WWF Ajak Publik Kirim Kartu Pos ke Polisi Hutan

Harimau Sumatra
Jual Tas Bayi HDY Baby Diaper Bag @ http://TasBayi.JawaraShop.com

WWF mengajak masyarakat untuk mengapresiasi polisi hutan lewat aksi “CARDS 4 TIGER”. Masyarakat diajak untuk mengirim kartu pos langsung maupun pnline kepada polisi hutan penjaga habitat harimau.

Aksi ini digelar untuk memperingati Hari Harimau Internasional yang jatuh pada Minggu29 Juli 2012 dan World Ranger Day yang jatuh pada Selasa 31 Juli 2012. Aksi ini tidak hanya dilakukan oleh WWF Indonesia, tetapi juga seluruh dunia.

Polisi hutan Indonesia yang terpilih menerima kartu pos adalah Rusli Siregar, Kepala Resor Suaka Margasatwa Bukit Rimbang – Bukit Baling, Provinsi Riau, yang menjadi salah satu habitat penting harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae).

Rusli memulai menjadi polisi hutan sejak tahun 1990 dengan menjaga Resor Petai di Suaka Margasatwa Balaisejak. Dengan keterbatasan fasilitas, kini Rusli bersama 2 rekannya terus melakukan pengawasan.

Baca lebih lanjut

Ketika “Harimau” Pesan KFC Tanpa Kemasan Perusak Hutan

Kemasan KFC Merusak  Hutan

Minggu, 8 April lalu, beberapa warga Jakarta yang sedang santai di kawasan bebas kendaraan (Car Free Day) di Bundaran HI, Jakarta terkejut dan heran melihat “Harimau Sumatra” yang tiba-tiba berkeliaran.

“Harimau” itu tampak kelelahan membawa buntalan yang diletakkan di ujung tongkat kayu yang dipikulnya. Binatang yang hampir punah itu menyusuri “hutan” beton Jakarta sembari membawa secarik kertas kardus bertuliskan “Tolong Hutanku Hilang”.

Ternyata si belang tak sendiri di ibukota. Beberapa minggu setelah “Datuk” – panggilan hormat Harimau oleh masyarakat Sumatra ini muncul di sejumlah tempat keramaian di Jakarta, bersama ratusan keluarganya menggeruduk Kantor Kementrian Kehutanan RI.

Mereka minta Kementrian Kehutanan untuk menghentikan penghancuran rumah hutan habitat mereka di Sumatra yang dihancurkan oleh perusahaan besar terutama Asia Pulp and Paper (APP).

Kemasan KFC Merusak Hutan

Baca lebih lanjut

Jelang Dibantai, Orang Utan Ini Peluk Anaknya

Orang Utan
Jual Tas Bayi HDY Baby Diaper Bag @ http://TasBayi.JawaraShop.com

Dalam gambar, tujuh pria mengepungnya. Induk orangutan yang sedang hamil dan anaknya tersudut. Sadar tak bisa lagi melawan, keduanya berpelukan erat.

“Beruntung kedatangan kami tepat waktu. Telat beberapa menit saja keduanya sudah tak bernyawa,” kata Dr. Signe Preuschoft, pakar primata yang kini bergabung dengan lembaga nirlaba Four Paws. Laporan tentang pembantaian orangutan di Kalimantan penjadi topik utama bahasan media Inggris itu akhir pekan ini.

Menurut Daily Mail, pemburu Indonesia “rajin” membantai orangutan saat membuka hutan untuk perkebunan. Perusahaan perkebunan memberi iming-iming imbalan minimal Rp 950 ribu untuk satu kepala orangutan. Binatang ini dianggap hama perkebunan.

Sebelum penyelamatan itu, tim Four Paws telah menjelajahi berbagai wilayah di Kalimantan, baik yang masuk wilayah Indonesia maupun Malaysia, dan menemukan banyaknya orangutan yang sudah dibantai.

Deforestasi telah secara dramatis mengurangi habitat orangutan, kata Preuschoft. Jumlah mereka telah turun tajam dari 250 ribu ekor pada beberapa dekade lalu menjadi hanya 50 ribu saja di alam liar saat ini.

Banyak perusahaan perkebunan tak mengakui telah memberi imbalan kepada pemburu. Namun, sudah bukan rahasia di antara warga imbalan bagi kepala orangutan memang menggiurkan. Bukti pembantaian muncul September lalu, ketika kuburan dan tulang belulang ditemukan berceceran di ladang perkebunan.

Baca lebih lanjut

Reaktor Nuklir Jepang Meledak : Tinjau Ulang penggunaan PLTN di Indonesia

Wiedz : Biar adil, sebaiknya reaktor nuklir Indonesia ditempatkan di pulau terpencil dan dihuni oleh orang-orang yang mendukung pembangunannya. Biar mereka bisa merasakan kekhawatiran terpapar radiasi nuklir bagi diri dan keluarganya.

Termasuk para peneliti Batan, politikus, pengamat ekonomi, dan semua orang yang akhir-akhir ini gencar mempromosikan pembangunan reaktor nuklir di Indonesia. Jangan cuma bisa berkoar-koar bahwa reaktor nuklir aman, tapi orang lain yang disuruh menanggung resikonya.

Soal kemampuan, mungkin kita sudah sanggup untuk mendirikan reaktor nuklir. Tapi dari sisi budaya, disiplin, dan etos kerja yang cenderung menggampangkan prosedur standar, jelas bangsa Indonesia kalah jauh dari Jepang.

Reaktor Nuklir Jepang Meledak : Tinjau Ulang penggunaan PLTN di Indonesia

Ahli energi, Lilo Sunaryo mengatakan Indonesia harus belajar dari musibah di Jepang dengan meninjau ulang keinginan menggunakan energi nuklir dengan membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). “Jepang yang memiliki disiplin tinggi dan teknologi canggih saja kewalahan. Apalagi Indonesia yang belum punya pengalaman,” kata Lilo Sunaryo yang juga Koordinator Masyarakat Reksa Bumi ini, Jumat.

Bahkan, lanjut Lilo, negara maju lainnya juga sudah mulai meninggalkan PLTN dan sebagian lain meninjau ulang pembangunan PLTN. Oleh karena itu, Indonesia seharusnya tidak memerlukan PLTN. Menurut Lilo, PLTN adalah teknologi yang belum tuntas, karena selain menghasilkan listrik juga menghasilkan zat berbahaya yang dapat mengakibatkan kanker dan penyakit lainnya. Zat yang dihasilkan selain listrik tidak bisa dimanfaatkan kecuali untuk bom atom.

Reaktor Nuklir Jepang Meledak : Tinjau Ulang penggunaan PLTN di Indonesia

“Saat ini dunia tidak dalam situasi perang dingin. Oleh karena itu, penggunaan energi alternatif lain harus dimaksimalkan,” katanya. Sejumlah energi alternatif tersebut seperti energi surya, angin, panas bumi, gelombang tinggi, arus laut, dan limbah pertanian (jerami). Energi alternatif tidak akan habis karena selalu disiapkan alam. Begitu juga dengan energi limbah pertanian akan selalu ada, selama masyarakat masih mengkonsumsi beras.

Sementara sumber energi seperti minyak, gas, batu bara, dan uranium pasti habis jika selalu ditambang. Indonesia, lanjut Lilo, baru menggunakan energi alternatif sebesar 0,5 megawatt. Lilo menegaskan bIndonesia tidak perlu hidup dengan risiko tinggi dengan menggunakan energi PLTN. “PLTN hanya menguntungkan pabrik, tidak untuk rakyat,” tandas Lilo Sunaryo.

Sumber Foto & Artikel : Detik ArRahmah

Jual HDY Baby Diaper Bag @ http://TasBayi.JawaraShop.com

Widya Wicaksana Widya Wicaksana
08180-800-6625
(021) 9550-6400
http://www.JawaraShop.com

Jual Laptop Bag Aidea @ http://TasLaptop.JawaraShop.com

Proyek Hutan Sahara : Mengubah Gurun menjadi Oasis

Proyek Hutan Sahara (mengubah gurun menjadi Oasis) Jual Sandal Nama @ http://JawaraShop.com

Pada tahun 2008, sebuah proposal Sahara Forest Project, sebuah solusi berkesinambungan luar biasa bagi kelangkaan sumber daya yang akan mengubah padang gurun Sahara menjadi sumber makanan, air, dan energi. Norwegia dan Yordania baru-baru ini menanda tangani kesepakatan untuk pengembangan sistem perintis Sahara Forest Project di sejengkal lahan di kawasan pantai di Yordania.

Kelompok ini juga akan melakukan sejumlah penelitian di Yordania, dengan dukungan finansial dari otoritas Norwegia. Lokasi ujicoba yang dipilih adalah lahan seluas 200 ribu meter persegi di Aqaba, sebuah kota pesisir di selatan Yordania, dekat dengan pantai Laut Merah. Perjanjian ini juga mengamankan sebuah lahan tambahan seluas 2 juta meter persegi untuk ekspansi berikutnya.

Sahara Forest Project menggabungkan Concentrated Solar Power (CSP) dan rumah kaca air laut untuk menyediakan energi terbaharui dan solusi agrikultural berkesinambungan dalam jumlah besar, pada dasarnya mengubah salah satu lingkungan paling tidak ramah menjadi oasis yang subur.

Gambaran Oasis yang akan di Bangun di Sahara

Proyek Hutan Sahara (mengubah gurun menjadi Oasis)

Rumah kaca air laut menggunakan tenaga surya untuk mengubah air laut menjadi air segar yang kemudian digunakan untuk menyirami sayuran dan ganggang segar (untuk menyerap CO2). CSP menyediakan energi untuk menghidupkan seluruh operasi.

CSP menggunakan ribuan cermin untuk mengarahkan cahaya matahari ke sebuah pemanas air, memanaskannya sampai suhu 1000 Fahrenheit lebih. Pemanas ini memproduksi uap, yang menggerakkan sebuah turbin untuk menciptakan energi.

Proyek Hutan Sahara (mengubah gurun menjadi Oasis)

Baca lebih lanjut

10 Ponsel Paling ‘Tak Ramah’ Lingkungan

https://supermilan.wordpress.com
Pemanasan global agaknya membuat banyak pihak untuk lebih berhati-hati dalam mengambil kebijakan yang berimbas pada lingkungan, termasuk juga dalam memilih sebuah ponsel. Menurut riset terbaru yang dilakukan oleh O2, 44 persen dari konsumen mengaku bahwa faktor lingkungan mempengaruhi mereka dalam memilih ponsel yang akan mereka gunakan.

Lalu apa saja ponsel-ponsel yang ramah lingkungan dan tidak ramah lingkungan?

Seperti dilansir oleh situs The Telegraph, O2 telah mengurutkannya. Ternyata, kebanyakan ponsel yang ramah lingkungan adalah ponsel-ponsel besutan Sony Ericsson dan Nokia. Ponsel Sony Ericsson Elm menduduki urutan pertama di daftar ponsel paling ramah lingkungan, dengan skor eco rating 4,3 dari skor maksimal 5.

Sementara ponsel-ponsel lain yang juga ramah lingkungan adalah :

  • Nokia 6700 (Eco rating 4)
  • Nokia C7 (Eco rating 4)
  • Nokia 1800 (Eco rating 4)
  • Samsung GT-S8500 (Eco rating 4)
  • Sony Ericsson Zylo (Eco rating 4)
  • Sony Ericsson Xperia X10 Mini pro (Eco rating 4)
  • Sony Ericsson Xperia X10 Mini (Eco rating 4)
  • Sony Ericsson Vivaz Pro (Eco rating 3.9).

Adapun ponsel-ponsel yang paling tidak ramah lingkungan adalah : LG Etna (2,7), Palm Pre Plus (2,7), LG Chocolate (2,9), LG Cookie (2,9), HTC HD2 (2,9), LG G350 (3,1), LG GW300 Etna 2 (3,1), Samsung C3050 (3,1), dan Sony Ericsson Satio (3,1).

Skor-skor tadi pun, semuanya berdasarkan data yang diberikan oleh masing-masing pembuat ponsel, mulai dari bahan-bahan yang mereka gunakan, perkiraan usia perangkat itu, efisiensi energi, serta kemudahan ponsel itu untuk didaur ulang. Setiap handset akan mendapatkan poin lebih, ketika memiliki fitur tambahan seperti kamera, atau pemutar musik, sehingga penggunanya tak perlu lagi membeli perangkat elektronik tersendiri.

Selain itu, poin-poin juga diberikan berdasarkan kinerja etis perusahaan pembuat ponsel itu, prinsip-prinsip lingkungan, serta standar buruh di jaringan suplai mereka. “Konsumen kini semakin menyadari efek sosial dan lingkungan dari sebuah teknologi yang mereka beli, dan kami percaya transparansi produk-produk seperti ini akan membantu mereka untuk membuat pililhan yang lebih ‘hijau’,” kata Ronan Dunne, Chief Executive O2 kepada Telegraph.

Hingga kini tak kurang dari empat miliar ponsel digunakan di seluruh dunia. Diperkirakan ponsel-ponsel tadi menghasilkan lebih dari 100 ton jejak karbon (carbon footprint) setiap tahun.

Berikut Daftar Ponsel Paling Tak Ramah Lingkungan :

1. LG Etna <Eco rating, 2.7>

LG Etna

2. Palm Pre Plus <Eco rating, 2.7>
Palm Pre Plus

Baca lebih lanjut

Katak Pinokio Spesies Baru dari Papua

Katak pohon Litoria sp. nov Jual Baby Bag HDY @ http://TasBayi.JawaraShop.com
Katak Pohon Litoria sp. nov (Foto : Antara)

Sebuah ekspedisi ilmiah menemukan sejumlah spesies baru di Pegunungan Foja, di Pulau Guinea Baru, Provinsi Papua. Salah satunya jenis katak baru yang pantas disebut katak Pinokio karena memiliki bagian tubuh memanjang di mukanya.

Spesies baru itu yakni katak (Litoria sp nov) yang diamati memiliki benjolan panjang pada hidung seperti pinokio yang menunjuk ke atas bila ada ajakan dari jenis jantan serta mengempis dan mengarah ke bawah bila aktivitasnya berkurang. Katak ini ditemukan herpetologis, Paulus Oliver, secara kebetulan.

Kepala Komunikasi Conservation International (CI) Elshinta S Marsden di Jakarta, mengatakan, katak tersebut merupakan salah satu dari sekian banyak spesies baru yang ditemukan selama Conservation International’s Rapid Assessment Program (RAP) pada tahun 2008. Ekspedisi ini merupakan kolaborasi ilmuwan dari dalam dan luar negeri, termasuk para peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Selain katak pinokio, spesies baru yang ditemukan lainnya, antara lain, tikus besar berbulu, tokek bermata kuning berjari bengkok, merpati kaisar, walabi kerdil (Dorcopsulus sp nov) anggota kanguru terkecil di dunia, serta seekor kanguru pohon berjubah emas yang sudah sangat langka penampakannya, dan sangat terancam keberadaannya karena perburuan dari bagian wilayah Guinea Baru lainnya.

Kejutan terbesar dari ekspedisi itu datang ketika seorang ornitologis, Neville Kemp, melihat sepasang merpati kaisar yang baru ditemukan (Ducula sp nov) dengan bulu-bulu yang terlihat berkarat, agak putih, dan abu-abu.

Temuan lainnya yang direkam selama survei RAP itu, antara lain, kelelawar kembang baru (Syconycteris sp nov) yang memakan sari bunga dari hutan hujan, seekor tikus pohon kecil (Pogonomys sp nov), seekor kupu-kupu hitam dan putih (Ideopsis fojana) yang memiliki hubungan dengan jenis kupu-kupu raja pada umumnya, dan semak belukar berbunga yang baru (Ardisia hymenandroides).

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: