3 Hal Yang Membuat Pekerjaan Menjadi Ibadah

Jual Tas Bayi HDY Baby Diaper Bag @ http://TasBayi.JawaraShop.com
Mungkin kita sering mendengar kata-kata “Jadikanlah pekerjaan sebagai ibadah.” Banyak orang berpikir bagaimana caranya agar pekerjaan kita bisa disebut sebagai ibadah atau setidaknya dalam bekerja kita bisa masuk ke dalam spiritualitas,mensyukuri anugerah yg Tuhan sudah berikan lewat pekerjaan kita.

Apapun kepercayaan kita,pasti kita mengenal yg namanya ibadah,dan ibadah itu bukan hanya dengan pergi ke tempat ibadah dan berdoa tapi dalam kehidupan sehari-haripun kita juga bisa beribadah termasuk dalam bekerja.Berikut ini adalah 3 hal yg membuat pekerjaan kita menjadi ibadah:

Jasa Website Instant Murah @ http://JawaraShop.com

1. Diawali Dengan Niat Yang Baik

Bill Gates

Bill Gates bisa sukses karena dia punya niat yg baik dalam bekerja.Ketika dia membangun Microsoft,visinya adalah “Agar setiap rumah di Amerika memiliki setidaknya 1 komputer.”

Karena itulah dia membuat software Microsoft untuk memudahkan kita dalam menggunakan komputer dan terbukti banyak orang menggunakan aplikasi buatan Microsoft (word,excel,internet explorer,dll). Dan banyak aplikasi Microsoft yg bermanfaat bagi kehidupan kita sehari-hari seperti dalam bekerja,membuat tugas,presentasi,dll.

Apakah saat kita bekerja kita mengawalinya dengan niat yg baik.Ada orang yg bekerja agar dia bisa mencukupi kebutuhan keluarganya dan membahagiakan mereka,ada juga yg bekerja agar dia bisa memiliki uang untuk bersenang-senang,ada pula yg bekerja daripada dia menganggur di rumah atau agar dia bisa berkontribusi dalam bermasyarakat.

Terlepas dari apapun niat kita dalam bekerja ada baiknya kita instropeksi diri.Apa yg menjadi niat atau tujuan kita dalam mengawali pekerjaan kita?Apakah kita mengawalinya dengan niat yg baik?

Jual Sandal Nama Unik dan Lucu @ http://JawaraShop.com

2. Dikerjakan Dengan Cara Yang Baik

Steve Jobs

Steve Jobs dan Apple memberi kita contoh dari apa yg mereka kerjakan,dan berkat kerja keras merekalah kita bisa menikmati barang elektronik yg canggih di zaman modern ini.Saat dunia baru mengenal walkman dan beralih ke discman sebagai pemutar musik portabel,Apple membuat iPod yg lebih ringkas dan mudah dibawa kemana-mana,selain itu bisa menyimpan banyak lagu didalamnya.

Apple tahu bahwa orang ingin sesuatu yg simpel dan efisien.daripada membawa walkman/discman yg berukuran besar dan hanya bisa memutar beberapa lagu(tergantung kaset/CDnya) bukankah lebih baik membawa iPod yg lebih mungil dan bisa memuat banyak lagu.

Jika saat ini kita dituntut untuk bergerak cepat di dunia yg penuh mobilitas seperti ini kita butuh setidaknya komputer jinjing seperti laptop atau notebook. Dan karena Apple tahu bahwa,sekali lagi,orang butuh sesuatu yg simpel dan efisien,mereka membuat iPad yg lebih mudah dibawa dengan ukuran yg lebih kecil dan fleksibel(selain untuk bisnis bisa juga untuk hiburan).Dan iPad menjadi perintis kemajuan komputer tablet di seluruh dunia.

Apple melakukan pekerjaan mereka dengan sangat baik.Mereka bekerja di bidang teknologi dan harus membuat sesuatu yg bermanfaat bagi masyarakat.Apakah kita sudah megerjakan pekerjaan kita dengan baik?Sebagai sales marketing apakah kita sudah melayani customer kita dengan baik?

Sebagai akunting apakah kita sudah menyusun anggaran dengan baik?Sebagai manager apakah kita bisa memimpin karyawan dengan baik dari sikap dan cara kerja kita?Apapun pekerjaan anda,kerjakanlah dengan cara yg baik bahkan yg terbaik.

Jual Aksesoris Martapura @ http://aksesorismartapura.com

3. Digunakan Untuk Hal Yang Baik

Barcelona Football Club

Barcelona saat ini disebut sebagai tim terbaik,sepakbola indah yg atraktif dan menghibur dan 12 piala yg mereka raih dalam 3 musim terakhir menjadi bukti kesuksesan mereka.Logo di kostum tim mereka adalah Unicef(saat ini selain unicef ada Qatar Foundation).Tahukah anda bahwa biasanya sponsorship membayar kepada klub agar logo perusahaan mereka bisa terpampang di kostum klub dan mereka membayar untuk itu.

Lanjutkan membaca “3 Hal Yang Membuat Pekerjaan Menjadi Ibadah”

Sekolah Tanpa Komputer Disukai Petinggi Silicon Valley

Sekolah Tanpa Komputer Disukai Petinggi Silicon Valleyhttps://supermilan.wordpress.com

Silicon Valley terkenal sebagai tempat berkumpulnya perusahaan-perusahaan teknologi dunia. Namun, para petinggi perusahaan-perusahaan di Silicon Valley justru menyekolahkan anak mereka di sekolah yang tidak memiliki komputer sama sekali di Waldorf School of The Peninsula.

Di era digital dan komputasi saat ini, mengapa petinggi Google, Apple, Yahoo, dan Hewlett-Packard (HP) menyekolahkan anak mereka di sana?

Sebagian besar sekolah-sekolah di Amerika sedang berlomba-lomba untuk menjadikan sekolah mereka menjadi sekolah digital dengan memasukkan pendidikan komputer ke dalam kurikulum dan memasok komputer dalam jumlah besar.

Sekolah Waldorf justru sebaliknya, yang sebisa mungkin menjauhkan anak-anak dari komputer dan menekankan pendidikan kepada aktivitas fisik dan belajar secara kreatif. Alat-alat belajar yang digunakan para siswa adalah pena, kertas, bahkan bisa menggunakan alat rajut dan lumpur.

Di sekolah Waldorf tidak akan ditemukan satu layar komputer pun. Para pendidik dan orangtua percaya bahwa pendidikan dan teknologi tidak bisa dicampuradukkan. Para pendidik di sekolah Waldorf percaya bahwa komputer menghambat pemikiran dan gerakan kreatif anak, serta mengurangi interaksi antarmanusia secara langsung.

“Saya secara fundamental menolak gagasan bahwa pendidikan pada sekolah dasar membutuhkan alat bantu teknologi. Ide bahwa iPad dapat mengajarkan anak-anak saya membaca dan melakukan aritmatika itu konyol,” jelas Alan Eagle (50), salah satu orangtua murid yang menyekolahkan putrinya di sekolah Waldorf.

Eagle sendiri mengerti tentang teknologi. Ia bahkan memegang gelar Ilmu Komputer dari Dartmouth dan bekerja sebagai Communication Executive di Google Inc, di mana ia pernah menulis pidato untuk eksekutif Google, Eric E Schmidt. Ia mengatakan, putrinya bahkan tidak tahu bagaimana cara menggunakan Google dan itu tidak masalah baginya.

Eagle menambahkan, tiga per empat siswa di sekolah ini memiliki orangtua dengan koneksi teknologi yang kuat. Ia melihat tidak ada kontradiksi dengan memilih menyekolahkan anaknya di sekolah tanpa teknologi. Sementara sekolah lain memenuhi ruang kelas dengan kabel, sekolah ini justru hanya berhiaskan papan tulis dengan kapur warna-warni, rak buku ensiklopedi, meja kayu penuh workbook, dan pensil-pensil.

Lanjutkan membaca “Sekolah Tanpa Komputer Disukai Petinggi Silicon Valley”

Belajar Dari Iklan Rokok

Belajar Dari Iklan Rokokhttps://supermilan.wordpress.com

Waktu masih SD, saya sering melihat iklan-iklan rokok di TV, begitu gagahnya seorang pria dengan binatang peliharaannya. Keren, dewasa, terkesan bijaksana dan garang orang tersebut dalam pikiran saya. Ada lagi yang begitu nikmatnya seorang pria dengan secangkir kopi dan sepuntung rokok dimulutnya, menandakan dia adalah seorang seniman sejati sekaligus seorang petualang yang handal.

Melulu begitu iklan rokok yang saya ingat diawal tahun 90 an, menunjukan sisi seorang perokok, dan produk rokok tersebut yang membuat orang penasaran untuk mencobanya. Tapi semenjak pemerintah melarang iklan rokok untuk menunjukan batang tembakau tersebut, para production house dan perusahaan-perusahaan pembuat advertising dibuat pusing untuk bisa menghasilkan iklan yang anehnya justru jauh dari rokok tersebut.

“Bagaimana caranya menjual sesuatu tanpa menunjukkan barang yang dijual. Seperti menjual kucing dalam karung bukan?”, Mungkin kalimat itu yang terbesit dalam pikiran para pelaku industri rokok ataupun production house yang membuat iklan rokok. Tapi yang namanya orang kreatif, semakin dibatasi justru semakin menggila, semakin keluar dari kotak, malah mereka merobek-robek kotaknya.

Iklan Rokok

Sekarang, kita bisa lihat begitu banyak bertebaran iklan rokok dimana-mana dengan kata-kata dan jalan cerita yang kreatif, lucu, menghibur dan tentunya inspiratif, TANPA menunjukan rokok tersebut sedikitpun. Malah lucunya ditampilkan pula akibat buruk dari pemakaian produk itu. Sekarang mana ada iklan makanan cepat saji yang berbunyi gini :
“Memakan makanan ini menyebabkan kegemukan, serangan jantung, kolesterol dan gangguan pencernaan”

Tapi bisa kita liat, walau dengan peringatan buruk sekalipun, penjualan rokok tetap meroket, dan tentunya membuat pemilik perusahaannya menjadi orang terkaya nomor satu di nusantara. Lantas apa yang bisa kita ambil dari fenomena ini, berikut sedikit tangapan tentang pembahasan ini :

1. Keterbatasan Menghasilkan Kreativitas

Mungkin kita sering mendengar cerita tentang masa kecil orang tua kita dulu. Jika mereka ingin memiliki mainan, mereka harus membuatnya sendiri, bukan membelinya. Orang tua kita sewaktu kecil menjadi lebih lebih kreatif saat mereka berkarya menciptakan mobil dari kulit jeruk, membuat layang-layang sendiri, membuat kue-kue kecil untuk dijual, atau memetik buah-buahan dari kebun kawannya dan dijual untuk uang jajan.

Dilain hal, pasti sebagian pembaca ada yang tahu dengan WajanBolic, Kalengbolic, SendokBolic dan sebagainya? Nah saya yakin penemu wajanbolic bisa menemukan alternatif antena penguat pengganti antena yagi ataupun grid yang harganya bisa sampai jutaan, karena keterbatasan dan rasa ingin tahu yang besar.

Saya yakin dari kita semua pasti pernah menjadi kreatif ketika dibatasi. Ingat saat kita dibatasi oleh lingkungan ataupun personal, jadilah lebih kreatif, maka pikiran andapun akan semakin kreatif.

2. Jual Citra, Jangan Hanya Jual Benda

Masih seputar iklan Rokok, zaman sekarang ini kita semua bisa lihat, apa yang ditampilkan dari iklan tersebut?

Yap, benar sekali, kegagahan, tantangan, cita rasa tinggi, kesempurnaan, kesuksesan. Semua tentang CITRA pria sejati ditampilkan, yang membuat calon pelanggan berpikiran : jika menggunakan produk tersebut mereka pun merasa seperti sosok yang ada diiklan tadi. Bersemangat, penuh kerjasama dan persaudaraan, jiwa petualang, problem solver, atau orang-orang kreatif dan seniman sejati dsb.

Lanjutkan membaca “Belajar Dari Iklan Rokok”

Anda Tidak Butuh iPad Jika….

13029150191225201041https://supermilan.wordpress.com

Selamat, jika sampai hari ini anda masih bisa bertahan di tengah ramainya bujukan hati untuk ikut membeli gadget setipis buku tulis berlayar 9,7 inch ini. Mungkin sudah berminggu-minggu anda berpikir membolak-balik logika, menimbang-nimbang apakah anda memang benar-benar memerlukan iPad? Apakah akan terpakai? Jangan-jangan malah jadi mubazir saat sudah terlanjur beli?

Sebenarnya anda tidak terlalu membutuhkan iPad jika :

13029146421321055640

1. Anda Lebih Banyak Menggunakan Gadget untuk Ber-Social Networking

Misalnya untuk Facebook, Twitter, dan lain-lain yang tidak menuntut perangkat berlayar lebar. Tangan anda tak pernah lepas dari keypad QWRT untuk update status, retwitt, sms atau BBM-an. Dan di tangan lain ada gelas kopi, atau tas belanjaan. Jika anda sering dalam kondisi seperti ini, justru ponsel, Blackberry dan Smartphone lebih praktis daripada iPad, karena bisa dikantongi dan dibawa kemana-mana.

2. Addicted to News

Dari detik ke detik selalu merasa perlu untuk mengetahui berita terbaru dari seluruh negeri atau bahkan dari penjuru dunia. Mungkin untuk keperluan pekerjaan (memantau harga saham atau breaking news) atau memang anda merasakan adrenalin anda berdetak seirama dengan news ticking. Sebenarnya fasilitas RSS yang selama ini diakses melalui ponsel sudah memadai. Dan anda tidak harus kerepotan menenteng-nenteng iPad yang terus anda nyalakan itu.

3. Hobi Download dan Mendengarkan Musik

Earphone tak pernah lepas dari telinga. Jelas iPad sangat tidak praktis untuk menjadi teman setia anda, karena ukurannya terlalu besar untuk dicantolin ke sabuk, malah jadi keliatan aneh. Ponsel atau mp3 player tetap lebih jauh lebih praktis untuk keperluan ini.

13029138911837180700

4. Pekerjaan Anda Lumayan Serius

Dan biasanya harus dikerjakan dengan software kantoran semisal Microsoft Excel untuk kalkulasi, Powerpoint untuk membuat tayangan, Photoshop untuk editing foto, Coreldraw untuk disain grafis, Matlab untuk programming, software pengolahan statistik, dll. Desktop atau laptop akan memberikan kemampuan komputasi dan kenyamanan yang lebih di atas meja kerja.

Kalau ngotot menggunakan iPad, mungkin anda bisa menambahkan docking untuk iPad bisa berdiri sebagaimana posisi tegak monitor desktop. Anda juga bisa menambahkan wireless keyboard untuk kecepatan mengetik. Dan selamat, anda sudah berhasil menciptakan sebuah laptop dari iPad 😛

13029148081115938665

5. Anda Memerlukan Waktu untuk Mematangkan Ide Menulis

Membangun konstruksi tulisan, mengumpulkan data-data terlebih dahulu, mengendapkan sebelum menulis dan menguploadnya ke web. Ide memang bisa datang kapan saja. Tetapi jika anda bukan termasuk tipe penulis yang bisa menghasilkan tulisan secara instan seketika itu juga, maka iPad tidak terlalu perlu bagi anda.

6. Mobilitas Sangat Tinggi

Atau anda perlu menyampaikan reportase secara up to date dari lokasi berita. Di tengah hiruk pikuk rekan jurnalis yang lain dan di tengah keramaian massa, jelas iPad bukan pilihan. Terlalu ribet megangnya. Smartphone jauh lebih handal untuk medan seperti ini. Karena kita bisa terus menulis sambil berdiri atau berjalan cepat. Sesuatu yang sangat ribet dilakukan dengan iPad.

13029141471272534700

7. Sibuk Sekali dari Rapat ke Rapat

Sehingga anda membutuhkan pencatatan jadwal rapat yang detail dan reminder. Gadget anda penuh dengan jadwal ketemu klien atau rapat internal, dan sebentar-bentar reminder anda berbunyi mengingatkan. Rapat dengan siapa, kapan dan dmana?

Meski iPad akan membuat anda nampak lebih bergaya, sesungguhnya yang anda perlukan untuk itu hanyalah sebuah organizer. iPad akan menjadi tidak lebih sebagai sebuah organizer berukuran lebih besar dengan layar yang lebih lebar.

Jadi jika sampai hari ini anda masih ragu-ragu untuk membeli iPad dan bergabung dengan antusiasme jutaan pengguna yang tersihir pesona iPad di seluruh dunia, mungkin memang anda sebenarnya tidak terlalu membutuhkannya.

Sumber : Kompasiana

Jual HDY Baby Diaper Bag @ http://TasBayi.JawaraShop.com

www.mylivesignature.com/signatures/85877/supermilan/a1928e8a96a55f7092e99c05bb990dff.png Widya Wicaksana 08180-800-6625 (021) 9550-6400 http://www.JawaraShop.com

Jasa Website Instant @ http://JawaraShop.com