Menghargai Orang Lain : Tolong, Maaf dan Terima Kasih

Tolong Maaf Terima Kasih
Jual Tas Bayi HDY Baby Diaper Bag @ TasBayi.JawaraShop.com

Dikisahkan, di sebuah pesta perpisahan sederhana pengunduran diri seorang direktur. Diadakan sebuah sesi acara penyampaian pesan, kesan, dan kritikan dari anak buah kepada mantan atasannya yang segera memasuki masa pensiun dari perusahaan tersebut.

Karena waktu yang terbatas, kesempatan tersebut dipersilahkan dinyatakan dalam bentuk tulisan. Diantara pujian dan kesan yang diberikan, dipilih dan dibingkai untuk diabadikan kemudian dibacakan di acara tersebut, yakni sebuah catatan dengan gaya tulisan coretan dari seorang office boy yang telah bekerja cukup lama di perusahaan itu.

Dia menulis semuanya dengan huruf kapital sebagai berikut,

Yang terhormat Pak Direktur. Terima kasih karena Bapak telah mengucapkan kata “TOLONG“, setiap kali Bapak memberi tugas yang sebenarnya adalah tanggung jawab saya. Terima kasih Pak Direktur karena Bapak telah mengucapkan “MAAF“, saat Bapak menegur, mengingatkan dan berusaha memberitahu setiap kesalahan yang telah diperbuat karena Bapak ingin saya merubahnya menjadi kebaikan.

Terima kasih Pak Direktur karena Bapak selalu mengucapkan ‘TERIMA KASIH‘ kepada saya atas hal-hal kecil yang telah saya kerjakan untuk Bapak. Terima kasih Pak Direktur atas semua penghargaan kepada orang kecil seperti saya sehingga saya bisa tetap bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan kepala tegak, tanpa merasa direndahkan dan dikecilkan. Dan sampai kapan pun bapak adalah Pak Direktur buat saya. Terima kasih sekali lagi. Semoga Tuhan meridhoi jalan dimanapun Pak Direktur berada. Amin.

Baca lebih lanjut

Belajar Berhitung vs Mengantri


Terima Pesanan Tas Seminar Batik @ JawaraShop.com ##
Seorang guru di Australia pernah berkata:

Kami tidak terlalu khawatir jika anak-anak kami tidak pandai Matematika. kami jauh lebih khawatir jika mereka tidak pandai mengantri.”

Sewaktu ditanya mengapa dan kok bisa begitu? Karena yang terjadi di negara kita justru sebaliknya.

Inilah jawabannya:
Baca lebih lanjut

Harga Asli Sebuah Cincin

Cincin
Jual Tas Bayi HDY Baby Diaper Bag @ TasBayi.JawaraShop.com

Seorang pemuda mendatangi Zun-Nun, seorang sufi dari Mesir, dan bertanya, “Guru, saya tak mengerti mengapa orang seperti anda mesti berpakaian apa adanya, amat sangat sederhana. Bukankah di masa seperti ini berpakaian sebaik-baiknya amat perlu, bukan hanya untuk penampilan melainkan juga untuk banyak tujuan lain…

Sang Sufi hanya tersenyum. Ia lalu melepaskan cincin yg sangat bagus dari salah satu jarinya, lalu berkata, “Sobat muda, akan kujawab pertanyaanmu, tetapi lebih dahulu lakukan satu hal untukku. Ambillah cincin ini dan bawalah ke pasar di seberang sana. Bisakah kamu menjualnya seharga SATU keping emas?

Melihat cincin Zun-Nun yang KOTOR, pemuda tadi merasa ragu, “Satu keping emas? Saya tidak yakin cincin ini bisa dijual seharga itu…”

“Cobalah dulu, sobat muda. Siapa tahu kamu berhasil…

Baca lebih lanjut

Filosofi Matematika

Terima Pesanan Tas Seminar Batik @ JawaraShop.com ##
Pernahkah Anda berpikir:

  1. Mengapa PLUS di kali PLUS hasilnya PLUS?
  2. Mengapa MINUS di kali PLUS atau sebaliknya PLUS di kali MINUS hasilnya MINUS?
  3. Mengapa MINUS di kali MINUS hasilnya PLUS?

Hikmahnya adalah:

  • (+) PLUS = BENAR
  • (-) MINUS = SALAH

1.  PLUS di kali PLUS hasilnya PLUS

Mengatakan BENAR terhadap sesuatu hal yang BENAR adalah suatu tindakan yang BENAR.

Rumus matematikanya:

+ x + = +

2. MINUS di kali PLUS atau PLUS di kali MINUS hasilnya MINUS 

Mengatakan BENAR terhadap sesuatu yang SALAH atau sebaliknya mengatakan SALAH terhadap sesuatu yang BENAR adalah suatu tindakan yang SALAH.

Rumus matematikanya:

+ x – = –

– x + = –

3. MINUS di kali MINUS hasilnya PLUS 

Mengatakan SALAH terhadap sesuatu yang SALAH adalah suatu tindakan yang BENAR.

Rumus matematikanya :

– x – = +

Pelajaran yang terkenal sulit itu ternyata mengandung sarat makna kebenaran, yang bisa kita ambil sebagai pelajaran hidup.

Artikel : Kompasiana
Jual Tas Bayi HDY Baby Diaper Bag @ TasBayi.JawaraShop.com

www.mylivesignature.com/signatures/85877/supermilan/a1928e8a96a55f7092e99c05bb990dff.png Widya Wicaksana
(021) 9550-6400
www.JawaraShop.com

Tas Seminar Batik @ JawaraShop.com

12 Kata “JANGAN MENUNGGU” Yang Perlu Dihindari:

Jangan Menunggu
Terima Pesanan Tas Seminar Batik @ JawaraShop.com ##

1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu akan bahagia.

2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.

3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.

4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan.

5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu.

6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis, tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.

Baca lebih lanjut

Ah yang Lainnya Juga Begitu!


Terima Pesanan Tas Seminar Batik @ JawaraShop.com ##

Suatu hari seorang Ayah membawa keluarganya jalan-jalan naik mobil. Begitu melihat lampu merah baru menyala, mobil tidak segera dihentikan tetapi malah langsung tancap gas, lewat begitu saja. Melihat tindakan ayahnya, sang anak langsung menegur , “lho, lampu merah kok jalan terus yah “.

Mendengar teguran anaknya si ayah menjawab dengan santainya, “Ah, yang lainnya juga begitu ! “. Sambil berucap demikian si ayah menunjuk beberapa pengendara mobil dan sepeda motor yang juga melanggar lampu merah. Mendengar jawaban ayahnya, anak tersebut hanya mengangguk-angguk dan bergumam, “Oooh … “.

Semenetar itu di tengah perjalanan, si ibu tampak dengan santainya membuang bungkus makanan dari sela jendela mobil. Sekali lagi si anak menegur ibunya untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat. Dengan tenang si ibu menjawab ” Ah, yang lainnya juga begitu “, sambil menunjuk banyaknya sampah berserakan di tengah jalan. Kembali si anak bergumam ” Oooh … “.

mobil-buang-sampah-sembarangan

Keesokan hari sang anak bersorak-sorak kegirangan di depan ayahnya. Melihat tingkah anaknya tersebut si ayah keheranan. “Ada apa ?, kok begitu gembira kamu hari ini “. Sambil menyerahkan kertas hasil ulangan matematika, anak tersebut berseru ,” aku dapat nilai sepuluh yah !”. ” Dapat nilai sepuluh ? “, kata ayah setengah tidak percaya, mengingat hasil ulangan matematika anaknya selama ini selalu mendapat nilai di bawah 7.

Bagaimana kamu bisa mendapat nilai sempurna, tadi malam kamu kan hanya main game saja “.Dengan gesit si anak menjawab, “Tadi waktu ulangan kan bisa lihat pekerjaan Dio yang duduk depan aku, Dio itu jago matematika lho Yah ! “. ” Jadi kamu nyontek ?!, ” tanya si ayah dengan penuh kecewa. “Ah yang lainnya juga begitu“, jawab sang anak tanpa perasaan berdosa.

murid-mencontek

Tanpa disadari kita sebagai orang tua sering memberi contoh yang kurang baik. Kita melakukan pelanggaran atau perbuatan tidak terpuji berdasarkan apa yang telah dilakukan kebanyakan orang. Apa yang telah dilakukan banyak orang sering dijadikan alasan pembenaran untuk melakukan kesalahan.

Baca lebih lanjut

Mengapa Harus Berteriak…..??

anger-management
Terima Pesanan Tas Seminar Batik @ JawaraShop.com ## 

Suatu hari sang guru bertanya kepada murid-muridnya, “Mengapa ketika seseorang sedang dalam keadaan marah, ia akan berbicara dengan suara kuat atau berteriak?”

Setelah berpikir cukup lama, seorang murid mengangkat tangan hendak menjawab. Guru pun mempersilakan dia menjawab. Kata murid itu, “Karena saat seperti itu ia telah kehilangan kesabaran.”

Sang guru balik bertanya, “Bukankah lawan bicaranya berada di sampingnya? Mengapa harus berteriak? Apakah ia tak dapat berbicara secara halus?”

Para murid terdiam. Hampir semuanya telah memberikan alasan yang mereka kira benar. Tetapi sang guru sepertinya belum terpuaskan oleh salah satu jawaban dari murid-muridnya.

Menyadari kebuntuan ini, sang guru kemudian berkata, “Ketika dua orang sedang dalam situasi kemarahan, jarak antara ke dua hati mereka menjadi amat jauh, meskipun secara fisik mereka begitu dekat.”

“Tetapi anehnya,” sang guru melanjutkan, “Semakin keras mereka berteriak, semakin mereka menjadi marah dan dengan sendirinya jarak hati yang ada di antara keduanya pun menjadi lebih jauh lagi.”

Para murid semakin tenggelam dalam kekaguman atas jawaban sang guru itu. Ruang kelas semakin sepi dan hening. Sang guru pun melanjutkan, dengan bertanya, “Sebaliknya, apa yang terjadi ketika dua orang saling jatuh cinta?”

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: