Melucuti Logika Liberalis

Indonesia Damai Tanpa Liberal

Kemampuan yang paling hebat, dan juga paling mengerikan dari para filsuf, sastrawan, dan penulis amatiran, adalah merangkai kata-kata.. Kemampuan persuasi, yang bisa membuat hal-hal yang sebenarnya koplak, terlihat bijak..

Suatu hal-hal yang jelas salah pun, akan bisa terlihat luar biasa benar, luar biasa masuk akal lengkap dengan argumen yang indah dan berbunga-bunga, yang kedengarannya muncul dari seorang bijak berjanggut yang sedang bersemedi di bawah pohon, lengkap dengan kicauan burung di latar belakang..

Kata-kata bijak berikut ini, saat pertama anda membacanya, anda mungkin akan manggut-manggut setuju, hati anda tersentuh, bahkan mata anda akan berkaca-kaca sambil menghela napas panjang sambil membatin: ‘iya juga yaa..’ Benarkah itu bijak? Yuk kita kritisi..

Jangan Menghakimi Orang Lain

“Kita tidak perlu menghakimi keburukan orang lain.. Biarlah itu urusan dia dengan Tuhannya.. Hanya Tuhan yang tahu mana yang paling benar. Hanya Tuhan lah yang berhak menghakimi, di akhirat kelak..”

Wow, wow, wow, tunggu dulu.. Jika saja hanya Tuhan yang berhak menghakimi, mari kita bubarkan semua lembaga peradilan, karena manusia tidak berhak menghakimi bukan? Mau orang korupsi, mencuri, menjadi gay dan lesbian, menghina agama, bahkan membunuh orang lain, biarkan saja..

Toh kita tidak berhak menghakimi orang lain kan? Hanya Tuhan yang berhak. Jadi jika ada polisi yang coba mendenda kita karena buang sampah atau merokok sembarangan di Singapura, tampar saja si sok tahu itu, dan katakan: “hanya Tuhan yang berhak menghakimi saya!!”

Jika kita hanya membiarkan Tuhan yang mengadili semua keburukan-keburukan manusia di dunia, kita tidak perlu hukum lagi, dan mari kita kembali ke zaman batu. Bahkan manusia zaman batu pun punya peraturan. Atau kita ikuti saja kata-kata teman saya: “Lemah teles, Gusti Alloh seng mbales..”

Pornografi vs Korupsi

“Kenapa kita ribut-ribut masalah yang sepele sih? Pornografi diributin, penulis buku yang mempromosikan lesbi dihalangin.. Lady Gaga diributin.. Mendingan urusin tuh koruptor, mereka yang lebih berbahaya bagi bangsa kita ini..”

Weks.. Ini sih sama saja dengan: “Ngapain kita tangkap orang yang nyolong sandal, tuh yang maling motor aja dikejar..”. Lha perbuatan buruk, besar atau kecil, tetap harus dihalangi.. Jika orang tersebut menentang pornografi, bukan berarti dia diam saja terhadap koruptor kan?

Bukankah lebih baik kita menjaga dari keduanya.. Katakan: say no to pornografi dan korupsi! Dua-duanya, menurut saya, cepat atau lambat, akan menghancurkan negara ini.. bahkan masyarakat barat sendiri pun cukup resah dengan pornografi, koq malah kita mendukungnya?

Tuhan Tidak Perlu Dibela

“Tuhan itu maha kuasa, maha agung, maha besar. Jadi ga perlu dibela. Jika kalian membentuk gerakan untuk membela agama, itu sama saja dengan kalian melecehkan kekuasaan dan kekuatan Tuhan. Tuhan ga perlu dibela..”

Weleh, tunggu sebentar.. Organisasi-organisasi agama yang dibentuk selama ini, dari agama manapun, didirikan untuk membela Tuhan, atau untuk kepentingan para pemeluk agama? Organisasi tersebut dibentuk untuk mengurusi, menyuarakan, dan mengakomodasi kepentingan para penganutnya..

Jika organisasi tersebut bertujuan melindungi kepentingan para anggotanya, kenapa dituduh sedang berusaha membela Tuhan? Saya koq tidak ingat ada organisasi agama yang visi dan misi organisasinya adalah: “untuk membela Tuhan di muka bumi..”

Lanjutkan membaca “Melucuti Logika Liberalis”

Iklan

Kumpulan Cerita Heboh Karena Facebook

Jual Sandal Nama Unik dan Lucu @ http://JawaraShop.com
Banyak kisah luar biasa yang dialami orang-orang karena Facebook. Inilah 8 cerita heboh karena Facebook yang mendapat banyak sorotan dari media massa serta masyarakat.

1. Foto Keluarga Dijadikan Iklan

Sebuah keluarga di daerah Missouri membuat foto keluarga untuk kartu Natal. Karena ingin berbagi foto tersebut dengan keluarga dan teman-teman, Danielle Smith, sang istri, menaruh foto mereka di Facebook. Sekitar setengah tahun kemudian, seorang teman Danielle mendapati foto mereka pada jendela toko grosir yang menjual makanan Eropa di daerah Praha! Langsung saja bukti tersebut dipotret dan dikirimkan ke Danielle.

Si pemilik toko rupanya tidak tahu kalau itu adalah foto milik pribadi. Ia menyangka foto tersebut merupakan hasil olah komputer dan bukan foto keluarga sungguhan. Akhirnya, si pemilik toko mengalah dan akan mengganti foto tersebut. Dalam hal ini, Danielle mendapat hikmah bahwa foto yang akan diunggah ke internet sebaiknya yang tidak beresolusi tinggi, memasang keterangan/watermark, atau dilindungi hak cipta sehingga tidak bisa diambil dengan semena-mena. [Link]

Jual Tas Bayi HDY Baby Diaper Bag @ http://TasBayi.JawaraShop.com

2. Menemukan Keluarga lewat Facebook

Alex Anfuso, bocah cilik berusia 5 tahun, diculik ketika ibunya sedang mendekam di penjara karena terlibat obat-obatan terlarang. Penculiknya adalah ayahnya sendiri. Alex dibawa ke Mesir dan tinggal bersama ayahnya sejak saat itu. Setelah 22 tahun, Alex memutuskan untuk mencari ibunya dengan memanfaatkan mesin pencari Facebook. Ia mengirim pesan ke setiap orang yang memiliki nama Anfuso, dengan harapan salah satu dari mereka adalah kerabat ibunya.

Pino Anfuso, seorang teknisi di sebuah stasiun televisi yang juga menerima pesan tersebut tertarik menampilkan kisah Alex, yang kini bernama Ali Muhammad, di televisi sehingga mempercepat penemuan ibunya. Setelah stasiun televisi melakukan penyelidikan, ternyata ibu Alex, Silvana Anfuso, telah meninggal. [Link]

Jasa Website Instant Murah @ http://JawaraShop.com

3. Menemukan Jodoh Bernama Sama di Facebook

Entah apa yang ada di pikiran Kelly Hildebrandt ketika iseng mencari namanya sendiri di Facebook. Saat itu ia menemukan orang bernama sama, namun dengan gender berbeda. Melihat fotonya, Kelly tertarik dengan pria tersebut dan mencoba mengirim pesan. Mereka pun berkenalan melalui Facebook. Tiga minggu setelah berkenalan via online, Kelly pria yang bertempat tinggal di Texas memutuskan terbang ke Florida untuk bertemu Kelly wanita. Setelah 8 bulan saling mengenal, Kelly melamar Kelly dan mereka pun menikah.

Jual Sandal Nama Unik dan Lucu @ http://JawaraShop.com

Lanjutkan membaca “Kumpulan Cerita Heboh Karena Facebook”

Eloknya Batik Madura di Atas Kain Sutra

Eloknya Batik Madura di Atas Kain Sutra
https://supermilan.wordpress.com

Jemari lentik puluhan wanita berjilbab nan cantik, lincah menorehkan tinta warna cerah dengan peralatan canting. Goresan di atas selembar kain sutra putih, perlahan-lahan membentuk rangakain bunga mawar nan indah. Tangan-tangan itu terus bergerak seperti tak kenal lelah meski tungku kecil berisi tinta mendidih di atas panggangan api.

Di bagian lain gedung milik UD Safari Soni, sebuah home industri yang khusus memproduksi batik di Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, sekitar 10 pria bertelanjang dada tampak sibuk membuat batik cap.

Hanya dalam beberapa jam, puluhan lembar kain putih telah berubah menjadi lembaran batik nan elok dengan beragam corak dan gambar. Kecekatan mereka seolah tak terusik pengapnya ruangan yang dipenuhi asap. Sementara itu, dua pria lainnya mencelupkan lembar demi lembar batik ke dalam air di sebuah drum yang dipanasi api membara.

Eloknya Batik Madura di Atas Kain Sutra

Pemandangan yang tampak pada pekan terakhir Septeber 2010 lalu, itu memperlihatkan industri batik di Madura, khususnya di Pamekasan kian menggeliat setelah Pulau Madura tersambung Pulau Jawa oleh Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu), Juni 2008 lalu.

Warga setempat pun kian bersemangat menekuni pekerjaannya. Munawaroh, 25 tahun, salah seorang dari 20 wanita berjilbab yang telah setahun bekerja di UD Safari Soni, menyatakan kegembiraannya. Kerja kerasnya bersama rekan-rekannya membuahkan hasil. Batik produksi UD Safari semakin banyak peminatnya. Kehidupan mereka pun menjadi terjamin.

Setiap hari Munawaroh mampu menyelesaikan satu hingga tiga lembar batik tulis. “Tergantung motifnya. Kalau mudah, bisa rampungkan tiga lembar batik. Kalau sulit, ya, hanya satu lembar,” tuturnya.

Hasil kerjanya membatik pada kain berukuran 119 x 170 centimeter, dan motifnya tidak terlampau rumit, Munawaroh mendapatkan upah Rp 5.000 per lembar batik. Sedangkan untuk motif yang rumit, Munawaroh mendapatkan upah Rp 10 ribu per lembar.

Eloknya Batik Madura di Atas Kain Sutra

Adapun para pekerja batik cap, seperti Fauzan, 30 tahun, mendapatkan upah Rp 1.500 per lembar kain batik yang dirampungkannya. “Penghasilan per hari, ya, lumayan. Saya bisa mengerjakan 40 lembar,” ujarrnya.

Lanjutkan membaca “Eloknya Batik Madura di Atas Kain Sutra”

Download Gratis 10 Lagu Anak di RumahInspirasi.com

Download Gratis 10 Lagu Anak di RumahInspirasi.com
https://supermilan.wordpress.com

Sudah sekian lama, lagu-lagu anak selalu identik dengan nama Ibu Sud dan Pak AT Mahmud. Setelah masa beliau, belum lahir lagi pencipta lagu anak dan lagu-lagu anak baru untuk masa kini.

Bapak AT Mahmud

Untuk menambahkan materi-materi edukasi dan hiburan bagi anak-anak yang sehat, Rumah Inspirasi berbagi lagu-lagu anak. Lagu anak ini legal, bukan hasil bajakan karena lagu anak-anak ini merupakan hasil karya Mira Julia (Ibu Lala), blogger pengelola Rumah Inspirasi yang senang bernyanyi dan mencipta lagu.

Ada 10 (sepuluh) lagu anak yang bisa didengarkan dan didownload gratis di Rumah Inspirasi. Download lagu anak formatnya adalah MP3.

1. Belajar di Mana Saja

Lagu anak “Belajar di Mana Saja” ingin mengajarkan anak tentang proses belajar yang menyenangkan. Belajar bukan hanya tentang mata pelajaran dan di sekolah. Belajar bisa tentang apa saja, di mana, kapan saja, dan bersama siapa saja.

Lirik lagu:

Belajar di Mana Saja

Aku senang belajar bersama ibuku
Aku senang belajar bersama ayahku
Aku senang belajar bersama kakakku
Aku senang belajar bersama adikku

Reff:
Di mana saja
Kapan saja
Bersama siapa saja
Aku belajar

Di mobil yang berjalan pun aku belajar
Di supermarket luas pun aku belajar
Di kebun binatang pun aku belajar

Di mana-mana .. a a aku belajar
*kembali ke Reff

Dengar dan download lagu “Belajar di Mana Saja”

Jual Sandal Nama Unik dan Lucu @ http://JawaraShop.com

2. Mana Tanganmu

Lagu anak tak harus dinyanyikan anak sendirian. Lagu anak bisa menjadi komunikasi yang mudah dan menyenangkan antara anak dan orangtua. Lagu “Mana Tanganmu” ini adalah lagu yang diciptakan untuk tanya-jawab antara orangtua dan anak.

Lirik lagu:

Mana Tanganmu?

Mana matamu
Ini mataku

Mana hidungmu
Ini hidungku

Mana pipimu
Ini pipiku

Mana bibirmu
Ini bibirku

Mana perutmu
Ini perutku

Mana kakimu
Ini kakimu

Mana tanganmu
Ini tanganku

(plok plok plok plok)

Dengar dan download lagu “Mana Tanganmu”

Jual Tas Bayi HDY Baby Diaper Bag @ http://TasBayi.JawaraShop.com

3. Kembalikan

Kalau anak bermain menggunakan permainannya dan lupa tidak merapikannya kembali, ada cara baru untuk mengingat mereka tanpa harus menaikkan emosi. Caranya adalah dengan menyanyikan lagu “Kembalikan”.

Lirik lagu:

Kembalikan

Kembalikan, kembalikan, kembalikan, kembalikan
Kembalikan di tempatnya
Jangan ada, jangan ada, jangan ada, jangan ada
Jangan ada yang tertinggal

Siapa yang baru selesai mainnya
Jangan lupa kembalikan semuanya
Siapa yang baru selesai mainnya
Jangan lupa kembalikan semuanya… oo..

Kembalikan, kembalikan, kembalikan, kembalikan
Kembalikan di tempatnya
Jangan ada, jangan ada, jangan ada, jangan ada
Jangan ada satu pun mainan yang tertinggal

Dengar dan download lagu “Kembalikan”

Jual Tas Laptop Aidea @ http://JawaraShop.com

Lanjutkan membaca “Download Gratis 10 Lagu Anak di RumahInspirasi.com”

Budayakan Antri, Kurangi Egoisme Pribadi

Budayakan Antri, Kurangi Egoisme Pribadi
https://supermilan.wordpress.com

“Silahkan duluan, Pak…”, ucap seorang bapak tua ramah kepada saya. Beliau mempersilahkan saya untuk duluan antri ke loket sebuah bank.

Pagi itu adalah Senin pertama di awal bulan. Dan seperti yang biasa saya amati di setiap kantor Bank pada hari Senin pertama setiap bulannya, terjadinya transaksi keuangan yang jauh di atas kondisi biasanya. Ditandai dengan begitu banyak orang yang sudah mengantri di depan loket, bahkan ketika loket itu sendiri belum dibuka.

Seperti sebuah ritual bulanan, pagi itu saya setor ke sebuah bank untuk melakukan kewajiban saya membayar kredit kepemilikan rumah yang saat ini saya tinggali. Kebetulan pagi itu juga saya harus bergegas karena baru saja saya mendapat SMS bahwa saya telah ditunggu untuk sebuah pertemuan di kantor tempat saya bekerja.

Bergegas memarkir mobil, menyambar tas, masuk gedung bank, dan begitu banyak orang sudah mengantri di depan loket sementara waktu juga belum menunjukkan pukul delapan. Rasa kemrungsung mulai melanda. Cepat saya menyambar slip setoran, mengisinya, dan sejurus kemudian bergegas menuju antrian. Setengah berlari saya kesana, ketika pada waktu yang sangat bersamaan, seorang bapak tua juga berjalan pelan menuju mulut lorong antrian. Kami berdua bertemu berhadapan tepat di depan bibir jalur antri.

Tiba-tiba dibenak saya dilanda sebuah niatan untuk menyerobot ke jalur antrian lebih dahulu. Karena toh saya menganggap antara saya dan sang bapak tua sama-sama punya hak yang sama untuk saling mendahului…hmm…? Paling tidak begitu anggapan saya saat itu.

Hampir terjerembab ke depan, ketika tiba-tiba saya refleks menahan niatan untuk melompat ke jalur antrian, ketika waktu itu justru dengan ramah sang bapak tua memberi tanda dengan tangan terbuka, sambil tersenyum mempersilakan saya untuk duluan.

Muka saya seperti tertampar. Untuk membalas senyum kepada sang bapak tua itu pun saya begitu berat, malu rasanya. “Maaf, pak, saya melancangi bapak…. Saya terburu-buru…” begitu kata saya kemudian berusaha mencairkan beban rasa bersalah.

Lanjutkan membaca “Budayakan Antri, Kurangi Egoisme Pribadi”