Beginilah Cara Kaum Alay Mengendarai Motor

Beginilah Cara Kaum Alay Mengendarai Motorhttps://supermilan.wordpress.com

Mengendara motor di jalan bisa saja berbahaya bagi diri sendiri. Ini dilihat dari cara mengemudi, kelengkapan motor dan kepribadian. Yang mengkhawatirkan, pengendara motor jenis ini tidak hanya membahayakan dirinya sendiri, tapi juga orang lain.
Sebaiknya, hindari mengendara dalam kondisi yang tidak layak. Waspadai ciri-ciri berikut:

1. Mengendarai Motor Dalam Keadaan Mabuk.

Ini sangat berbahaya bukan buat kita saja, Tapi buat orang lain juga, dalam keadaan mabuk, pikiran kita kacau. Jalan aja sempoyongan, apa lagi pake motor? Rata-rata pengendara motor mabuk selalu bertindak agresif, mudah emosi, dan tidak hati-hati.

2. Mempereteli Kelengkapan Motor (Lampu, Spion, dll).

Ini juga bahaya, cuma orang-orang alay yang ngelakuin ini. Sebagian besar hal kayak gini di lakuin sama abg-abg yang masih bau kencur. Rata-rata mereka berfikir kalo mencopot kelengkapan kendaraan mereka bikin kendaraan mereka seperti motor-motor balap dan lebih enak di pandang. Padahal tanpa spion resiko kecelakaan bisa lebih besar. Apalagi kalo gak pake lampu, bisa nabrak atau di tabrak!!

3. Tidak Pakai Helm.

Bagian terpenting tubuh kita adalah kepala. Kalo organ dalam kepala berubah sedikit aja, minimal bisa LING LUNG, dan yang terparah tentu aja dapet tiket ekspress menuju akhirat.
Walaupun tujuan dekat, di usahakan memakai helm. Soalnya maut/kecelakaan ga liat DEKAT-TIDAK nya jarak.

4. Membawa Penumpang Lebih Dari 1

Yang ini asli edan. Motor ya motor cuman buat maksimal 2 orang. Kalau mau angkut banyak orang ya beli mobil. Makin banyak beban yang di pikul motor, akan menyebabkan berkurangnya kestabilan motor tersebut dan lebih sulit pula untuk di kendalikan. Ujung-ujungnya, yah minimal nyampe rumah sakit, atau ujung-ujungnya rekreasi sama para penumpang ke kuburan.
Saran saya nih… Kalo mau mati, mending jangan bawa-bawa keluarga atau temen. Sendiri aja.

Lanjutkan membaca “Beginilah Cara Kaum Alay Mengendarai Motor”

Iklan

Seruan untuk Pengguna Mobil Pribadi Sendirian

Jakarta Macet https://supermilan.wordpress.com

Coba pikirkan, dan tolong renungkan… Kita semua jengkel dengan kemacetan. Mari berbuat sesuatu.

Anda tentu jengkel dengan kemacetan, bukan? Ya, kita semua jengkel. Tapi sudahkah anda pikirkan bahwa anda, bersama orang-orang seperti anda yang memakai mobil berkapasitas 5 orang sendirian saja, adalah penyumbang terbesar kemacetan ini?

Berapa banyak lahan jalan yang anda pakai hanya untuk diri anda sendiri? Setidaknya 10 meter persegi. Kita tahu 1 meter saja lahan di kota Jakarta sangatlah berharga.

Tidakkah anda kasihan kepada orang-orang lain yang juga berhak menggunakan jalan raya ini, tapi mereka mesti menyisih karena ada mobil anda di depan atau di sampingnya? Untuk itu, tolong pikirkan alternatif-alternatif berikut ini:

1. Beralih Ke Angkutan Umum

Dengan beralih ke angkutan umum, entah bis atau kereta, berarti anda telah berbuat baik dengan mengosongkan 10 meter persegi lahan jalan dari yang tadinya ditempati mobil pribadi anda. Terima kasih. Lahan 10 meter itu sangat berharga bagi pengguna jalan lainnya.

Mungkin anda merasa gengsi memakai angkutan umum. Tapi gengsi tidak memberikan anda kepuasan batin. Hanya perbuatan baiklah yang bisa memberikan rasa kepuasan batin.

