 15 hari sebelumnya.

Celakanya pemberitahuan itu sering dibuat agar anda tidak membacanya, misalnya dengan huruf kecil dan berwarna abu-abu. Juga di sinilah perusahaan KK menjebak anda untuk berbagai hal yang tidak anda perlukan, seperti misalnya membeli asuransi KK, asuransi jiwa, atau asuransi lain.

2. Jangan terlambat membayar tagihan.
Anda akan terkejut dengan dendanya yang biasanya mereka menyebut dengan sebutan yang halus, misalnya biaya administrasi atau biaya keterlambatan. Besar tagihan akan membengkak dan minimum payment juga tentu akan membengkak. Karena satu denda, perusahaan KK akan menjadikannya alasan untuk menaikkan bunga hingga lebih dari 40%, padahal saat pertama kali anda ditawarkan KK hanya sebesar misalnya 16%.

3. Jangan menjadi Revolver.
Yaitu pemegang KK yang mempertahankan tagihan KKnya dengan membayar tagihan hanya sebesar minimum pembayaran yang tertera di tagihannya.
Jadilah seorang Freeloader, yaitu orang yang selalu membayar seluruh tagihannya setiap bulan dalam grace-period (periode antara penggunaan KK dan jatuh tempo tagihan). Freeloader tidak akan terjebak dalam situasi “membayar bunga”.

Intinya adalah jangan menjadikan KK sebagai alat untuk berhutang, tetapi sebagai alat pembayaran tanpa uang tunai. Segeralah membayar apa yang anda sudah bayar sebelumnya dengan KK anda agar anda tidak perlu membayar bunga dan terjatuh di dalam lubang hutang yang dalam. Oleh karena itu, anda juga sangat dianjurkan untuk tidak memiliki KK lebih dari satu untuk menghindari resiko terkena bunga, denda keterlambatan dan denda over limit serta iuran tahunan lebih dari satu kali.

4. Jangan ragu-ragu untuk menyerang perusahaan KK dengan segala cara yang legal.
Apakah perusahaan KK anda menghisap darah anda? Bikin complain dan bahkan serang mereka melalui berbagai media, cetak, TV, radio, dan Internet. Persaingan di antara perusahaan KK membuat mereka kadang harus melemah oleh tuntutan seorang customer yang agresif. Denda bisa saja diminta untuk dihapus atau bunga diturunkan jika anda minta dengan keras, misalnya dengan alasan bahwa anda.sudah menjadi customer yang baik selama 1 tahun terakhir ini atau bahkan hanya 6 bulan terakhir ini.

5. Buat perbandingan antar perusahaan KK.
Jangan berpegang pada “luar-negeri minded”. Meski anda juga sering berpergian ke luar negeri, jangan jadikan alasan anda untuk menjadi pemegang KK dari perusahaan luar-negeri yang berbunga tinggi. Karena banyak cara untuk keluar-negeri tanpa uang cash selain dengan KK, misalnya travel-check dan lain-lain. Atau jika anda merasa lebih nyaman ketika di luar negeri dengan KK luar negeri, anda bisa apply KK luar negeri dan mendapatkan KK hanya dalam waktu 2 hari paling lama jika anda menyetorkan uang sejumlah yang anda pikir akan dibelanjakan di luar negeri. Sesudah pulang kembali ke Indonesia atau jika anda tidak memerlukan KK itu lagi, segera tutup kembali KK itu.

6. Minta perusahaan KK agar memberi reward secara teratur (6 bulan sekali) kepada anda berupa catatan atau rekomendasi bahwa anda adalah seorang pemegang KK yang baik.
Jarang sekali perusahaan KK yang tanpa diminta berbaik hati untuk membuat catatan tentang aktivitas pembayaran yang baik (tidak pernah mangkir). Mungkin ini ada gunanya ketika anda berencana untuk mengajukan pinjaman pada sebuah bank.

7. Yang paling penting dari semuanya adalah jangan termakan dengan bunyi-bunyi iklan perusahaan KK, seperti ini “don’t leave home without it.”
Oprah.com dalam edisi “Debt Diet” menganjurkan anda untuk meninggalkan KK anda di rumah, karena sebaiknya anda membawa KK hanya setelah anda merencanakan untuk berbelanja atau melakukan transaksi.

Anda cukup membawa uang tunai sebesar 3 kali uang yang biasanya anda perlukan setiap hari. Apalagi hampir setiap orang sekarang memiliki tabungan di Bank dengan kartu ATM-nya yang sama artinya anda memiliki uang tunai di tangan (ATM ada di mana-mana).

Jika anda ingin berhutang, gunakan fasilitas pinjaman yang tersedia di banyak bank. Meskipun prosesnya panjang (maksimum 14 hari kerja), jangan sekali-kali menggunakan KK sebagai jalan untuk berhutang. KK pada awalnya adalah alat pembayaran tanpa uang tunai, namun perusahaan KK sekarang telah membengkokkannya menjadi alat untuk berhutang yang sialnya bisa menjerat orang untuk seumur hidupnya.

Jangan juga termakan dengan bunyi iklan mereka lainnya yang muluk- muluk, seperti hidup yang lebih baik, praktis, nyaman dan kemewahan dengan berbagai barang. Memang, hidup di jaman yang waktu menjadi amat sempit ini, maka efisiensi sering menjadi pertimbangan yang pertama ketika anda membeli sesuatu, kendaraan misalnya.

Anda pikir jika membeli kendaraan baru, maka anda terbebas dari persoalan perawatan kendaraan yang ruwet atau resiko rusak di jalan pada saat- saat penting. Padahal dengan kendaraan bekas yang betul-betul anda rekondisi di bengkel yang anda percayai, segala keruwetan itu bisa diatasi dengan mudah dan dengan harga di bawah harga uang muka pembelian kendaraan secara kredit. Bahkan sejumlah uang (rata-rata 4 juta rupiah) per bulan yang biasanya disetorkan ke perusahaan kredit kendaraan bisa digunakan untuk keperluan yang lebih produktif atau untuk rekreasi setiap bulannya.

Artikel Oleh: Jojo Rahardjo, Pengamat Masalah Sosial

Sumber : Netverum

Kredit Gadai Cepat dan Aman

Kemarin dapat brosur Pegadaian nih. Siapa tahu bermanfaat..

KCA (Kredit gadai Cepat dan Aman), adalah kredit dari Perum Pegadaian dengan sistem gadai yang diberikan kepada semua golongan nasabah. Baik untuk kebutuhan konsumtif maupun untuk kebutuhan produktif.

Plafon pinjaman mulai dari Rp 20.000 sampai lebih dari Rp 200 juta. Jaminan berupa barang bergerak, seperti emas, berlian, mobil, motor, dan produk elektronik.

Jangka waktu pinjaman maksimum 120 hari / 4 bulan, dan dapat diperpanjang dengan cara membayar sewa modal saja atau mengangsur sebagian uang pinjaman.

Pelunasan dapat dilakukan sewaktu-waktu dengan perhitungan sewa modal selama masa pinjaman.

Persyaratan

  1. Fotokopi KTP atau identitas resmi lainnya.
  2. Menyerahkan barang jaminan.
  3. Menandatangani Surat Bukti Kredit (SBK).

Prosedur Pemberian Kredit

  1. Nasabah mengisi formulir Permintaan Kredit.
  2. Nasabah menyerahkan persyaratan kredit.
  3. Petugas Pegadaian memeriksa dan menguji persyaratan kredit, serta menilai agunannya.
  4. Nasabah dan Petugas Pegadaian menandatangani Surat Bukti Kredit (SBK).
  5. Nasabah menerima uang pinjaman.

Informasi lebih lanjut, hubungi Kantor Cabang Perum Pegadaian di kota anda atau kunjungi website http://www.pegadaian.co.id

21 Absolutely Unbreakable Law of Money

Ternyata anak fasilkom bisa juga nulis yang beginian. Hebat ron!

Jaman sekarang untuk menjadi Financial Independent lebih mudah dan lebih cepat daripada jaman terdahulu, sekarang kita hidup di zaman yang uang mengalir sangat cepat dan sangat banyak, kita hidup di Golden age dalam sejarah manusia

1. law of cause and effect

Ada akibat dari semua sebab, semua kejadian karena pasti ada sebabnya, ini merupakan fundamental dari semua keingginan manusia, jaman sekarang kita tidak boleh bergantung pada keberuntungan. Semua hasil berasal dari kejadian kejadian tertentu dan dari pikiran pikiran tertentu. Strategi yang dilakukan oleh orang yang kaya, dan bila dilakukan strategi orang kaya tersebut maka kita pasti jadi kaya.

Apa yang kita pikirkan tentang apapun maka hampir dipastikan kita akan menjadi seperti itu. Rahasia dari hukum ini adalah kita harus bertanggung jawab atas semua keadaan kita, karena semuanya berawal dari tindakan kita. Kita bisa mengubahnya semua dimasa depan kalau kita sudah mulai ambil tanggung jawab atas masa depan kita, bukan menyalahkan orang lain, juga bukan menyalahkan kesempatan dan juga tidak menyalahkan keadaan kita sekarang

2 . law of believe

Setiap keyakinan akan menjadi kenyataan, karena keyakinan akan menjadi filter semua informasi yang akan masuk kedalam diri kita. Keyakinan yang bagus adalah kita ditakdirkan untuk menjadi pemimpin dan menjadi kaya raya. Mesti dipahami bahwa tidak ada orang lebih pintar dan lebih baik dari pada orang lainnya yang ada orang tersebut menggunakan natural skill nya lebih banyak dan lebih terasah. Kita mesti membuat keyakinan bahwa usaha yang kita lakukan sekarang pasti berhasil dan tidak ada kemungkinan sedikit pun untuk gagal. Jika kita mempunyai semua resource didunia ini seperti uang, waktu, dan skill, maka pertanyaannya adalah apa yang ingin kamu lakukan dalam hidup ini

3 . law of expectation

Hukum ini mengatakan apa yang kita harapkan maka itu yang akan terjadi di masa depan kita. Kita adalah peramal yang akurat untuk masa depan kita, contohnya adalah orang populer pasti dia mengharapkan untuk jadi populer, orang pintar pasti dia mengharapkan untuk jadi pintar, orang kaya pasti dia mengharapkan untuk jadi kaya. Kita harus mengharapkan semua yang bagus dalam hidup kita dan itu pasti menjadi kenyataan masa depan, walaupun sekarang belum terealisasi percayalah dimasa depan itu akan terealisasi

4. law of attraction

Kita adalah magnet hidup, kita akan menarik semua orang yang berpikiran sama/mempunyai mindset sama. Kita bisa mengubah hidup kita karena kita mengubah ide dan pandangan kita, maka kita akan mendapat semua peluang dan semua relasi yang mempunyai ide maupun pandangan yang sama

5. law of correspondences

Semua hidup kita merupakan refleksi dari semua pandangan dan ide kita, semua outter world adalah bentuk refleksi dari inner world kita, maka untuk mengubah hidup kita, kita harus mengubah inner world kita, Semua keadaan kita sekarang merupakan cermin dari pandangan dan ide kita sebelumnya. Kita tidak bisa control kejadian dunia ini tapi kita bisa mengubah pandangan kita dan kita mengubah dunia kita. Hukum ini merupakan kunci kebebasan dan ketenangan hati

6. law of abundance

Hukum ini menyatakan uang sangat berkelimpahan dan cukup untuk semua manusia yang menuruti hukum hukum uang ini. Sehingga tidak ada kekurangan, melainkan berkelimpahan, yaitu peluang dan kesempatan. Jadi kesimpulan orang menjadi kaya karena dia menginginkan dan percaya dan melakukan semua hukum hukum uang ini. Penting bagi kita untuk percaya kita sudah menjadi kaya

7. law of exchange

Hukum ini menyatakan uang sebagai media penukaran, sebelum ada uang ada barter untuk penukaran barang, dan ini terbukti tidak efektif dan effesien, dan hukum ini menyatakan uang adalah kadar value yang disepakati oleh kedua belah pihak untuk tempat tertentu dan waktu tertentu dan kita bekerja dengan menukarkan waktu, waktu adalah aset terbaik dan kita mesti membuat aset kita yaitu waktu di value mahal. Waktu kita dibayar mahal berdasarkan tiga hal yaitu Apa yang kita kerjakan, Seberapa Hebat kita menangani tugas tersebut, dan seberapa sulit untuk mengantikan pekerjaan kita. Waktu tidak hanya bisa dijual tapi juga bisa di beli, dan membeli waktu orang lain adalah bijaksana, agar mendapatkan output lebih besar. Hukum ini juga menyatakan uang adalah akibat bukan sebab, untuk memperbesar value akibat, maka kita harus memperbesar value sebab yaitu usaha kita

8. law of Capital

Hukum ini menyatakan aset yang paling penting dalam term cashflow adalah keahlihan untuk mendapatkan uang. Hukum ini juga menyatakan aset terbesar adalah waktu kita, rich time management adalah salah satu rahasia kekayaan. Waktu jangan ditukarkan saja tapi mesti diinvestasikan. Penting untuk menganggarkan uang yang didapat dengan menginvestasikan kembali kualitas diri kita dengan cara seperti beli buku dan mengikuti seminar

9. law of Time Perspective

Hukum ini menyatakan orang yang berhasil adalah yang menggunakan waktu 24 jam paling banyak untuk usaha, dan mengorbankan kepentingan masa pendek untuk kepentingan masa depan, Orang kaya memikirkan kebutuhan 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun. Hukum ini menyatakan salah satu rahasia kesuksesan adalah menunda rasa kesenangan dengan ditunjang dengan disiplin waktu yang ketat. Sukses mesti dibayar dengan sistem advance dan hasilnya mungkin 1 sampai 5 tahun kedepan

10. law of Saving

Hukum ini menyatakan Financial Independent akan didapat oleh seseorang yang berdisiplin untuk menginvestasikan uangnya minimal 10 persen dari setiap uang yang masuk, “Pay Yourself First”. Kita adalah creature of habbit. Bila awal tidak bisa 10 persen maka mulai dengan 1 persen dulu sampai terbiasa, setelah itu naikkan menjadi 2 persen dan targetkan untuk menginvestasikan 20 persen, dengan sampai biasa, maka financial independent sudah digaransikan milik kamu

11. law of conservation

Hukum ini menyatakan tidak hanya uang yang masuk kekantong yang penting, tapi kemampuan kita untuk mempertahankan uang itu dan tetap menjadi milik kita dengan investasi yang lebih penting, sehingga sewaktu terjadi krisis kita sudah bisa mempersiapkannya

12. law of parkinson

Hukum ini ditemukan oleh orang Inggris bernama Parkinson, hukum ini menyatakan bahwa pengeluaran seseorang akan meningkat mendekati dengan pemasukannya, bila seseorang tersebut bisnisnya/karirnya booming maka hukum ini menyatakan pengeluarannya juga meningkat dan akan mendekati dengan pemasukan sehingga banyak orang pensiun dengan tabungan yang sangat kecil.

Untuk menjadi Financial Independent maka seseorang harus melanggar hukum ini, dan bila tingkat presentasi kenaikan pemasukan uang lebih besar daripada tingkat presentasi kenaikan pengeluaran, maka financil independent dapat dicapai.

Dan rumus ini adalah setiap penambahan pemasukan uang maka 50 % investasi ulang dan 50 % untuk penambahan pengeluaran yang ada, sehingga tingkat kenaikan pemasukan akan dua kali lipat dari tingkat kenaikan pengeluaran

13. law of tree

Hukum ini menyatakan ada tiga kaki untuk menopang financial independent yaitu: saving, insurance, dan investment. Penting untuk membuat benteng yang kokoh dengan tiga fondasi ini kepada kita dan kepada orang yang kita cintai.

Hukum ini juga menyatakan saving minimal adalah 6 bulan kebutuhan hidup kita, sehinggga bila terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan maka kita sudah siap hingga 6 bulan kedepan. Dengan memiliki saving ini kita memiliki ketenangan dan fokus pada usaha kita.

Hukum ini juga menyatakan harus membutuhkan asuransi untuk keadaan yang tidak terduga, dan terakhir hukum ini menyatakan kita harus investasi sampai hasil investasi minimal dengan uang gaji yang telah ada, sehingga bisa fokus pada enterpreneur

14. law of investing

Hukum ini menyatakan untuk melakukan investing kita harus melakukan investigate terlebih dahulu dan banyaknya waktu kita untuk menyelidiki adalah sama dengan kualitas kita memperoleh uang tersebut, jangan terburu buru untuk investasi karena kita membutuhkan waktu yang lama untuk mengakumulasikannnya.

Hukum ini juga menyatakan susah untuk mendapatkan uang tapi sangat mudah untuk menghilangkannya. Hukum yang merupakan rahasia sukses investasi Warren Buffet yaitu hanya ada dua peraturan bagi dia, yaitu peraturan pertama tentang investasi adalah jangan sampai modal hilang, dan bila ada peluang bagus maka peraturan kedua adalah jangan sampai modal hilang.

Hukum ini jua menyatakan bila kita siap untuk kehilangan uang sedikit maka pasti kita akan kehilangan banyak. Dan selalu investasi kepada orang yang ahli dan kita sudah mengerti

15. law of compound interest

Hukum dikatakan oleh Albert Einstein adalah merupakan keajaiban dunia kedalapan, bila kita bisa menemukan investasi yang hasil investasinya dimasukkan kembali maka dikatakan financial independent sudah menjadi milik kamu, hal ini bisa dilakukan dengan memasukkan uang kita kedalam reksa dana yang fund managernya terpecaya.

Reksana dana akan mendoublekan uang anda selama 5 tahun, dan hukum compund interest berlaku pada reksadana yang dikelola oleh fund manager yang handal. Hukum compound interest hanya berlaku bila tidak pernah diambil sampai target tujuannya tercapainya

16. law of accumulation

Hukum ini menyatakan setiap orang yang sudah mencapai financial independent adalah hasil akumulasi dari setiap usaha, pengorbanan, dan pembelajarannya. Sewaktu kita melakukan usaha pertama kali memang hasilnya tidak keliatan tapi dengan seiring waktu semua usaha dan pengorbanan kita terakumulasi menjadi hasil yang besar, tujuan utama ini adalah kita membuat momentum yang semakin lama semakin cepat dan semakin mudah. Energi terbesar adalah sewaktu memulai tapi sudah sewaktu berjalan, energi untuk terus menjalankannya tidak besar dan mudah

17. law of magnetism

Hukum ini menyatakan semakin banyak uang yang kita tabung dan kita akumulasi, maka uang akan semakin senang mendekati kita dan menjadi milik kita. Uang akan pergi kemana dia merasa dihargai, seperti magnet menarik besi. Hukum ini juga menyatakan membutuhkan uang untuk menarik uang, maka kita harus mulai investasi dari dini dan keputusan kita akan semakin matang

18. law of accelerating acceleration

Hukum ini menyatakan semakin cepat kita mendekati uang dan sukses maka akan semakin cepat uang dan sukses mendekati kita dari delapan penjuru. Setiap orang yang sudah mencapai financial independent sebelumnnya, dia bekerja sangat keras sampai ketemu dengan satu peluang yang bagus dan bila telah didapatinya maka semua peluang bagus akan datang kepada dia dari bermacam-macam penjuru.

Dia juga akan sangat kesulitan untuk mengambil peluang terbagus dari semua peluang bagus, dan ini juga akan berlaku kepada kamu suatu saat di masa depan. Hukum ini juga menyatakan hasil dari 80 persen hidup kita merupakan waktu dari 20 persen terakhir yang kita investasikan

19. law of stock market

Hukum ini menyatakan setiap lembar presentasi saham menyatakan kepemilikan presentasi dari perusahaan tersebut yang berimbang antara hukum penawaran dan pembelian pada keadaan saat itu saja. Hukum ini juga menyatakan invesatasi saham teraman adalah investasi dengan long term yang untuk beberapa tahun tidak naik secara value tapi tiba tiba melejit dengan cepat.

Investasi dengan saham yang terbaik adalah long term dan terus memegang saham tersebut selama perusahaan itu bisa menghasilkan cashflow yang bagus

20. law of real estate

Hukum ini menyatakan harga sebuah properti akan bergantung pada kemampuan untuk menghasilkan uang di masa depan. Hukum ini juga menyatakan kita untung sewaktu kita beli bukan sewaktu menjual, dan meresialisasikannya sewaktu dijual.

Contoh real estate yang untung sewaktu beli adalah bila ada warisan rumah, ada perceraian, pindah ke daerah lain, maka pada umumnya akan jual murah karena butuh mencairkannya kedalam tunai dengan cepat. Hukum ini juga menyatakan ada 3 peraturan untuk membeli properti yaitu : 1 lokasi, 2 lokasi dan 3 lokasi.

Hukum ini juga menyatakan real estate tergantung dengan keadaan ekonomi pada wilayah tersebut, bila di wilayah tersebut pemasukan rata2 tinggi maka harga properti akan tinggi. Dan tingkat kenaikan properti adalah 3 kali dari tingkat pertumbuhan penduduk dan 2 kali dari inflasi

21. law of internet

Hukum ini menyatakan internet adalah alat paling ampuh dan paling cepat untuk berkomunikasi sehingga membuat banyak peluang peluang baru yang sebelumnya tidak ada, dan kekayaan perusahan internet sangat cepat berkembang. Ada tiga rahasia untuk membangun perusahaan internet yaitu faster,cheaper,and easier kita hidup dijaman semua orang tergesa gesa, bila seseorang membutuhkan barang, maka dia menginginkannya kemarin sudah didapatkannya, semakin tinggi kualitas komunitasnya maka semakin tinggi nilai perusahaan internet tersebut

Kita hidup di jaman yang paling mudah untuk mendapatkan, menyimpan dan menginvestasikan uang yang ada


Best Regards

Rino Rachmat

Tanpa Agunan Tetap Bisa Kredit

Masih soal kredit. Pada beberapa nomor yang lalu, kita telah membahas tentang produk-produk kredit di bank. Sekarang, saya akan membahas tentang produk kredit yang beberapa bulan terakhir ini cukup gencar dipromosikan: KREDIT TANPA AGUNAN.

Kita anggap saja Anda ingin membuka usaha yang berskala kecil, renovasi rumah, bayar uang muka kendaraan, atau bahkan untuk membeli komputer seperti permintaan anak Anda. Tapi Anda tidak punya uang. Padahal, keperluan tersebut di atas kelihatannya tidak bisa ditunda lagi. Kalau menunggu Anda mengumpulkan uang sedikit demi sedikit, mungkin keperluan tersebut baru akan terbeli satu dua tahun lagi. Wah, kelihatannya tidak ada jalan lain. Anda harus pinjam uang. Pinjam ke teman atau keluarga, wahgengsi dong.

Mungkin Anda pun mulai mempertimbangkan untuk mencari pinjaman ke bank. Kemudian Anda datang ke bank dan bertemu dengan petugasnya (petugas bank yang kerjanya mengurusi produk kredit dikenal dengan istilah account officer). Si petugas itu mengatakan bahwa kalau Anda ingin mendapatkan pinjaman dari bank, Anda harus melengkapi persyaratannya. Salah satu syaratnya adalah dengan menjaminkan harta yang Anda miliki ­ seperti rumah dan mobil. Dengan demikian, kalau Anda kebetulan tidak bisa mengembalikan pinjaman, Anda bisa menyerahkan rumah atau mobil tersebut sebagai pengganti kredit Anda yang macet.

Anda lalu berpikir, wah saya sudah punya rumah dan mobil. Boleh juga nih, begitu pikir Anda. Oke deh. Anda lalu mengisi formulir aplikasi kredit yang diberikan bank kepada Anda. Anda mulai mengisi nama Anda, alamat, pekerjaan, termasuk nilai rumah atau mobil yang Anda miliki.

Tapi tunggu dulu. Setelah diperiksa, ternyata pihak bank menyimpulkan bahwa rumah atau mobil yang Anda jaminkan ternyata nilainya dianggap tidak cukup atau tidak sebanding dengan jumlah uang yang ingin Anda pinjam. Apa yang terjadi? Pinjaman Anda ditolak. Wah, kecewa berat deh.

AGUNAN JADI KENDALA

Susah amat ya? Yang punya rumah dan mobil saja belum tentu bisa mendapatkan pinjaman dari bank, apalagi yang belum punya. Perlu Anda ketahui, bahwa bila Anda ingin meminjam uang sebesar, misalnya Rp 70 dari bank, maka Anda tidak akan mendapatkan pinjaman itu bila harta yang Anda jaminkan cuma bernilai Rp 50. Bahkan kalau harta Anda tersebut nilainya Rp 70 juga, maka Anda tetap belum bisa mendapatkan pinjaman sebesar Rp 70 tersebut dari bank. Anda baru akan mendapatkan pinjaman itu kalau nilai jaminan Anda sekitar Rp 100. Jadi, nilai harta jaminan Anda harus lebih besar daripada jumlah uang yang Anda pinjam.

Selain itu, bank juga memiliki sejumlah pertimbangan lain dalam menilai jaminan Anda, seperti bagaimana kondisinya, lokasinya, nilai penyusutannya, keabsahan dokumennya, dan lain sebagainya sehingga secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa harta yang Anda jaminkan tersebut tidak berisiko, cukup layak, dan bisa dijual dengan mudah.

Situasi seperti itulah yang mungkin menjadi kendala buat sebagian dari mereka yang ingin meminjam uang dari bank, di mana mereka tidak memiliki harta yang “cukup” untuk bisa dijaminkan. Nah, disinilah bank lalu mengeluarkan produk kredit yang tidak mensyaratkan adanya jaminan, dan ­ lebih bagus lagi kalau ­ pinjaman tersebut bisa digunakan untuk tujuan apa saja. Produk kredit seperti ini disebut Kredit Tanpa Agunan (selanjutnya kita sebut KTA).

Wah, enak ya? Kita bisa pinjam uang tanpa perlu menjaminkan harta yang kita miliki. Betul, memang enak. Pada saat ini sudah ada beberapa bank yang mengeluarkan produk KTA. Sebagian dari Anda mungkin sudah sering melihat produk seperti ini diiklankan besar-besar di pinggir jalan, atau bahkan di media massa.

KTA dapat diajukan oleh siapa pun, baik karyawan, profesional, maupun wirausahawan. Termasuk Anda. Bedanya dari produk pinjaman biasa, nilai pinjaman Anda dibatasi. Ini karena tidak adanya harta yang dijaminkan sehingga otomatis risiko bank sebagai pemberi pinjaman akan semakin tinggi. Di sinilah biasanya nilai pinjaman pada produk KTA dibatasi, yaitu antara Rp 5 juta sampai dengan Rp 50 juta saja. Jangka waktu kreditnya juga dibatasi agar tidak terlalu panjang, yaitu antara 1 sampai dengan 3 tahun.

KTA dapat Anda manfaatkan untuk tujuan apa saja. Anda bisa menggunakannya untuk tujuan konsumtif, seperti membayar biaya pendidikan anak Anda, membiayai pernikahan, atau merenovasi rumah. Di samping itu Anda bisa juga menggunakan KTA untuk tujuan produktif seperti membiayai modal awal suatu usaha, membeli persediaan barang dagangan, membeli mesin, membeli perlengkapan kantor, atau membiayai kebutuhan modal kerja lainnya.

Bisa juga Anda memanfaatkan KTA untuk melengkapi atau menutupi kekurangan dana dari pinjaman lainnya bila Anda memang memilikinya. Sebagai contoh, bila sebelumnya Anda memiliki pinjaman di bank di mana rumah Anda disertakan sebagai jaminannya, Anda masih tetap dapat mengajukan KTA. Yang penting penghasilan Anda (setelah dipotong biaya rumah tangga dan biaya lainnya, termasuk didalamnya biaya cicilan kredit bank yang sudah Anda miliki sebelumnya) masih cukup untuk membayar cicilan KTA.

Atau bila Anda ingin membeli rumah baru secara kredit melalui KPR (Kredit Pemilikan Rumah), maka bank biasanya tidak akan membiayai seluruhnya. Ia akan meminta Anda membayar uang muka dari Anda sebesar sekitar 30%, dan sisanya dibiayai oleh bank untuk lalu Anda cicil. Nah, bila Anda tidak memiliki uang muka yang 30% itu, Anda bisa mendapatkannya dengan mengambil KTA.

Dengan demikian, KTA dapat memenuhi tujuan keuangan apa saja sehingga dapat digunakan dalam situasi dan kondisi kebutuhan Anda. Walaupun demikian, saya tidak menyarankan Anda mengambil KTA jika kebutuhan yang harus Anda biayai tersebut masih bisa dicukupi dengan dana Anda saat ini.

KTA memang memberi Anda keleluasaan dalam mengelola keuangan Anda, tapi kondisi, persyaratan, dan sanksi yang menyertainya bisa dikatakan sama dengan produk pinjaman bank pada umumnya. Sehingga kendati lebih fleksibel, komitmen Anda akan sama besar dengan jika Anda memiliki kewajiban pada produk pinjaman lain yang menyertakan jaminan.

Jadi, lihat dulu situasi dan kondisi keuangan Anda sebelum Anda mengambil KTA. Karena produk kredit ­ seharusnya ­ dibuat untuk memudahkan hidup Anda, bukan malah memperberat Anda. Selamat mempertimbangkan.

Sumber : perencanakeuangan.com

%d blogger menyukai ini: