Al Quran Berbicara Tentang Asal Usul Bulan

bulan-bintang
GRATIS Kalender Cantik 2013 @ JawaraShop.com ##
Al Qur’an sudah 14 abad lalu menjelaskan asal muasal bulan. Siapa yang menjelaskan pada Rasulullah yang buta huruf itu tentang asal mula bulan ? dan penjelasan Rasulullah ini diperkuat oleh gambar dari NASA ini.

Siapa ya ?
Jawabannya : “Katakanlah Allah ! yang menurunkannya. lalu biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya” (Surah Al Anam ayat 91)

Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (Kebesaran Kami), kemudian Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang benderang , agar kalian (dapat) mencari karunia dari Rabb kalian , dan agar kalian mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas” (Al Qur’an Surah Al Isra 17 : 12)

Dijelaskan dalam kitab Dalail an-Nubuwah , Imam Baihaqi dan Ibnu Asakir meriwayatkan sebuah hadits dari Said al Maqbari :

Abdullah bin Salam bertanya pada Rasulullah tentang bercak hitam yang terdapat pada permukaan bulan.

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam menjawab :
Asalnya , matahari dan bulan adalah 2 buah matahari. Lalu Allah berfirman,”Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran Kami) , kemudian Kami hapuskan tanda malam …”, jadi bercak hitam yang kau lihat itulah yang dihapus oleh Allah”.

Ikrimah menyebut,”Allah mencipta sinar matahari dalam 139 bagian, sementara bulan hanya diberi satu bagian saja

Ibnu Abu Hatim pernah meriwayatkan dari Muhammad bin Ka’b Ahbar yang berkata,”Ada 1 matahari pada malam hari, ada 1 matahari pada siang hari. Tapi kemudian Allah menghapus matahari yang ada pada malam. Itulah penyebab bercak hitam yang ada pada bulan”.

Lanjutkan membaca “Al Quran Berbicara Tentang Asal Usul Bulan”

Ilmu Tentang Kecepatan Cahaya, Fakta Sains Abad 20 vs Ayat Al Qur’an

https://supermilan.wordpress.com
Ilmu Tentang Kecepatan Cahaya, Fakta Sains Abad 20 vs Ayat Al Qur'an

Bagi umat muslim, Al Qur’an adalah sebuah kitab suci yang memiliki semua rahasia kehidupan. Sekarang kita akan membahas salah satu ilmu pengetahuan yang ada di dalam Qur’an yang mungkin tidak diketahui semua orang, yakni tentang kecepatan cahaya yang masih merupakan misteri bagi para ilmuwan.

Benar, jika kita tafsirkan dengan benar didalam Qur’an akan ditemukan rumus kecepatan cahaya yang ternyata jika dicocokkan dengan angka-angka temuan para ilmuwan tidak jauh berbeda.

Kecepatan cahaya, kecepatan gelombang elektro magnetic yg tercepat di jagat ini, yaitu: 299792.5 Km / detik, yang baru diketahui abad 20, ternyata telah ditulis Qur’an 1400 Tahun yang lalu.

Kecepatan Cahaya Menurut Institusi Sains Terkemuka 

Mungkin kita pernah tahu jika konstanta C, atau kecepatan cahaya yaitu kecepatan tercepat di jagat raya ini diukur, dihitung atau ditentukan oleh berbagai institusi berikut:

  • US National Bureau of Standards, C = 299792.4574 + 0.0011 km/detik
  • The British National Physical Laboratory, C = 299792.4590 + 0.0008 km/detik
  • Konferensi ke-17 tentang Penetapan Ukuran dan Berat Standar: ”Satu meter adalah jarak tempuh cahaya dalam ruang vacum selama jangka waktu 1/299792458 detik”.

Kecepatan Cahaya Menurut Al Qur’an

Sekarang, mari kita lihat apa yg Qur’an tulis tentang kecepatan cahaya.

QS. 10 Yunus: 5. “Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (jalan-jalan) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan. Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan haq. Dia menjelaskan tanda-tanda kepada orang-orang yang mengetahui.”

QS. 21 Anbiyaa: 33. “Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.”

QS. 32 Sajdah: 5. “Dia mengatur urusan dari langit kebumi, kemudian (urusan) itu naik kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu”

Sekarang, mari kita perhatikan dengan seksama. Jarak yang dicapai “Sang urusan” selama 1 hari = jarak yang ditempuh bulan selama 1000 tahun atau 12000 bulan.

C . t = 12000 . L, dimana :

C = kecepatan Sang urusan
t = waktu selama satu hari
L = panjang rute edar bulan selama satu bulan

Sekarang, sistem kalender telah diuji mendapatkan nilai C yang sama dengan nilai C yang sudah diketahui setelah pengukuran.

Lanjutkan membaca “Ilmu Tentang Kecepatan Cahaya, Fakta Sains Abad 20 vs Ayat Al Qur’an”

Teropong Matahari Boscha Setara Fasilitas Luar Angkasa

KOMPAS/YULVIANUS HARJONO

Teropong matahari yang baru selesai dibangun di Observatorium Boscha di Lembang disebut-sebut setara dengan fasilitas sama di luar angkasa. Ini karena Indonesia berada di daerah tropis yang sangat tepat untuk penelitian matahari.

“Teleskop ini setara dengan teleskop yang ada di luar angkasa. Di sini, matahari bersinar sepanjang hari dan jarang awan, “tutur Robert J. Rutten, pakar fisika matahari dari Utrecht University, Belanda, yang ikut hadir dalam peresmian Teropong Matahari, Sabtu (31/10).

Di luar angkasa, salah satu wahana SOHO milik NASA yang khusus diperuntukkan mengamati matahari. Namun, tentu saja, teknis teknologi Teropong Matahari di Boscha masih sangat jauh dari SOHO. Lanjutkan membaca “Teropong Matahari Boscha Setara Fasilitas Luar Angkasa”

Fakta Menarik tentang Bulan

Usia Bulan

Usia bulan lebih tua dari yang diperkirakan, bahkan diperkirakan lebih tua daripada bulan dan matahari itu sendiri! Umur Bumi paling tua yang bisa diperkirakan adalah 4.6 Milyar tahun. Sementara itu batuan Bulan malah sudah berumur 5.3 Milyar tahun. Berarti bulan lebih tua 1 milyar tahun ketimbang Bumi!

Lebih Keras di Bagian Atas

Normalnya sebuah planet akan keras di dalam dan makin lama makin lembut diatas, seperti bumi kita. Tidak demikian hal nya dengan bulan. Bagian dalam bulan seperti berongga, sementara bagian atasnya keras sekeras Titanium. Hal ini lah yang menyebabkan bahwa bulan bagaimanapun juga sangat kuat dan tahan serangan.

Kawah terbesar di Bulan berdiameter 300 km, dengan kedalaman hanya 6.4 km. Sementara itu, menurut hitungan ilmuwan, jika batuan yang menubruk bulan tadi, menubruk Bumi, maka akan terbentuk lubang paling tidak sedalam 1.200 km!

Bulan yang berongga juga dibuktikan saat kru Apollo yang meninggalkan Bulan, membuang kembali sisa pesawat yang tidak digunakan kembali ke Bulan . Hasilnya, sebuah gempa dan gema pada permukaan bulan terjadi selama 15 menit. Penemuan ini diulang kembali oleh kru Apollo 13, yang kali ini jatuh lebih keras, menimbulkan gema selama 3 jam 20 menit.

Ibaratnya seperti sedang membunyikan lonceng yang kemudian berdentang, hanya saja karena tidak ada udara, maka suara dentang lonceng yang dihasilkan tidak bisa didengar oleh manusia. Sementara itu, penemuan ini dipertanyakan oleh Carl Sagan, bahwa satelit alamiah nggak mungkin kopong dalam nya.

Bebatuan Bulan

Asal usul batuan dan debu bulan sendiri tidak jelas, karena perbedaan komposisi pembentuk bulan yang berbeda sekali dengan komposisi batuannya. Batu yang pernah diambil team apollo sebesar 380 kg lebih, menunjukkan ada nya bahan unik dan langka seperti Titanium murni, kromium, itrium, dan lain lain. Logam ini sangat keras, tahan panas, anti oksidasi. Jenis logam ini tidak terdapat secara alamiah di alam, dan jelas tidak mungkin terbentuk secara alamiah.

Para ilmuwan juga mengalami kesulitan menembus sisi luar bulan sewaktu mereka mengebor bagian terluar bulan. Setelah di teliti, bagian yang di bor tadi adalah sebuah mineral dengan kandungan titanium, uranium 236 dan neptunium 237. Bahan bahan super keras anti karat, yang juga tidak mungkin terbentuk secara alamiah, karena digunakan di bumi untuk membuat pesawat stealth. Kemungkinan besar, ini logam hasil sepuhan manusia!

Batuan bulan juga entah bagaimana sangat magnetik. Padahal tidak ada medan magnet di Bulan itu sendiri. Berbeda dengan bumi yang banyak sekali mengandung medan magnet.

Lanjutkan membaca “Fakta Menarik tentang Bulan”