Bintang Sepakbola Spanyol Mengajarkan Pentingnya Dukungan Keluarga

Spanyol Juara Euro 2012
Jual Tas Bayi HDY Baby Diaper Bag @ http://TasBayi.JawaraShop.com

Sebuah kegembiraan luar biasa yang dirasakan oleh pemain tim nasional Spanyol pagi dini hari, 2 Juli 2012. Gelar juara Piala Eropa UEFA melengkapi tiga gelar juara secara berturut. Setelah menikmati gelar juara Piala Eropa Tahun 2008, kemudian Piala Dunia FIFA Worldcup tahun 2010, kini UEFA Europe Cup 2012 menjadi pelengkap kebahagiaan mereka.

Tim Nasional (Timnas) Sepakbola Spanyol mengalahkan Timnas Italia dengan skor meyakinkan 4-0. Gol Timnas Spanyol diciptakan oleh David Silva dan Jordi Alba di Babak pertama lalu dilengkapi oleh Fernando Torres dan Juan Mata di akhir Babak kedua. Sebuah pertandingan yang terlihat sangat dodominasi Spanyol.

Beberapa pemain juga merasakan kegembiraan berlipat karena setelah mereka usai merengkuh juara di klubnay masing-masing kini gelar akbar di benua Eropa juga direngkuh. Sebut saja David Silva baru saja menikmati sensasi merengkuh juara Liga Primer Inggris, kini bisa disebut sebagai pahlawan dalam laga akbar ini.

Spanyol Juara Euro 2012

Juga Juan Mata dan Fernando Torres, setelah klubnya meraih gelar Champion League Eropa, mereka kembali menyumbangkan gol sangat berharga di laga final Piala Eropa. Tak ketinggalan, Kapten tim spanyol, Iker Casillas, yang menjadi pahlawan penyelamat gawang Spanyol begitu berbahagia karena setelah mengantarkan klubnya, Real Madrid menjadi Juara La Liga Spanyol, kini menjadi kapten tim yang mengantar negaranya memimpin meraih tiga gelar dunia.

Hal yang sangat menarik rasa emosional pemirsa sepakbola dunia adalah kehadiran anak-anak para pemain Spanyol di lapangan. Usai memenangi laga akbar ini, para pemain secara bersama menggendong anak-anaknya dan membawanya bermain di lapangan. Fenando Torres dan anak-anaknya menjadi sorotan utama para pemirsa dunia.

Spanyol Juara Euro 2012

Baca lebih lanjut

Fabio Cannacaro : Ronaldikin is the Real Ronaldinho

Jual Tas Bayi HDY Baby Diaper Bag @ http://TasBayi.JawaraShop.com
Kedatangan para bintang sepakbola dunia Fabio Cannavaro & Marco Materazzi (eks pemain timnas Italia), Edgar Davids (eks pemain timnas Belanda), Robert Pires (eks bintang timnas Prancis), Denilson dan Djalminha (eks pemain timnas Brasil) membawa berkah dan kesuksesan untuk publik sepak bola Indonesia.

Masih ingat dengan Ronaldikin? Sosok pemain yang mempunyai nama asli Sodikin ini mendapat berkah tersendiri dengan kedatangan para pemain-pemain sepak bola dunia ke Indonesia. Dan sepertinya Si Ronaldikin ini bakalan menjadi orang terkenal dadakan di luar negeri.

Fabio Cannavaro - Ronaldikin - Robert Pires

Jum’at malam kemarin Fabio Cannavaro mengunggah foto bareng Ronaldikin dan memposting ke akun twitternya dan mengatakan “Ronnie yang asli“. Dalam foto tersebut tampak wajah Cannavaro sangat gembira dan bangga bisa berfoto bersama Ronaldikin.

Postingan tersebut langsung menarik perhatian Wesley Sneijder (gelandang In**r Milan).

Fabio Cannavaro - Ronaldikin

Melalui akun resminya @Sneijder101010 , Sneijder membalas postingan Cannavaro tersebut dengan mengatakan “Apa kamu gila. haha”. Tak hanya membalas postingan saja, Snijder juga me-retweet foto ‘mesra’ Cannavaro dengan Ronaldikin tersebut agar bisa diliat para ribuan followernya.

Berasa reuni dengan Ronaldinho, Cannavaro?

Sumber : Bola.net

Peluang Usaha Produk Immunocal @ http://immunocalnetwork.com

www.mylivesignature.com/signatures/85877/supermilan/a1928e8a96a55f7092e99c05bb990dff.png Widya Wicaksana
08180-800-6625
(021) 9550-6400
http://www.JawaraShop.com

Jual Aksesoris Martapura @ http://aksesorismartapura.com

Memalukan! Saat SEA Games Palembang, Lagu Kebangsaan Negara Lain Malah Dicemooh

Pebulutangkis Singapura tampak berkaca-kaca saat lagu kebangsaannya disoraki suporter Indonesia

Pebulutangkis Singapura tampak berkaca-kaca saat lagu kebangsaannya disoraki suporter Indonesia

Tidak hormat pada Lagu Kebangsaan kepada mana-mana pasukan yg bertanding adalah sikap tidak bertamadun. Kurang lebih seperti itulah tweet dari salah satu pendukung calon lawan kita di final sepakbola SEA Games, Malaysia. Saya selaku manusia berpaspor Indonesia tentunya sedikit terdiam membaca tweet pendek itu.

Kita tentu ingat bagaimana nyaris tidak pernah leluasa atlit negeri jiran itu mendengar lagu kebangsaan mereka dengan khidmat di ajang yang konon merupakan event untuk mempererat persahabatan bangsa-bangsa asia tenggara ini.

Wajar lah, mereka rival kita ~ sebersit bisikan dari makhluk merah bertanduk di pundak kiri, memberi pembenaran atas perlakuan kita tadi. Oke, saya terima sampai kemarin alasan itu, meski saya tahu itu salah. Tapi pandangan saya langsung berubah 180 derajat setelah menyaksikan final tunggal putri bulutangkis yang dimenangkan Singapura. Rival berat kita jugakah mereka? Berhakkah kita melecehkan lagu kebangsaan mereka?

Berikut petikan berita media utama di Singapura:

.the 5,000-strong crowd showed their displeasure by booing the 21-year-old Singaporean, and drowned out “Majulah Singapura” by singing the Indonesian anthem during the medal ceremony. (Channel News Asia, Singapura)

Ya, kita sebagai bangsa lewat event SEA Games ini pun telah memiliki “citra” baru sebagai bangsa yang tidak bisa menghormati lagu kebangsaan negara lain. Hal yang sama juga dialami Vietnam dalam semifinal sepakbola kemarin ataupun Thailand di pertandingan sebelumnya. Namun “korban” utama perbuatan tidak beretika itu tentulah tetap sang negeri semenanjung melayu, yang hampir di seluruh event selalu dicemooh lagu kebangsaannya.

…..An editorial in the Malaysian Star railed against the “shame” of Indonesian fans jeering Malaysia’s national anthem during the group game — a feature of this year’s Games. (Bangkok Post, Thailand)

Baca lebih lanjut

Irfan Bachdim, Korban Intrik PSSI?

Irfan Bachdim

https://supermilan.wordpress.com

Tidak dipasangnya Irfan Bachdim sebagai pemain starter line up saat pertandingan Final leg pertama, apakah ada kaitannya dengan rencana PSSI yang akan mendepaknya dari Timnas Indonesia? Tidak jelas, karena tidak ada kabar yang mengkonfirmasikan tentang hal itu. Tapi yang jelas, Irfan memang baru diturunkan setelah babak kedua sudah memasuki waktu paruh kedua menjelang berakhirnya pertandingan.

Dimana pada pertandingan itu, yang diselenggarakan pada hari Minggu tanggal 26 Desember 2010 di stadion Bukit Jalil – Kuala Lumpur Malaysia, Indonesia dikalahkan secara telak oleh Malaysia dengan skor 0-3.

Sebagaimana diketahui, Irfan Harrys Bachdim merupakan pemain yang terdaftar bermain di klub Persema Malang. Dimana pemain muda berbakat ini telah rela melepaskan kewarganegaraan Belanda untuk selanjutnya hanya memiliki satu paspor kewarganegaraan, yaitu paspor warganegara Indonesia.

Saat ini, di klub Persema ini juga telah bergabung Kim Jefrey Kurniawan. Seorang pemain muda berbakat yang juga telah rela melepaskan kewarganegaraan Jerman untuk menjadi warganegara Indonesia.Selain itu, di klub Persema ini juga bergabung pemain asal Kamerun, Sammy Pierre Patrick. Pemain ini, konon katanya, merupakan salah satu pemain yang termasuk dalam perencanaan akan dinaturalisasi.

 

Irfan Bachdim - Christian Gonzales - Kim Kurniawan

Sebagaimana diketahui pula, Persema Malang termasuk di salah satu klub yang berniat hengkang dari LSI (Liga Super Indonesia) atau ISL (Indonesia Super League) untuk bergabung ke liga kompetisi yang merupakan tandingan barunya, yaitu LPI (Liga Primer Indonesia) atau IPL (Indonesia Premier League).

LPI yang diprakarsai oleh Arifin Panigoro ini sudah mengadakan acara peluncuran secara resminya pada hari Rabu tanggal 22 Desember 2010 bertempat di Hotel Kempinski Grand Indonesia, Jakarta. LPI ini menurut beberapa kalangan, mempunyai aturan yang lebih adil bagi klub anggotanya dibandingkan dengan LSI, yang berkaitan dengan pembagian pendapatan yang didapatkan dari hak siar; iklan; sponsor; tiket; serta pendapatan lainnya.

Disamping itu, klub peserta LPI juga dilarang menggunakan dana pemerintah yang disalurkan melalui APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Sedangkan selama ini, klub-klub yang bernaung dibawah LSI untuk membiayai operasionalnya selalu menggunakan dana APBD yang besarnya berkisar antara Rp.10 Milyar sampai dengan Rp.30 Milyar per klub pada setiap satu kali musim kompetisi.

Baca lebih lanjut

Dukung Hendri Mulyadi Jadi Ketua PSSI!!

https://supermilan.wordpress.com
Sebelum laga Indonesia vs Oman, Hendri Mulyadi jelas bukan siapa-siapa. Tapi karena aksi nekatnya masuk lapangan, dia kini jadi pahlawan buat sebagian pencinta sepakbola tanah air. Jadi Ketua Umum PSSI?

Publik Stadion Utama Gelora Bung Karno tengah tertunduk lesu saat laga Indonesia vs Oman masuk masa injury time dan skor menunjuk angka 1-2 untuk keunggulan tim tamu. Soalnya, kekalahan dalam laga tersebut akan membuat Indonesia untuk kali pertama sejak 1996 gagal lolos ke Piala Asia.

Namun sebelum peluit panjang dibunyikan wasit, publik GBK dan jutaan pemirsa yang menyaksikan tayangan langsung ditelevisi dibuat tersenyum menyusul masuknya seorang suporter ke dalam lapangan. Pria yang kemudian diketahui bernama Hendri Mulyadi itu sempat beberapa lama menggiring bola dan mencoba menjebol gawang Oman.

Mungkin awalnya aksi tersebut hanya dianggap sebagai aksi iseng suporter Indonesia, yang memang terkenal sering berulah. Namun belakangan diketahui kalau tindakan pemuda 20 tahun itu merupakan bentuk kekesalan dan kekecewaan atas performa pasukan Merah Putih yang tak kunjung berprestasi dan sering tampil buruk (termasuk dalam laga semalam).

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: