Seruan untuk Pengguna Mobil Pribadi Sendirian

Jakarta Macet https://supermilan.wordpress.com

Coba pikirkan, dan tolong renungkan… Kita semua jengkel dengan kemacetan. Mari berbuat sesuatu.

Anda tentu jengkel dengan kemacetan, bukan? Ya, kita semua jengkel. Tapi sudahkah anda pikirkan bahwa anda, bersama orang-orang seperti anda yang memakai mobil berkapasitas 5 orang sendirian saja, adalah penyumbang terbesar kemacetan ini?

Berapa banyak lahan jalan yang anda pakai hanya untuk diri anda sendiri? Setidaknya 10 meter persegi. Kita tahu 1 meter saja lahan di kota Jakarta sangatlah berharga.

Tidakkah anda kasihan kepada orang-orang lain yang juga berhak menggunakan jalan raya ini, tapi mereka mesti menyisih karena ada mobil anda di depan atau di sampingnya? Untuk itu, tolong pikirkan alternatif-alternatif berikut ini:

1. Beralih Ke Angkutan Umum

Dengan beralih ke angkutan umum, entah bis atau kereta, berarti anda telah berbuat baik dengan mengosongkan 10 meter persegi lahan jalan dari yang tadinya ditempati mobil pribadi anda. Terima kasih. Lahan 10 meter itu sangat berharga bagi pengguna jalan lainnya.

Mungkin anda merasa gengsi memakai angkutan umum. Tapi gengsi tidak memberikan anda kepuasan batin. Hanya perbuatan baiklah yang bisa memberikan rasa kepuasan batin.

2. Nebeng Mobil Teman / Memberi Tebengan Ke Teman

Anda punya mobil, tentu anda bisa membagi tempat duduk di mobil anda kepada orang lain (teman, tetangga) yang sejurusan atau searah dengan anda. Jika anda memberi tebengan ke mereka, tentu mereka tidak keberatan berbagi ongkos BBM dengan anda. Di samping itu anda akan mendapatkan keuntungan berupa tambahan teman / jaringan / silaturahmi yang tak ternilai harganya.

Kalau anda bingung mencari teman nebeng, anda bisa mendapatkan informasi soal tebeng-menebeng ini di www.nebeng.com. Jika teman yang searah dengan anda punya mobil juga, tak ada salahnya jika anda yang nebeng ke mobilnya.

Lanjutkan membaca “Seruan untuk Pengguna Mobil Pribadi Sendirian”

Iklan

Definisi Orang Kaya

https://supermilan.wordpress.com
Apakah Anda orang kaya atau miskin? Bagaimana cara mengukur diri Anda, masuk kategori orang kaya atau miskin? Gampang. Berikut ini adalah indikasi2 yang bisa membuktikan bahwa Anda adalah orang kaya. Jika Anda tidak merasa memiliki indikasi di bawah ini, berarti Anda masih hidup dalam taraf kemiskinan:

1. ORANG KAYA BISA MEMBERI

Seseorang bisa dikatakan kaya kalau sudah bisa memberi. Mengapa? Logikanya gini : orang kaya hartanya sudah terlalu banyak dan dia sering bingung harus taruh di mana. Daripada mubazir, tercecer-cecer, rusak dimakan tikus, atau bahkan dicuri orang, mending berikan saja pada orang yang membutuhkan. Nilainya tidak masalah. Mau kasih orang Rp. 100 perak atau Rp. 100 ribu. Pokoknya siapapun yang bisa memberi, dia SUDAH PASTI ORANG KAYA.

2. ORANG KAYA TIDAK REWEL

Kembalian dari toko kurang Rp 50 perak? Pelayan di restoran jorok? Pakaian pramusaji nggak rapi? So what? Pada dasarnya, ketika Anda membeli sesuatu, pergi ke restoran, ke hotel, atau ke mana pun, dan ada orang yang “melayani” Anda, logikanya orang itu punya posisi di bawah Anda (namanya juga pelayan). Jadi sangat tidak wajar kalau kita menuntut orang yang melayani kita itu haruslah orang yang sangat rapi, sangat sopan, cerdas, dan perfeksionis.

Bayangkan pembantu di rumah Anda jauh lebih rapi, lebih sopan, dan lebih pintar daripada Anda. Gimana perasaan Anda? Bisa-bisa, teman-teman Anda mengira Andalah pelayannya, bukan Tuannya. Karena itu, kalau pelayan yang melayani Anda nggak rapi, toko yang Anda kunjungi lusuh, pegawai toko tidak tersenyum pada Anda/jutek, atau pramusaji lupa/kurang mengembalikan uang belanjaan Anda, Anda cukup tersenyum pada mereka. Nggak apa-apa, itu adalah hal wajar, karena mereka ada untuk melayani Anda. Dan seorang pelayan tidak harus lebih baik daripada Anda.

3. ORANG KAYA TIDAK BERHITUNG

Orang kaya nggak pernah mikir soal hitung-hitungan. kalau teman yang minjam uang telat ngembaliin, ya udahlah, toh cuman 1-2 hari atau 1-2 tahun. Ngapain diributin? Toh uang di rumah masih ada kok. Dan lagi kalau dia nggak ngembaliin, ya ngapain harus ngejar dia atau maksa bayar, sampe manggil tukang pukul buat ngancam-gancam segala? Justru orang kaya punya sikap yang berpasrah. Kalau yang minjam tidak bisa mengembalikan, ya udah, pasrahkan saja uangnya. Uang bukan hal besar buat orang kaya, justru hati yang besar itu yang terpenting. Orang berhati besar dapat terlihat dari sikapnya yang bisa berpasrah. Hanya orang kaya yang punya hati besar.

4. ORANG KAYA TIDAK MEMINTA-MINTA

Orang kaya tidak pernah minta-minta pada tetangga atau saudara-saudaranya. Mereka punya harga diri yang cukup tinggi, dan selalu berusaha untuk mencukupkan dirinya sendiri. Tidak ada kata susah bagi orang kaya. Bisa makan Nasi dan garam saja sudah menjadi kebanggaan sendiri. Ya lho… itu makanan paling mewah yang pernah ada di dunia ini. Carilah orang-orang di dunia, dan tantang mereka untuk makan Nasi dan Garam saja. Siapa yang bersedia? Hanya orang-orang berhati emas yang mampu bisa menikmati makanan semewah itu. Dan hanya orang-orang kayalah yang punya hati yang terbuat dari emas.

Lanjutkan membaca “Definisi Orang Kaya”