Olahraga dan Sauna Gratis di KRL Jabodetabek

KRL
Jual Sandal Nama Unik dan Lucu @ JawaraShop.com

~Buat yang ingin merasakan ‘sauna’ gratis ala KRL🙂

Saya suka olahraga. Setelah operasi ganti hati yang saya lakukan di Cina, saya jadi sadar bahwa gaya hidup saya ala wartawan memang kurang sehat. Saya biasa begadang yang berarti (sori bang Haji, saya tidak suka begadang kalau tiada artinya), berupa rapat redaksi, mengecek pesan editorial, melihat kemajuan cetak, sampai persiapan pengiriman koran.

Tapi akibat begadang yang berarti itu, baru terasa 20 tahun kemudian. Hati saya bengkak dan satu-satunya cara bertahan adalah ganti hati. Gara-gara hati bengkak itu, saya gampang jatuh hati, termasuk ke Ayu Azhari dan Widyawati . Halah..

Singkat cerita, saya ganti hati di Cina dan memulai kehidupan baru dengan hati berusia 20 tahunan, dan selalu rajin berolahraga. Ketika di PLN, karena apartemen cukup dekat, saya sering berjalan kaki ditemani istri. Setelah sampai di PLN, saya mandi dulu, segar. Hanya ada yang kurang. Enaknya setelah olahraga memang mandi sauna. Sayangnya PLN tidak menyediakan spa di kantor.

Saya terus terang iri pada 400 penduduk Jabodetabek yang tiap pagi dan sore disediakan sauna gratis, bonus dari membeli tiket KRL Jabodetabek. Mau beli tiket ekonomi atau Commuter Line yang ber-AC, semua diberi bonus sauna. Perusahaan penyedia jasa KRL Jabodetabek ini memang sangat pengertian.

krl-sauna-

Sore setelah lelah bekerja, mengejar bis atau jalan ke stasiun, badan tentu capek. Karena itulah dengan membeli tiket Rp 8.000 atau 9.000, bisa mendapatkan sauna gratis antara 30-90 menit. Kadang diberi bonus bisa 2-3 jam, tergantung saat itu ada bonus pantograf atau KRL berhenti lama.

Pembaca masih ingat kan beda istilah ‘banjir’ dan ‘genangan’ dari sang ahli mengatasi banjir, macet, dan tata kota? Menurut bang Kumis, ‘genangan’ itu air yang berkumpul di suatu tempat, karena sesuatu dan lain hal, yang akan surut dalam waktu 3 jam. Banjir ya genangan yang lebih dari 3 jam.

Nah, KRL berhenti lama itu kalau berhenti karena sesuatu dan lain hal, dalam waktu kurang 3 jam. Kalau lebih dari 3 jam, itu namanya mogok. Rata-rata KRL yang ada ‘sesuatu’, sudah bisa ditarik dalam waktu 3 jam. Jadi technically itu bukan mogok.

Soal sauna, sayangnya tidak semua penumpang bersedia diberi bonus, dengan berbagai alasan. Ada yang suka naik ke atap, disebut atapers. Sepertinya mereka lebih suka sun bathing.

krl-tingkat

Kalau di Amerika, tanning machine itu mahal lho 1 jam. Bisa 60 dolar. Kalau naik ke atap KRL, malah cukup bayar tiket saja. Hasilnya sama, sama-sama tanned. Bedanya, kalau yang suka sun bathing dan tanning itu perempuan, pakai bikini, atapers pakai baju lengkap. Jadi tidak bakal menghasilkan bikini lines.

Ada lagi yang masuk ke kabin, entah kenal sama petugas atau gimana caranya, disebut illegal cabiners. Keren ya namanya. Tapi kedua tipe itu tidak menikmati sauna gratis. Rugi dong.

Nah, sekarang hanya sekitar 400 ribu orang dalam hari kerja yang menikmati bonus sauna. Pengelola KRL Jabodetabek berencana memberikan bonus sampai ke 1,2 juta orang per hari, tahun 2019.

Kalau di BUMN, program Corporate Social Responsibility disebut sebagai PKBL -Program Kemitraan dan Bina Lingkungan, maka untuk PKBL Award 2013, saya berencana menominasikan pengelola KRL Jabodetabek. Semoga menang.

Hidup Sauna Gratis!

Ttd
DISkualifikasi

Artikel : KRL Mania
Foto :

Jual Tas Bayi HDY Baby Diaper Bag @ TasBayi.JawaraShop.com

www.mylivesignature.com/signatures/85877/supermilan/a1928e8a96a55f7092e99c05bb990dff.png Widya Wicaksana
(021) 9550-6400
www.JawaraShop.com

Tas Seminar Batik @ JawaraShop.com 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: