Anda Generasi Menunduk? Hati-Hatilah di Jalan


Jual Tas Bayi HDY Baby Diaper Bag @ TasBayi.JawaraShop.com
Generasi sekarang bisa dibilang sebagai ‘generasi menunduk‘. Sebab, sekarang sering ditemui orang berjalan sambil menunduk, yang ternyata sedang mengetik (texting) di smartphone, baik itu sedang menggunakan BlackBerry Messenger (BBM), SMS, Twitter, Facebook, maupun e-mail.

Berhati-hatilah, berjalan sambil mengetik bisa berakibat fatal! Video di bawah ini adalah salah satu contoh, betapa bahayanya berjalan sambil mengetik pesan.

Sebuah perusahaan penyiaran di Kanada, Canadian Broadcast Company, tanpa sengaja mengabadikan peristiwa jatuhnya seorang perempuan dari tangga, ketika sedang berjalan sambil mengetik pesan di ponselnya.

Lanjutkan membaca “Anda Generasi Menunduk? Hati-Hatilah di Jalan”

Iklan

Korupedia, Wikipedia-nya Koruptor

Korupedia
Jual Tas Bayi HDY Baby Diaper Bag @ http://TasBayi.JawaraShop.com

Indonesia kini memiliki situs web tersendiri yang mendokumentasikan kasus korupsi lengkap dengan para koruptornya. Semua itu kini bisa disaksikan di situs web Korupedia, sebuah ensiklopedia korupsi Indonesia.

Korupedia dirilis pada 12 Juni 2012. Ide awal membangun situs ini pertama kali dilontarkan oleh aktivis Teten Masduki, melalui situs jejaring sosial Twitter. Dibutuhkan tempat publikasi kasus korupsi yang abadi, yang bisa diakses oleh siapa saja, kapan saja.

Korupedia

Ada 10 orang yang mendirikan Korupedia. Kini Korupedia diasuh oleh 4 orang awak redaksi dan 4 orang yang mengurusi urusan teknis situs web.

Menurut salah seorang pendiri Korupedia, Heru Hendratmoko, situs ini menjadi sebuah sanksi sosial abadi bagi siapa saja yang melakukan korupsi. “Kita akan menaruh kasus dan wajah mereka di sana. Ini bisa jadi langkah pencegahan korupsi bagi mereka yang berpikir dua kali, dan tidak mau nama mereka ada di Korupedia,” kata Heru.

Data kasus dan profil koruptor yang masuk di Korupedia, lanjut Heru, bersumber dari putusan peradilan yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap. Korupedia menampung data kasus korupsi mulai dari tahun 2000-an, dan kurang lebih ada 100 profil koruptor.

Heru mengatakan, pengembangan konten Korupedia diharapkan bisa seperti ensiklopedia bebas Wikipedia, di mana masyarakat bisa menyumbangkan data dan tulisan. Namun, data dan tulisan yang disumbang masyarakat itu terlebih dahulu harus melewati tahap verifikasi oleh redaksi Korupedia, mulai dari keputusan hukum, status koruptor dan kategori kasusnya.

Jual Sandal Nama Unik dan Lucu @ http://JawaraShop.com

Fitur di Korupedia

Begitu pengunjung masuk ke halaman korupedia.org, maka akan dihadapkan pada tampilan peta Indonesia yang menunjukkan tanda di mana saja kasus korupsi terjadi. Pengunjung dapat melihat profil koruptor berdasarkan kategori kasus korupsi, meliputi korupsi APBN/APBD, pemerasan, penggelapan, korupsi perbankan, gratifikasi, sampai penyalahgunaan wewenang.

Korupedia

Lanjutkan membaca “Korupedia, Wikipedia-nya Koruptor”

Anak pun Bisa Malu Melihat Perilaku Ortu di Media Sosial

Malu
Jual Tas Bayi HDY Baby Diaper Bag @ http://TasBayi.JawaraShop.com

Menulis artikel tentang perilaku orang dewasa memang gampang-gampang susah, walaupun yang ditulis bersifat umum. Apalagi mencoba menegur dan sok menasehati mereka, bisa gaswat. Wajar saja, namanya juga orang dewasa, pasti sudah memahami dengan benar konsekuensi dari semua tindakan dan perilakunya.

“Emang elu siapa? Siapa elu siapa gwe ? Emang gwe pikirin?” Seperti itu kira-kira kata-katanya. Mau marah? Itu hak mereka juga kan? Kalo masih ngotot lagi, jangan sampai dikatain “ke laut loe” hahaha. Repot ya

Nah beda dengan remaja atau anak-anak, saat sebuah tulisan ditayang tentang masalah mereka, seolah-olah sang penulis ingin menasehati orang tua untuk mendidik putra-putrinya dengan benar. Apa coba tanggapan orang? “Ngurus anak sendiri aja belon becus, udah ngurus anak orang!” Hahaha. Rempong deh.

Ya udah, terserah yang nulis dan juga terserah yang mau ngomentarin. Nulis fakta aja deh. Dan kalo mau memberi opini atau masukan dipikirkan saja bahasa yang tepat, agar gak di “nyap-nyap” orang lain.

Lha tadi mau omong apa? Oh itu, ada anak yang malu liat perilaku orang tuanya di media sosial. Masak ada yang seperti itu? Ya gak tau juga, mungkin belum pernah anda denger. Tetapi untuk MS, seorang siswi SMP, ketika melihat perilaku ibunya di media sosial ia mengaku malu.

Lanjutkan membaca “Anak pun Bisa Malu Melihat Perilaku Ortu di Media Sosial”

Kisah Tragis Gadis Korban Asap Rokok

Noor Atika Hasanah
Jual Sandal Nama Unik dan Lucu @ http://JawaraShop.com

Bagi para ortu perokok, aku mohon banget supaya ngerokok sejauuuh mungkin dari anaknya walau sampai anak dewasa supaya jauh dari kemungkinan terkena flek paru.” Begitulah tulisan Noor Atika Hasanah dalam statusnya di Facebook dan Twitter, tiga hari sebelum kematiannya yang mengagetkan rekan-rekannya di jejaring sosial.

Bagaimana teman-temannya tidak kaget, karena 10 jam yang lalu, perempuan kelahiran 8 November 1982 itu masih sempat membuat status di Twitter dan Facebook. Dalam status Facebook dan akun Twitternya @tikuyuz, perempuan yang oleh teman-temannya disapa Tika ini menulis status terakhirnya, bahwa ia sudah satu malam berada di RS Sulianti Saroso Sunter dan sedang menunggu hasil infeksinya.

Namun tiba-tiba pada Kamis 30 Desember 2010 pukul 14.00 WIB, dikabarkan perempuan manis tersebut telah meninggal dunia. Tika adalah salah satu korban yang meninggal akibat perokok pasif. Dalam status-statusnya Tika menegaskan dia tidak merokok tapi dia adalah korban dari asap si perokok.

Dia menulis dirinya terkena flek paru dan divonis dokter menderita Bronchopneumonia Duplex. Meski sudah divonis menderita penyakit paru parah, dia mengaku tidak menyerah dengan penyakit ini. “Well, hello Bronchopneumonia Duplex! I’m not afraid of you ,” kata Tika dalam status Twitternya pada 24 Desember 2010.

Akibat penyakitnya ini Tika mengaku berat badannya melorot hingga 35 Kg padahal normal berat badannya 42 Kg. Penyakit ini telah membuatnya sering mengalami sesak napas, batuk keras dan pilek.

Jasa Website Instant Murah @ http://JawaraShop.com

Bahayanya Perokok Pasif

Kematian Tika kembali menyadarkan orang betapa bahayanya efek merokok walaupun kita bukan perokok. Sudah tak terhitung berapa banyak korban sakit paru-paru dari orang yang bukan perokok. Terperangkap dalam lingkaran para perokok, membuat si perokok pasif punya potensi 30 persen terkena penyakit mematikan mulai dari flek paru hingga kanker paru-paru.

Perokok pasif biasanya menghirup asap yang berasal dari pembakaran rokok dan juga asap yang dikeluarkan oleh seorang perokok aktif. Menjadi perokok pasif sebenarnya tanpa disadari telah membuat seseoran menjadi perokok. Biasanya perokok pasif ini berada di rumah, mobil, tempat kerja dan tempat-tempat umum lainnya seperti bar.

Untuk melihat seberapa besar perokok pasif terpapar asap rokok dapat diuji dengan mengukur kadar nikotin, cotinine dan karbon monoksida dalam darah, air liur atau urinnya. Cotinine ini adalah suatu hasil produk metabolisme nikotin dalam tubuh.

Lanjutkan membaca “Kisah Tragis Gadis Korban Asap Rokok”

Pak Presiden, Apa Janji Itu Hanya Sebatas Mimpi?

Kapten Terbaik Milan Junior Tournament Kini Urus Domba
Jual Tas Bayi HDY Baby Diaper Bag @ http://TasBayi.JawaraShop.com

Masih ingat Eriyanto? Ia adalah kapten yang membawa The All Star Team Milan Junior Camp juara di Milan Junior Camp Day Tournament di markas AC Milan, Italia, pada tahun 2010 lalu. Tak hanya tim yang juara, ia pun terpilih sebagai kapten terbaik. Sebuah prestasi yang luar biasa.

Seusai membawa timnya mengharumkan nama bangsa, Eriyanto dan kawan-kawan disambut bak pahlawan dan sempat “digadang” oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng ke Istana Negara untuk bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono.

Saya berharap pemerintah segera merealisasikan bantuan itu. Saya butuh banget untuk memperbaiki ekonomi keluarga. Nyatanya sampai saat ini enggak ada. Janji itu sebatas mimpi

Dalam pertemuan tersebut, Presiden memberikan janji manis kepada The All Star Team Milan Junior Camp. “Presiden berjanji semua biaya sekolah ditanggung dan diberi kehidupan layak,” ungkap Eriyanto yang berasal dari Sukabumi, Jawa Barat, saat dihubungi Kompas.com, Senin (26/12/2011).

Tetapi, janji itu ternyata hanya janji. Setahun berselang, Eriyanto tak pernah merasakan realisasi janji yang dilontarkan Presiden. “Saya berharap pemerintah segera merealisasikan bantuan itu. Saya butuh banget untuk memperbaiki ekonomi keluarga. Nyatanya sampai saat ini enggak ada. Janji itu sebatas mimpi” ujar Eriyanto.

Lanjutkan membaca “Pak Presiden, Apa Janji Itu Hanya Sebatas Mimpi?”