2. Nebeng Mobil Teman / Memberi Tebengan Ke Teman

Anda punya mobil, tentu anda bisa membagi tempat duduk di mobil anda kepada orang lain (teman, tetangga) yang sejurusan atau searah dengan anda. Jika anda memberi tebengan ke mereka, tentu mereka tidak keberatan berbagi ongkos BBM dengan anda. Di samping itu anda akan mendapatkan keuntungan berupa tambahan teman / jaringan / silaturahmi yang tak ternilai harganya.

Kalau anda bingung mencari teman nebeng, anda bisa mendapatkan informasi soal tebeng-menebeng ini di www.nebeng.com. Jika teman yang searah dengan anda punya mobil juga, tak ada salahnya jika anda yang nebeng ke mobilnya.

Lanjutkan membaca “Seruan untuk Pengguna Mobil Pribadi Sendirian”

Inilah Komentar Warga tentang Jakarta

Inilah Komentar Warga tentang Jakarta
https://supermilan.wordpress.com

Kegiatan “Ubeg-Ubeg Jakarta” yang dibuka Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Minggu (19/6/2011) pagi, segera mendapat sambutan masyarakat. Ratusan warga DKI yang mengikuti acara Jalan Santai dan Sepeda Santai maupun warga yang sedang berada di sekitar Bundaran HI terlihat antusias untuk menorehkan komentar dan unek-unek mereka tentang Ibu Kota.

Selang beberapa menit setelah Bang Foke, sapaan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, menulis pesannya dengan tinta berwarna keemasan, ratusan warga langsung menyerbu bentangan spanduk yang dipajang mengitari Bundaran HI. Ragam unek-unek bernada positif, aspiratif, hingga kritik tertuang melalui spanduk tersebut.

“Mau apa spanduk ini bila selesai? Beri bukti untuk spanduk ini tidak disia-siakan, taruhlah di kantormu agar dibaca setiap saat,” tulis seorang warga pada spanduk, sekitar semeter dari letak pesan yang ditorehkan Gubernur.

Pesan bernada dorongan bagi pemerintah dituliskan beberapa warga. “Tahun depan dapatkan Adipura,” tulis seorang yang membubuhi nama Dedes, menyusul kegagalan ibu kota negara meraih Adipura tahun ini.

Komentar tidak hanya ditujukan kepada pemerintah. Warga Jakarta diharapkan dapat mewujudkan idealisme yang dibangun melalui tema HUT ke- 484 Jakarta, Jakarta Kita, Kian Tertata Kian Dicinta. “Ingin Jakarta Tertib, Mulailah dari Diri Sendiri” atau “Ayo Kita Jaga Kebersihan dan Keindahan Kota Kita,” demikian komentar dua warga Jakarta.

Unek-unek warga tentu tak lepas dari kritik terhadap pemerintah. “Jangan hanya fokus pembangunan pusat kota, tetapi pinggiran kota Jakarta (juga) perlu,” tulis seorang warga. Dieta, warga lainnya, menulis, “Jakarta jangan ada mal lagi ya. Bikin taman kota yang bagus dan nyaman!”

Lanjutkan membaca “Inilah Komentar Warga tentang Jakarta”

Waspadai Modus-Modus Kejahatan Hipnotis dan Penipuan

Dalam tulisan kali ini saya ingin menuliskan beberapa modus kejahatan hipnotis dan penipuan. Semoga dengan tulisan ini membuat kita semakin waspada, akan kejahatan hipnotis maupun penipuan yang ada di sekitar kita.

https://supermilan.wordpress.com

1. Modus Tukang Obat dan Kaki Lima

Suatu ketika saya masih kuliah saya pulang melalui Pulo Gadung. Saat itu ada tukang obat kaki lima yang menggelar dagangannya sambil membawa mikrofon. Ketika sudah berdatangan 4 orang yang melihat barang dagangan sang tukang obat, tiba-tiba datang lah seorang pria mengucapkan terima kasih karena obatnya manjur, dan dia membeli obat sakit gigi sebanyak 5 paket. Tak lama kemudian datang pula seorang wanita yang membeli obat sakit kepala sebanyak 3 paket.

Dan dia mengatakan kepada orang-orang di sekitarnya kalau dia selalu membeli sama bapak ini,dan menjadi langganan karena obatnya manjur. Belum kelar melayani wanita ini, seoarang kakek tua membeli obat sakit gigi yang sama dibeli dengan pembeli pertama. Sambil menunjukkan giginya yang masih terawat dia mengatakan kalau obat dari penjualnya mampu membuat giginya anti keropos.

Dan tanpa diperintah lagi,orang-orang yang melihat paket obat-obat pun tiba-tiba semakin yakin dan satu demi satu dari penonton yang semakin ramai berdatangan membeli obat tersebut. Ketika saya mengikuti si kakek tua, dari kejauhan saya melihat bahwa si kakek tua, pembeli pertama dan wanita tersebut sedang asyik minum kopi di kedai yang agak jauh dari penjual obat. Sambil menguping pembicaraan yang akrab mereka saya baru mengetahui kalau mereka bertiga ternyata adalah temannya si tukang obat.

http://taslaptop.jawarashop.com

2. Di Atas Bus Luar Kota

Teknik yang sama pernah saya temui ketika saya berada di patas D*** S** jurusan Pekalongan. Dimana ketika sampai di daerah Subang, naiklah seorang penjual mangga yang membawa satu karung besar. Dia membungkus mangga dalam plastik berisi 6 buah dan menjualnya sebesar Rp 10.000. Harga tersebut cukup mahal jika dibandingkan dengan harga pasaran. Dan ketika dia mulai menjual barang dagangannya, tiba-tiba di barisan tengah seorang pemuda membeli 3 plastik.

Diikuti dengan barisan belakang ada yang membeli 5 plastik. Dilanjutkan dengan barisan tengah lagi membeli 2 plastik. Barisan belakang membeli lagi 2 plastik. Melihat begitu lakunya barang dagangan sang penjual, membuat para pembeli di barisan depan kemudian ikutan membeli. Ada yang menawar supaya harganya turun dan ada pula yang membeli dengan harga normal. Dan dalam tempo tak lama barang dagangan tersebut laku habis terjual.

Saya yang duduk di barisan tengah sempat melihat ke belakang. Dan melihat pembeli pertama yang tadi duduk di tengah sekarang pindah ke belakang di samping pembeli kedua yang duduk di belakang sedang mengumpulkan kantong-kantong yang dibelinya dan dimasukkan ke dalam karung kecil. Dan ketika sang penjual mangga itu turun,mereka berdua pun ikutan turun sambil membawa karung kecil yang berisi sekitar 12 plastik.

Kalau yang dijual sang penjual saat itu lebih dari 30 plastik dan dikurangi 12 plastik yang diambil oleh kawan-kawannya yang pura-pura membeli maka dengan teknik ini, sang penjual mangga mampu menjual 18 plastik dalam waktu kurang lebih 30 menit perjalanan. Cara yang mengagumkan, bukan?

Membahas teknik ini, saya memaknainya ada sebuah unsur penipuan didalamnya. Dan ada unsur hipnotisnya juga.Walau sang tukang mangga tidak pernah belajar hipnotis tentunya. Dengan lihainya sang pedagang mampu menggiring orang-orang untuk membeli dengan testimoni palsu. Melihat banyak orang yang membeli membuat fikiran bawah sadar para penumpang di patas maupun penonton tukang obat , meyakini perkataan sang penjual.

Walau dalam fikiran kita ada filter yang menyaring mana yang kebenaran dan mana yang penipuan,dengan kondisi seperti diatas dimana fikiran kita dibanjiri informasi tentang baiknya barang tersebut dengan kesaksian dari ”pembeli palsu” membuat fikiran yang melihatnya ”terpaksa” menerima informasi sebagai kebenaran.

Terlebih ketika penumpang/penonton semakin fokus dengan proses jual beli tersebut. Karena salah satu kunci hipnotis adalah fokus. Semakin anda fokus kepada suatu hal semakin anda mudah terhipnosis. Dan seperti kasus di atas,para penumpang/penonton tanpa sadar difokuskan oleh ”sang penjual” kepada kesaksian oleh para pembeli palsu.

http://taslaptop.jawarashop.com

Lanjutkan membaca “Waspadai Modus-Modus Kejahatan Hipnotis dan Penipuan”